Limbah organik tanaman organik khususnya limbah kulit buah kopi di Kabupaten Lampung Barat belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan, salah satu strategi yaitu untuk dijadikan pupuk kompos akan tetapi tidak semua masyrakat mengetahui teknik pembuatan kompos dan produk turunan kompos sehingga tujuan dariĀ penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan memotivasi anggota Kelompok Tani Hutan yang ada di Lampung Barat (Maju Jaya) dalam mengolah limbah organik melalui penerapan teknologi kompos blok. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2025 dengan metode sosialisasi, demonstrasi lapangan, dan diskusi interaktif. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator penilaian, meliputi pengetahuan pengelolaan limbah organik (55% menjadi 85%), pemahaman konsep kompos blok (50% menjadi 82%), keterampilan pembuatan kompos blok (48% menjadi 80%), serta motivasi penerapan kompos (60% menjadi 88%), dengan rata-rata peningkatan sebesar 57,2%. Demonstrasi praktik langsung dan pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas peserta serta mendorong adopsi teknologi kompos blok sebagai pupuk berpelepasan lambat (slow release fertilizer). Selain mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi melalui diversifikasi produk kompos. Dengan demikian, penerapan teknologi kompos blok berkontribusi terhadap pengelolaan limbah pertanian yang berkelanjutan dan peningkatan kemandirian petani di Lampung Barat