Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS JUS WORTEL TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENOREA) PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH RW 33 KELURAHAN SAKO KOTA PALEMBANG Asuti, Riska Widya; Wahyuni, Ike Sri
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i2.8

Abstract

Latar Belakang : Kejadian nyeri haid dapat berdampak buruk jika tidak dilakukan penanganan, hal ini bisa menyebabkan psikologis yang tidak stabil. Hampir setiap perempuan mengalami rasa tidak nyaman selama menstruasi. Salah satu pengobatan non farmakologi untuk mengatasi nyeri haid (dismenorea) yaitu jus wortel. Tujuan dan Metode : Untuk mengetahui pengaruh jus wortel terhadap penurunan nyeri haid remaja putri di wilayah RW 33 Kelurahan Sako Kota Palembang. Desain penelitian adalah quasy eksperiment. Populasi yaitu seluruh remaja putri dengan total sampling yaitu masing-masing 20 responden pada kelompok perlakuan jus wortel dan kelompok kontrol. Penilaian nyeri melalui pre test dan post test dengan lembar pengukuran nyeri (NRS), uji analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Terdapat penurunan nyeri haid pre dan post pengobatan non farmakologi menggunakan jus wortel yaitu p-value 0,00< 0,05,. Kesimpulan : jus wortel sebagai alternatif untuk menurunkan nyeri haid (dismenorea) remaja putri. Namun, jus wortel lebih efektif dibandingkan kompres hangat.
Peanut Ball Dan Relaksasi Optimal: Strategi Manajemen Nyeri Kala I Yang Inovatif Vitania, Wiwit; Yustika Rahmawti Pratami; Hasnia, Hasnia; Astutuik, Eftyaningrum Dwi Wahyu; Handayani, Endah Purwanti; Nurhijraheni, Pranita Kartika Candra; Dinge, Fenny; Paisal, Fitrah Ivana; Yuliana, Yuliana; Wahyuni, Ike Sri
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v3i1.33

Abstract

Nyeri persalinan kala I merupakan tantangan besar yang dihadapi ibu bersalin. Metode non-farmakologis semakin banyak digunakan untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping bagi ibu dan janin. Peanut ball merupakan salah satu metode inovatif yang membantu ibu mempertahankan posisi optimal, meningkatkan relaksasi, dan mengurangi nyeri selama persalinan. Penelitian ini menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif berupa kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest dengan kelompok kontrol, sementara pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam untuk mengeksplorasi pengalaman ibu dalam menggunakan peanut ball. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari kelompok intervensi (menggunakan peanut ball) dan kelompok kontrol (tanpa peanut ball). Pengukuran nyeri dilakukan dengan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan setelah intervensi. Analisis data kuantitatif menggunakan uji Wilcoxon dan uji Man-Whitney, sementara data kualitatif dianalisis dengan analisis tematik. Penggunaan peanut ball secara signifikan menurunkan intensitas nyeri kala I dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Wawancara mendalam menunjukkan bahwa ibu merasa lebih nyaman, rileks, dan lebih mudah menghadapi kontraksi dengan bantuan peanut ball. Peanut ball terbukti sebagai strategi inovatif dalam manajemen nyeri persalinan kala I. Oleh karena itu, tenaga kesehatan disarankan mengintegrasikan peanut ball dalam praktik klinis sebagai metode nonfarmakologis yang efektif. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampaknya terhadap durasi persalinan dan keberhasilan persalinan pervaginam spontan.
DAMPAK KEJADIAN PASCA ABORTUS SPONTAN PADA IBU HAMIL Wahyuni, Ike Sri; Kartini, Farida; Raden, Abkar
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.521

Abstract

Latar belakang: Kurangnya informasi tentang abortus spontan serta perawatannya  berkontribusi terhadap penderitaan Ibu pasca-abortus spontan. Dampak psikologis, fisik dan sosial yang dialami ibu sering diabaikan oleh keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Trauma yang dialami ibu pasca-abortus spontan yang tidak ditangani dengan baik dapat menciptakan konflik pada diri ibu, sehingga dapat mempengaruhi pemulihan serta kesiapan ibu untuk hamil kembali.Tujuan: Untuk meriview mengenai dampak kejadian pasca-abortus spontan pada ibu.Metode: Metode yang digunakan terdiri dari lima tahapan, yaitu mengidentifikasi pertanyaan scoping review dengan framework PEOS, mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan (PubMed, ProQuest dan EBCO), seleksi artikel menggunakan PRISMA dan critical appraisal menggunakan JBI, data charting, menyusun, meringkas dan melaporkan hasil.Hasil: Dari 49 literatur yang diseleksi 15 literatur terseleksi. Tiga tema muncul sebagai hasil dari scoping review yakni abortus spontan dapat menimbulkan dampak psikologis,  fisik dan sosial. Dampak psikologis timbulnya kecemasan, kesedihan, depresi, trauma, rasa bersalah dan merasa disalahkan. Dampak  fisik meliputi adanya  sakit pada perut, perdarahan, syok hemoragik dan infeksi dan dampak sosialnya adalah kurangnya empati dari teman dan keluarga.Kesimpulan: Wanita yang mengalami abortus spontan membutuhkan dukungan sosial dari pasangan, keluarga dan tenaga kesehatan sehingga kesehatan mentalnya terjaga.