Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Iklim dengan Kinerja Pekerja di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Terminal Peti Kemas Makassar Pitaloka, Adinda; Yuliati; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.236

Abstract

Iklim Kerja adalah kombinasi dari suhu udara, kelembaban udara, kecepatan gerakan udara, Suhu nyaman orang Indonesia pada umumnya beraklimatisasi dengan iklim tropis sekitar 29°C-30°C dengan kelembaban 85%-95%. Bekerja dibawah paparan panas dengan melebihi batas normal suhu yang ditentukan akan berdampak dengan Kesehatan dan menurunnya kemampuan dalam kinerjanya. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang dalam melaksanakan tugas dengan tanggung jawab yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui Hubungan iklim kerja dengan kinerja pekerja di PT. Pelabuhan Indonesia. Jenis penelitian ini adalag penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini seluruh pekerja lapangan dan administrasi non shift dengan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu sebanyak 37. Hasil penelitian yaitu menunjukkan bahwa bahwa uji chi-square dengan α (0,05) diperoleh nilai p= 0,002 dimana nilai p < α menunjukkan ada hubungan antara iklim kerja dengan kinerja. Dan Uji chi-square menunjukkan dengan α (0,05) diperoleh nilai p= 0,003 dimana nilai p < α menunjukkan ada hubungan antara lama paparan dengan kinerja pada pekerja di PT. Pelabuhan Indonesia IV (PERSERO) Terminal Petikemas Kota Makassar Tahun 2020. Bagi pihak PT. Pelabuhan Indonesia IV (PERSERO) Terminal Petikemas Kota Makassar untuk lebih memperhatikan kenyamanan pekerja dalam bekerja agar dapat menmaksimalkan hasil kinerja kerjanya.
Efektivitas Komposisi Arang Aktif Campuran Kulit Pisang Kepok (Musa Acuminata) Dan Zeolit Untuk Mengurangi Potensi Pencemaran Limbah Naftalena Sugiharto, Untung; Laksmana, Roza Indra; Setiawan, Risdiyana; Fatika, Siti; Febrian, Fio; Pitaloka, Adinda
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah yang dihasilkan dari kegiatan penelitian di laboratorium memiliki karakteristik yang beragam, meskipun volumenya relatif kecil. Salah satu jenis limbah yang umum ditemukan adalah limbah yang mengandung poliaromatik hidrokarbon (PAH), seperti naftalena, yang bersifat toksik dan persisten di lingkungan sehingga memerlukan metode pengolahan yang efektif. Penyisihan naftalena dari limbah cair dapat dilakukan melalui berbagai proses fisika, kimia, maupun kombinasi keduanya, dengan metode adsorpsi sebagai salah satu teknik yang banyak diterapkan karena efisiensi dan kemudahannya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas campuran arang aktif kulit pisang kepok dan zeolit dalam menurunkan konsentrasi naftalena pada limbah cair laboratorium, serta menganalisis karakteristik kinetika dan isoterm adsorpsi dari campuran tersebut. Selain itu, penelitian ini membandingkan kinerja adsorpsi campuran dengan masing-masing bahan secara terpisah. Arang aktif kulit pisang kepok dan zeolit digunakan sebagai adsorben alami, dengan analisis daya serap untuk menentukan efisiensi penyisihan naftalena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi arang aktif kulit pisang kepok dan zeolit dengan rasio 1:3 mampu mencapai efisiensi adsorpsi sebesar 99,051% dalam waktu 1 jam pada suhu 60°C. Temuan ini menunjukkan bahwa pencampuran kedua bahan tersebut menghasilkan sinergi dalam mekanisme adsorpsi, yang ditunjukkan oleh peningkatan luas permukaan dan efektivitas interaksi antara adsorben dan naftalena dalam larutan. Dengan demikian, kombinasi arang aktif kulit pisang kepok dan zeolit berpotensi sebagai material adsorben yang efektif untuk pengolahan limbah cair laboratorium yang mengandung naftalena.
TiO2/ZnO/CuO/HDTMA-Br Composite for Photodegradation of Oxidative Compounds of Used Cooking Oil (UCO): Photodegradation of Free Fatty Acids and Peroxides Pitaloka, Adinda; Sutriah, Komar; Mulijani, Sri; Khotib, Mohammad
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2026: BCREC Volume 21 Issue 2 Year 2026 (August 2026)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.20554

Abstract

Used cooking oil (UCO) contains peroxide and FFA, which can impede UCO processing and lower the quality of downstream products. The majority of pretreatment techniques currently in use have drawbacks, such as excessive chemical use. An alternative that is more successful and efficient is photocatalysis. No research has been conducted on the photodegradation of UCO using TiO2/ZnO/CuO/HDTMA-Br composites. Precipitation was used to create the composite. The TiO2/ZnO/CuO composite has a high crystallinity, specifically 74.54% in the 1 CMC-modified catalyst, according to the characterization results. The spectrum of the synthesized TiO2/ZnO/CuO composite showed the presence of H2O and CO2 groups in addition to the primary groups of TiO2, ZnO, and CuO. Additionally, the 1 CMC modification increased pore volume and surface area. The surfactant-modified composite exhibited a more consistent morphology, as observed by SEM analysis. The best results from photocatalytic testing at different temperatures, times, and surfactant concentrations were obtained at 120 °C for an hour with a surfactant concentration of 1 CMC. These results show that degradation using TiO2/ZnO/CuO photocatalysts can lower the FFA and peroxide contents of UCO by 65% and 59%, respectively, under ideal conditions. This study focuses on FFA and peroxide value parameters as a preliminary investigation into alternative UCO pretreatment solutions. Copyright © 2026 by Authors, Published by BCREC Publishing Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0).