Abstrak Desa Pasar Melintang di Kecamatan Lubuk Pakam merupakan wilayah dengan mayoritas masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian padi sawah. Namun, keterbatasan akses informasi dan rendahnya literasi digital, khususnya pada kalangan ibu rumah tangga, menghambat optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung aktivitas ekonomi produktif. Program pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan literasi digital dasar, (2) mengembangkan keterampilan pemasaran digital berbasis media sosial, dan (3) meningkatkan kemampuan pemanfaatan AI untuk mendukung kegiatan ekonomi rumah tangga. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan, meliputi identifikasi kebutuhan melalui diskusi dengan perangkat desa, perencanaan program berbasis kebutuhan peserta, pelaksanaan pelatihan berbasis praktik langsung, evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, serta penyusunan tindak lanjut. Pelatihan mencakup penggunaan media sosial untuk pemasaran serta pemanfaatan tools AI seperti ChatGPT dan Canva AI dalam pembuatan konten promosi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 65,45 pada pre-test menjadi 80 pada post-test. Selain itu, peserta juga mengalami peningkatan keterampilan dalam membuat konten digital dan memanfaatkan AI untuk promosi usaha. Program ini berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi melalui perluasan peluang peningkatan pendapatan berbasis pemasaran digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif yang kontekstual efektif dalam meningkatkan literasi digital serta mendorong pembangunan desa yang lebih adaptif terhadap transformasi digital. Kata kunci: literasi digital; teknologi informasi; kecerdasan buatan; pemberdayaan masyarakat; ibu rumah tangga. Abstract Pasar Melintang Village in Lubuk Pakam District is an area where most residents rely on rice farming as their primary livelihood. However, limited access to information and low digital literacy, particularly among housewives, hinder the optimal use of information technology and Artificial Intelligence (AI) in supporting productive economic activities. This community service program aims to: (1) improve basic digital literacy, (2) develop social media-based digital marketing skills, and (3) enhance the use of AI to support household economic activities. The method used is Participatory Action Research (PAR), involving active community participation in all stages, including needs identification through discussions with village officials, program planning based on participants’ needs, hands-on training implementation, evaluation using pre-test and post-test instruments, and follow-up planning. The training covered social media utilization for marketing and the use of AI tools, such as ChatGPT and Canva AI, for creating promotional content. The results show a significant improvement in participants’ understanding, indicated by an increase in the average score from 65.45 in the pre-test to 80 in the post-test. Participants also improved their skills in creating digital content and utilizing AI for business promotion. The program contributes to economic empowerment by expanding opportunities to increase income through more effective digital marketing. These findings suggest that a contextual and participatory approach effectively enhances rural digital literacy and supports more adaptive village development in the digital era. Keywords: digital literacy; information technology; artificial intelligence; community empowerment; housewives.