Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN PRODUK TURUNAN KOMPOS KOPI MENJADI MAINAN EDUKASI PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI HUTAN WANARAYA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYAKARAT Prayitno Harianto, Sugeng; Surnayanti, Surnayanti; Kartika Tsani, Machya; Arioen, Refi; Rufaidah, Erlina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.517-525

Abstract

TAHURA Wan Abdul Rachman (WAR) merupakan salah satu kawasan hutan konservasi di Provinsi Lampung, namun sebagian besar kebun di dalamnya dimiliki masyarakat. Untuk memastikan kawasan hutan berfungsi sesuai tujuannya, yaitu sebagai hutan dengan skema Kehutanan Masyarakat (HKm), keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan lahan di TAHURA WAR sangat penting. Salah satu Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktan) di kawasan ini adalah Gapoktan Wanaraya, yang menerapkan skema HKm dalam mengelola lahan TAHURA WAR. Masyarakat setempat biasanya menerapkan pola tanam agroforestri di lahan HKm, menanam berbagai jenis tanaman yang menghasilkan panen melimpah, namun juga menghasilkan limbah, seperti limbah kulit kopi. Selama ini, limbah kulit kopi hanya dimanfaatkan sebagai pupuk kompos, tanpa ada pengelolaan lebih lanjut untuk produk turunan lainnya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan menciptakan mainan edukasi dari produk turunan kompos kulit kopi. Program ini dilaksanakan pada Juli 2024 di Gapoktan Wanaraya, Desa Talang Mulya, Kabupaten Pesawaran, dengan peserta ibu-ibu kelompok Gapoktan Wanaraya. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan praktik bersama dalam membuat mainan edukasi dari kompos kulit kopi. Untuk menilai tingkat pemahaman peserta, dilakukan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Program ini melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dan hasilnya menunjukkan kemajuan signifikan, dengan peningkatan pemahaman peserta antara 10% hingga 60%.
VARIASI DAN KOMPOSISI TANAMAN MPTS PADA LAHAN AGROFORESTRI DI TIGA KEMIRINGAN LAHAN YANG BERBEDA (STUDI KASUS GAPOKTANHUT PUJOMAKMUR) Maharanti, Danti; P. Harianto, Sugeng; Kartika Tsani, Machya; Asmarahman, Ceng
Jurnal Nusa Sylva Vol. 25 No. 1 (2025): JURNAL NUSA SYLVA
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jns.v25i1.822

Abstract

The use of Multi-Purpose Tree Species (MPTS) in agroforestry systems on sloped area provides solutions in the ecological and economic fields of land management. The physiological and ecological characteristics of each type of plant influence its adaptability to slopes, its ability to resist erosion, as well as its contribution to soil fertility and agroforestry productivity. This research aims to identify the composition of MPTS species on three different slopes of land. The study was carried out by using direct observation in agroforestry area that include in three different type of land slopes, with category Moderate (8-15 %), Moderately steep (15-25 %), Steep (25-65 %). The reserach results show that there are different MPTS plant compositions on 3 different slopes of agroforestry area. In moderate slope, there are 10 species. Meanwhile, moderately steep category, there are 9 species, and in steep category there are 10 species. MPTS from jungle plantation type become dominated MPTS species in 8-15% and 25-60% slope, and agricultral MPTS is domintaed in 15-25% slope.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI MAINAN EDUKATIF BAGI SISWA MIN 3 LAMPUNG BARAT Surnayanti, Surnayanti; Rufaidah, Erlina; P Harianto, Sugeng; Kartika Tsani, Machya; Daud, Nabila
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4640-4648

Abstract

Limbah kulit kopi merupakan hasil sampingan yang melimpah di daerah penghasil kopi seperti Lampung Barat, namun pemanfaatannya masih terbatas pada pembuangan langsung atau pengomposan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kesadaran lingkungan siswa MIN 3 Lampung Barat melalui pelatihan pembuatan mainan edukatif berbahan limbah kulit kopi. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi praktik, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 55 pada pre-test menjadi 87 pada post-test, yang mencerminkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan limbah. Siswa mampu membuat berbagai produk mainan sederhana seperti boneka rumput dan pot mini dari campuran kulit kopi dan kompos. Selain menumbuhkan kreativitas, kegiatan ini juga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan memberikan inspirasi bagi guru dalam mengembangkan media pembelajaran kontekstual. Program ini diharapkan menjadi model pembelajaran berbasis proyek yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di wilayah penghasil kopi
PENINGKATAN KAPASITAS PETANI MELALUI PENYULUHAN OPTIMALISASI LIMBAH AGROFOROSTRI KOPI BERBASIS TEKNOLOGI KOMPOS PADA KELOMPOK TANI HUTAN MAJU JAYA, LAMPUNG BARAT P Harianto, Sugeng; Surnayanti, Surnayanti; Kartika Tsani, Machya; Rufaidah, Erlina; Arieon, Refi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.1455-1462

Abstract

Limbah organik tanaman organik khususnya limbah kulit buah kopi di Kabupaten Lampung Barat belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan, salah satu strategi yaitu untuk dijadikan pupuk kompos akan tetapi tidak semua masyrakat mengetahui teknik pembuatan kompos dan produk turunan kompos sehingga tujuan dari  penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan memotivasi anggota Kelompok Tani Hutan yang ada di Lampung Barat (Maju Jaya) dalam mengolah limbah organik melalui penerapan teknologi kompos blok. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2025 dengan metode sosialisasi, demonstrasi lapangan, dan diskusi interaktif. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator penilaian, meliputi pengetahuan pengelolaan limbah organik (55% menjadi 85%), pemahaman konsep kompos blok (50% menjadi 82%), keterampilan pembuatan kompos blok (48% menjadi 80%), serta motivasi penerapan kompos (60% menjadi 88%), dengan rata-rata peningkatan sebesar 57,2%. Demonstrasi praktik langsung dan pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas peserta serta mendorong adopsi teknologi kompos blok sebagai pupuk berpelepasan lambat (slow release fertilizer). Selain mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi melalui diversifikasi produk kompos. Dengan demikian, penerapan teknologi kompos blok berkontribusi terhadap pengelolaan limbah pertanian yang berkelanjutan dan peningkatan kemandirian petani di Lampung Barat