Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MODEL PENGUKURAN INDEX MASSA TUBUH TERHADAP KELUHAN NYERI PINGGANG PADA IBU HAMIL DI WILAYAH JAKARTA SELATAN Paisal, Fitrah Ivana; Marlina, Endah Dian; Rasumawati, Rasumawati; Indrayani, Diyan; Arifuddin, Hidayanti
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v10i3.1389

Abstract

Peanut Ball Dan Relaksasi Optimal: Strategi Manajemen Nyeri Kala I Yang Inovatif Vitania, Wiwit; Yustika Rahmawti Pratami; Hasnia, Hasnia; Astutuik, Eftyaningrum Dwi Wahyu; Handayani, Endah Purwanti; Nurhijraheni, Pranita Kartika Candra; Dinge, Fenny; Paisal, Fitrah Ivana; Yuliana, Yuliana; Wahyuni, Ike Sri
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v3i1.33

Abstract

Nyeri persalinan kala I merupakan tantangan besar yang dihadapi ibu bersalin. Metode non-farmakologis semakin banyak digunakan untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping bagi ibu dan janin. Peanut ball merupakan salah satu metode inovatif yang membantu ibu mempertahankan posisi optimal, meningkatkan relaksasi, dan mengurangi nyeri selama persalinan. Penelitian ini menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif berupa kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest dengan kelompok kontrol, sementara pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam untuk mengeksplorasi pengalaman ibu dalam menggunakan peanut ball. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari kelompok intervensi (menggunakan peanut ball) dan kelompok kontrol (tanpa peanut ball). Pengukuran nyeri dilakukan dengan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan setelah intervensi. Analisis data kuantitatif menggunakan uji Wilcoxon dan uji Man-Whitney, sementara data kualitatif dianalisis dengan analisis tematik. Penggunaan peanut ball secara signifikan menurunkan intensitas nyeri kala I dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Wawancara mendalam menunjukkan bahwa ibu merasa lebih nyaman, rileks, dan lebih mudah menghadapi kontraksi dengan bantuan peanut ball. Peanut ball terbukti sebagai strategi inovatif dalam manajemen nyeri persalinan kala I. Oleh karena itu, tenaga kesehatan disarankan mengintegrasikan peanut ball dalam praktik klinis sebagai metode nonfarmakologis yang efektif. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampaknya terhadap durasi persalinan dan keberhasilan persalinan pervaginam spontan.
Effectiveness of a Modified Pregnancy Support Belt in Reducing Back and Pelvic Pain in Pregnant Women: A Quasi-Experimental Study in South Jakarta Paisal, Fitrah Ivana; Arifuddin, Hidayanti; Arieska, Risa; Rasumawati, Rasumawati; Vitania, Wiwit; Arifuddin, Adhar
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.666

Abstract

Lower back and pelvic pain are common complaints among pregnant women, particularly in the third trimester, due to physiological and hormonal changes. These discomforts significantly impact daily functioning and quality of life. To evaluate the effectiveness of a modified pregnancy support belt in reducing lower back and pelvic pain among pregnant women in the South Jakarta area. This quasi-experimental study involved 60 pregnant women in their third trimester, divided into two groups: an intervention group and a control group. The intervention group used the modified pregnancy support belt, while the control group used a standard pregnancy belt. Pain levels were measured before and after the intervention using the Visual Analogue Scale (VAS). Sociodemographic characteristics, including age, education, occupation, and parity, were also analyzed. Most respondents were aged 20–35 years, housewives, and high school graduates. The mean reduction in VAS scores was 3.1 (95% CI: 2.6–3.6) in the intervention group compared to 2.3 (95% CI: 1.5–3.1) in the control group. Back and pelvic pain were associated with a measurable decrease post-intervention (p < 0.05). The use of a modified pregnancy support belt demonstrated a greater reduction in lower back and pelvic pain compared to a standard belt. Supportive belts should be considered as a non-pharmacological intervention to enhance maternal comfort and well-being during pregnancy.
OPTIMALISASI KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL MELALUI PROGRAM DANCE PREGNANCY BERBASIS KOMUNITAS: OPTIMISATION OF MATERNAL MENTAL HEALTH THROUGH A COMMUNITY-BASED PREGNANCY DANCE PROGRAMME Vitania, Wiwit; Pratami, Yustika Rahmawati; Hasnia, Hasnia; Makualaina, Fenska Narly; Paisal, Fitrah Ivana; Yuliani, Vini
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2976

Abstract

Kesehatan mental ibu hamil merupakan aspek penting dalam kehamilan yang berpengaruh terhadap kesejahteraan ibu dan janin. Perubahan fisik, hormonal, dan psikologis selama kehamilan dapat meningkatkan risiko stres, kecemasan, dan gangguan emosional apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan mental ibu hamil melalui Program Dance Pregnancy berbasis komunitas di RB AHBS Papua. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dan pelatihan praktik, meliputi penyuluhan kesehatan mental, pelatihan gerakan Dance Pregnancy, serta pembentukan kelompok dukungan ibu hamil. Kegiatan diikuti oleh 10 ibu hamil dan dilaksanakan secara bertahap. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta, serta observasi untuk menilai respons dan keterlibatan peserta selama kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah edukasi, serta respons positif terhadap pelatihan Dance Pregnancy yang ditandai dengan perasaan lebih rileks, tenang, dan nyaman secara emosional. Pembentukan komunitas ibu hamil juga memberikan dampak sosial berupa meningkatnya dukungan emosional dan rasa kebersamaan antar peserta. Dapat disimpulkan bahwa Program Dance Pregnancy berbasis komunitas merupakan intervensi promotif dan preventif yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk mendukung kesehatan mental ibu hamil. Program ini berpotensi untuk diintegrasikan dalam pelayanan antenatal sebagai bagian dari asuhan kebidanan holistik, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan mental.
OPTIMALISASI KELAS IBU HAMIL DALAM MENCEGAH KOMPLIKASI PERSALINAN MENGGUNAKAN APLIKASI SI PITA DI PUSKESMAS PASAR MINGGU: OPTIMIZATION OF ANTENATAL CLASSES IN PREVENTING CHILDBIRTH COMPLICATIONS THROUGH THE SI PITA APPLICATION AT PUSKESMAS PASAR MINGGU Puspita, Erlin; Masita, Masita; Fratidhina, Yudhia; Rahmadani, Siti; Wahyunita, Vina Dwi; Paisal, Fitrah Ivana; Setyawati, Arfani Eka
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2982

Abstract

Prioritas program pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama kelompok paling rentan seperti ibu hamil, bersalin, dan bayi pada masa perinatal. Kondisi ini ditandai dengan masih tingginya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Upaya yang telah dilakukan antara lain pemberdayaan masyarakat melalui Kelas Ibu Hamil dan Balita, Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi, serta penggunaan Buku KIA. Penyuluhan kesehatan Ibu dan Anak umumnya masih dilakukan melalui konsultasi perorangan pada pemeriksaan kandungan atau saat posyandu. Meskipun bermanfaat menangani kasus per kasus, metode ini memiliki kelemahan. Kelas Ibu Hamil menjadi sarana belajar bersama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular, dan akte kelahiran. Seiring perkembangan teknologi, media edukasi digital banyak digunakan, termasuk aplikasi berbasis mobile. Aplikasi SI PITA merupakan aplikasi skrining komplikasi ibu hamil dengan memasukkan data Buku KIA, keluhan, dan pertanyaan persiapan persalinan. Pemanfaatan aplikasi yang mudah diakses ibu hamil dan keluarga dapat mengoptimalkan kesiapan persalinan sehingga lebih aman dan sehat. Aplikasi tersebut telah diteliti efektivitasnya pada ibu hamil di Jakarta Selatan, dan setelah edukasi melalui Aplikasi SI PITA terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai kesiapan persalinan dan risiko kehamilan.