Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI)

Analisis Sentiment Pengguna Twitter Mengenai Program Vaksinasi Covid-19 Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Iwan Budianto; Sariyun Naja Anwar
(JurTI) Jurnal Teknologi Informasi Vol 6, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurti.v6i1.2551

Abstract

Munculnya virus covid-19 pada tahun 2020 di indonesia membawa dampak yang besar bagi kehidupan bermasyarakat. Upaya pemerintah dalam mengatasi penyebaran virus corona dengan menerapkan program vaksinasi covid-19 agar virus tidak semakin meluas. Berbagai opini masyarakat mengenai program vaksinasi disampaikan melalui media sosial, salah satunya twitter. Twitter memberi ruang kepada penggunanya untuk menyampaikan berbagai opini pribadi terkait suatu topik, salah satunya program vaksinasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penerapan analisis sentiment untuk menentukan kecenderungan opini masyarakat terhadap program vaksinasi. Penelitian ini menggunakan algoritma naïve bayes untuk mengklasifikasikan sentiment apakah termasuk negatif, positif, atau netral. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat cenderung beropini netral dengan persentase netral 49,04%, negatif 29,55% dan positif 21,41%. Klasifikasi sentimen menunjukkan algoritma naïve bayes mampu mengklasifikasikan dokumen dengan nilai akurasi sebesar 76%, precision 79%, recall 72%, dan nilai f-measure 72%.
Sistem Pendukung Keputusan Rekrutmen Karyawan Di PT Indofood Sukses Makmur Tbk Menggunakan Metode AHP Dan Topsis Sulthansyah Malik Fajar; Sariyun Naja Anwar
(JurTI) Jurnal Teknologi Informasi Vol 6, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurti.v6i2.2964

Abstract

Abstrak - Seleksi merupakan kegiatan perusahaan untuk memilih calon karyawan yang tepat dan mengeliminasi pelamar yang dianggap kurang tepat untuk diterima dalam suatu pekerjaan. Proses seleksi harus dilakukan secara sistematis untuk lebih menjamin bahwa mereka yang diterima adalah yang dianggap paling tepat, baik dengan kriteria yang telah ditetapkan ataupun jumlah yang dibutuhkan. PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Noodle Cabang Semarang menggunakan seleksi administratif, test psikotest, dan wawancara untuk penerimanaan General Affair Supervisor. Kriteria seleksi administratif bagi lowongan supervisor ditentukan yaitu pendidikan, pengalaman kerja, umur, status perkawinan, dan ketrampilan (memiliki setifikat tertentu). PT Indofood mengembangkan aplikasi sistem pendukung keputusan berbasis web dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan input utamanya adalah persepsi manusia yang dianggap sebagai pakar untuk memberikan pembobotan untuk masing-masing kriteria, dan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) yang memiliki konsep dimana alternatif terpilih yang terbaik tidak hanya memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif, namun juga memiliki jarak terpanjang dari solusi ideal negatif. SPK diharapkan dapat memberikan hasil seleksi yang tepat dan objektif ditahapan awal seleksi yaitu seleksi administratif.