Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Semiotika Barthes Pada Poster “Nonton Bareng Persib” Bersama Calon Wali Kota Cimahi Gradifasya, Muhammad Nadif; Ali, Aditya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya penggunaan strategi komunikasi visual dalam kampanye politik lokal, salah satunya melalui poster acara nonton bareng (nobar) pertandingan Persib yang dilakukan oleh calon wakil wali kota Cimahi, yaitu Kang Adhit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis makna dan politis yang tersembunyi dalam poster nobar tersebut dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes melalui lima kode yang meliputi hermeneutik, proairetik, semik, simbolik, dan kultural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara mendalam terhadap tim sukses pasangan calon, serta analisis visual terhadap elemen-elemen dalam poster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster nobar digunakan sebagai alat komunikasi politik tidak langsung untuk membangun citra, menarik simpati pemilih, dan mengasosiasikan kandidat dengan budaya populer lokal di Kota Cimahu, khususnya klub sepak bola Persib Bandung. Poster juga menampilkan strategi visual yang mengandung simbolisme budaya dan identitas kolektif masyarakat Bandung Raya. Penelitian ini menyarankan agar penggunaan media visual dalam kampanye politik perlu memperhatikan etika komunikasi dan tidak mengeksploitasi identitas kultural secara berlebihan. Penelitian lanjutan dapat memperluas objek kajian pada media visual lainnya dalam konteks kampanye politik digital. Kata Kunci: Semiotika Roland Barthes, Komunikasi Politik, Komunikasi Visual, Poster Kampanye, Budaya Sepak Bola
Analisis Pesan Teks Peringatan Pada Kemasan Rokok Rahman, Muahamad Rizky; Ali, Aditya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur pesan verbal pada peringatan bahaya merokok di kemasan rokok Indonesia. Dengan metode kualitatif deskriptif, penelitian mengevaluasi penyusunan pesan dan kaitannya dengan prinsip komunikasi, terutama aspek konteks, isi, dan kejelasan. Data diperoleh melalui observasi kemasan rokok dan wawancara dengan ahli komunikasi serta kesehatan masyarakat. Hasil menunjukkan sebagian besar pesan memuat informasi medis penting, tetapi ditemukan kelemahan dalam kejelasan bahasa, kekonkretan pesan, dan sensitivitas budaya. Pesan umum seperti “Merokok membunuhmu” dianggap terlalu abstrak dan kurang spesifik sehingga sulit membangun pemahaman dan keterlibatan emosional. Sebaliknya, pesan yang menggunakan narasi personal dan mencantumkan solusi, seperti layanan berhenti merokok, dianggap lebih komunikatif dan mampu meningkatkan kesadaran. Penelitian ini merekomendasikan perancangan ulang pesan verbal yang lebih kontekstual, personal, dan menghargai norma budaya agar pesan dapat menjangkau audiens lebih luas serta berkontribusi efektif dalam edukasi kesehatan publik. Kata kunci: komunikasi kesehatan, pesan teks,, struktur pesan, kemasan rokok, analisis kualitatif
Strategi Komunikasi Humas Pemerintah Kota Bandung dalam Kampanye Pengelolaan Sampah untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan melalui Media Sosial Instagram @humas_bandung Savero, Michael Adriel; Ali, Aditya
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan oleh Humas Pemerintah Kota Bandung dalam kampanye pengelolaan sampah melalui media sosial Instagram @humas_bandung guna meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. Latar belakang penelitian ini adalah krisis sampah yang terjadi akibat kebakaran TPA Sarimukti pada 19 Agustus 2023 yang mendorong pemerintah untuk melakukan kampanye pengelolaan sampah melalui media sosial secara masif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa engagement rate Humas Bandung masih memenuhi kategori yang tidak ideal karena kurangnya pengetahuan dalam membaca data analisis monitoring dan kurang masif membalas komentar dari masyarakat. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Humas Pemerintah, Kampanye Pengelolaan Sampah, Media Sosial
PENGUATAN KEMAMPUAN VOKAL DALAM PUBLIC SPEAKING BAGI SANTRI Ali, Aditya; Imran, Ayub Ilfandy; Hayat, Saepul
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/wtar5529

Abstract

Kemampuan berbicara di depan umum merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan oleh peserta didik, terutama dalam merespons dinamika komunikasi di era modern. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang untuk memperkuat keterampilan public speaking siswa SMK Daarut Tauhiid melalui program pelatihan bertajuk “Penguatan Kemampuan Vokal Public Speaking Santriwan SMK Daarut Tauhiid Bandung (Batch 3)”. Pelaksanaan pelatihan menggunakan pendekatan terpadu yang mengombinasikan pemaparan konsep teoretis dengan praktik aplikatif, meliputi unsur vokal, verbal, dan visual dalam komunikasi lisan. Metode yang diterapkan mencakup penyampaian materi, simulasi, presentasi individu, serta pemberian umpan balik dan evaluasi secara berkelanjutan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada aspek kepercayaan diri peserta, kejelasan penyampaian pesan, serta kemampuan mengelola audiens. Berdasarkan hasil evaluasi akhir, sebagian besar peserta menilai bahwa pelatihan ini relevan dengan kebutuhan mereka dan layak untuk dikembangkan pada kegiatan selanjutnya. Selain itu, kegiatan ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mendukung pendidikan berkualitas dan pembelajaran sepanjang hayat.
Strengthening digital Islamic activism: virtual ethnography of Bandung Hijrah Youth’s WhatsApp engagement Abdurrahman, Muhammad Sufyan; Salma, Aqida Nuril; Parsono, Slamet; Ali, Aditya; Widyaningrum, Septiana Yustika
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v9i1.9372

Abstract

The Hijrah Movement in Greater Bandung represents a dynamic form of digitally mediated Islamic activism, where WhatsApp Groups (WAGs) play pivotal roles in dawah engagement. However, research on how digital platforms shape religious identity, trust formation, and communal accountability in online Islamic communities remains limited. This study examined how the hyper-personal model can explain the role of WAGs in fostering relational intimacy and sustaining collective identity within a movement. Using a qualitative virtual ethnography approach, including in-depth interviews and content analysis of WAG Kopdar Masjid BDG Raya, this research investigates the mechanisms through which asynchronous communication, selective self-presentation, and feedback loops influence community engagement. Findings reveal that WAGs enhance perceived trust and belonging by enabling curated self-disclosure, reinforcing positive group norms, and facilitating collaborative decision-making. These digital interactions strengthen spiritual bonds and extend to offline initiatives such as charity programs and Dawah safaris, bridging digital and traditional religious mobilisation. The study advances the hyper-personal model by demonstrating its applicability to digitally mediated Islamic activism. It offers empirical evidence that digital platforms reshape authority structures, spiritual discourse, and social cohesion in contemporary Islamic communities. It also highlighted the potential risks of misinformation, echo chambers, and platform dependency. This research mainly contributes to Islamic studies, digital communication, and social movements, providing insights into the complex interplay between online and offline religious engagement.