Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Tera

PERENCANAAN STRUKTUR ATAS APARTEMEN TOWER 35 LANTAI DENGAN KOMBINASI FRAMING SYSTEM (SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS DAN GANDA) Winita, Asri; Darmini
Jurnal Tera Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Tera (Maret 2021)
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.681 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan gempa. Hal ini dikarenakan Indonesia berada di kawasan Pasific Ring of Fire. Kedatangan gempa tidak dapat diprediksi waktu dan tempatnya, oleh sebab itu perlu dilakukan perencanaan struktur gedung guna mengantisipasi terjadinya keruntuhan atau kegagalan struktur yang dapat terjadi sewaktu menahan beban rencana. Direncanakan struktur apartemen tower 35 lantai dengan menggunakan Kombinasi Framing System yaitu sistem sumbu arah X adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan sistem sumbu arah Y adalah Sistem Ganda sesuai SNI 03 – 1726 – 2010. Didapatkan hasil distribusi beban gempa, SRPMK mampu menahan gempa dinamik; RSPX = 93,26% dan RSPY= 33,62% sedangkan Dinding Geser mampu menahan beban gempa dinamik; RSPX = 6,74% dan RSPY = 66,38%. Struktur apartemen direncanakan di wilayah Jakarta Selatan dengan menggunakan material beton bertulang. Dari hasil perencanaan, digunakan komponen sebagai berikut; 2 tipe pelat, yaitu pelat lantai koridor (h = 130 mm), pelat lantai dan atap (h = 150 mm) 6 tipe balok, 6 tipe kolom dimensi, dan dinding geser. Disediakan tulangan ulir D10, D13, D16, D19, D22, D25, dan D28 untuk tulangan utama komponen struktur, sedangkan untuk tulangan gesernya disediakan tulangan ulir D10, D13, D16 dan D19.
STUDI KOMPARASI PENULANGAN GEDUNG 8 LANTAI DENGAN SNI 1726:2012 DAN SNI 1726:2019 Studi Kasus : Gedung hotel X di kota Bandung, Jawa Barat Agita Kabdiyono, Era; Winita, Asri
Jurnal Tera Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Tera (Maret 2022)
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.64 KB)

Abstract

Perencanaan bangunan tentu harus mengikuti peraturan yang berlaku. Belum lama ini, peraturan pembebanan SNI 1726:2019 disahkan sebagai update dari SNI 1726:2012. Penetapan peraturan terbaru ini tentu memberikan pengaruh pada desain struktur bangunan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi perhitungan pengaruh gempa bangunan lama terhadap peraturan terbaru. Pada penelitian ini, dilakukan analisa terhadap struktur gedung hotel 8 lantai yang berlokasi di Bandung yang sebelumnya didesain dengan SNI 1726:2012, kemudian dibandingkan dengan SNI 1726:2019. Analisa dilakukan untuk melihat perubahan besaran beban gempa berikut parameternya akibat penetapan SNI terbaru terhadap peraturan sebelumnya serta perubahan kebutuhan luas tulangan kolom dan balok. Hasil analisa menunjukan bahwa nilai spectral percepatan terpetakan Ss mengalami penurunan sebesar 22% dan S1 naik sebesar 0.12%, nilai koefisien situs Fa naik sebesar 16% dan Fv turun sebesar 0.83%. Perubahan nilai tersebut mengakibatkan nilai koefisien respons seismic juga mengalami perubahan, yakni turun sebesar 6.5% pada SNI 1726:2019. Namun pada SNI terbaru, nilai gaya gempa dasar desain harus 100% dari gempa static sehingga nilai V dinamik akibat SNI 1726:2019 mengalami kenaikan sebesar 9,3%. Perubahan gaya gempa dasar ini mengakibatkan terjadinya kenaikan pada penulangan kolom dan balok, dimana kebutuhan luas tulangan kolom naik sebesar 6%, tulangan tumpuan atas balok naik 3.2%, tumpuan bawah naik 3%, dan area lapangan naik sebesar 2%.