Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Penggunaan Isi Rumen Sapi dan Jarak Tanam Sebagai Upaya Peningkatan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Tanah Berpasir Anwar, Moch.; Saleh, Muhammad; Ernawati N.C.C, Hastin; Giyanto, Giyanto; Karli Dulin, Fither
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1899

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengkaji respon tanaman bawang merah terhadap pemberian isi rumen sapi dan perlakuan jarak tanam  pada tanah berpasir sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di Kota Palangka Raya khususnya dan Kalimantan Tengah pada umumnya. Penelitian ini dilaksanakan sejak bulan Mei – Agustus 2015 bertempat Jl. RTA Milono Km. 9 Palangka Raya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 2 faktor perlakuan dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis isi rumen sapi (S) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : S0 (0 ton/ha), S1 (10 ton/ha), S2 (20ton/ha), S3 (30 ton/ha). Faktor kedua adalah jarak tanam (J) yang terdiri dari 3 variasi, yaitu : J1 (20 x 10 cm), J2 (20 x 15 cm) dan J3 (20 x 20 cm). Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi pengaruh interaksi antara perlakuan isi rumen sapi dan jarak tanam terhadap variabel diameter umbi (10,78 cm) dan berat umbi (6,34 ton/ha).Kata kunci : Bawang merah, Isi Rumen sapi, Jarak Tanam, Tanah Berpasir
Peningkatan Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Kedelai (Glycine max (L) Merrill) Dengan Pemberian Pupuk Ultra Gen Pada Tanah Podsolik Di Kalimantan Tengah Anwar, Moch.; Widyawati, Wahyu; Yasir, Muhammad
Agrium Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v15i2.1067

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengkaji respon tiga varietas kedelai terhadap pemberian pupuk hayati ultra gen pada tanah podsolik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tiga varietas kedelai pada tanah podsolik. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor dengan 12 taraf percobaan yang diulang sebanyak 3(tiga) kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan pemberian dosis pupuk hayati cair (ultra gen) tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan sedangkan perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, berat polong dan berat 100 biji tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah polong. Tetapi dengan analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemberian pupuk ultra gen dan varietas terhadap variable-variabel tersebut. Dimana pada variabel tinggi tanaman memiliki koefisisen determinan (R2) 97%, umur berbunga memiliki R2 33%, umur panen memiliki R2 32.6%, jumlah polong memiliki R2 40.6%, berat polong memiliki R2 60%, dan berat 100 biji memiliki koefisien determinan R2 36%.
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max Merr) Yang Diberi Pupuk Nitrogen Dan Molibdenum Pada Tanah Podsolik Merah Kuning T. Sirenden, Ruben; Anwar, Moch.; Damanik, Zafrullah
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1901

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai yang diberi pupuk N dan Mo pada tanah Pozolik Merah Kuning. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun menurut pola faktorial. Faktor pertama adalah adalah pemberian nitrogen (N) yang terdiri dari empat aras yaitu  0, 20, 40 dan 60 kg ha-1 dan faktor kedua adalah pemberian molibdenum (Mo) yang terdiri dari 0, 50, 100, dan 150 g ha-1.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  interaksi  N dan Mo tidak berpengaruh nyata terhadap semua variabel yang diamati, tetapi  faktor tunggal N dan Mo berpengaruh nyata terhadap semua variabel  kecuali pada tinggi tanaman 3 mst. Dosis  60 kg ha-1 N memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman 68,13 cm, jumlah cabang 8,84,  jumlah biji 163.33 dan  berat biji kadar air 12 % adalah 13,43 g tanaman-1.  Dosis  150  g ha-1 Mo memberikan hasil terbaik yaitu tinggi tanaman 70,00 cm, jumlah cabang 8,42,   jumlah biji 160,50 dan  berat biji kadar air 12 % adalah  13,63 tanaman-1Kata Kunci : Tanah Pozolik Merah Kuning, Kedelai, Nitrogen (N) , Molibdenum (Mo)