Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus post ORIF fraktur distal humerus dextra dengan active ROM dan isometric exercise di rumah sakit Hermina Bogor Puspita, Dyas Nurvitasari; Risti, Nur Fadhilah; Rantika, Wa Ode; Elfiyani, Nur Khotimah
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i1.1365

Abstract

Fraktur humerus distal merupakan patah di ujung bawah tulang pada lengan atas (humerus) yang dapat ditangani dengan dilakukannya tindakan ORIF. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi pada kasus post ORIF fraktur distal humerus dengan menggunakan active ROM exercise dan isometric exercise. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dilakukan intervensi sebanyak 6 kali selama 1 bulan, pengukuran nyeri dengan VAS, bengkak dengan midline, kekuatan otot dengan MMT, ROM dengan goniometer, spasme otot dan tightness dengan palpasi. Setelah dilakukan intervensi fisioterapi selama 6 kali pertemuan didapatkan penurunan nyeri tekan T1 = 6 menjadi T6 = 4, nyeri gerak T1 = 7 menjadi T6 = 4. Adanya penurunan bengkak T1 = 31 cm menjadi T6 = 29 cm. Terdapat peningkatan kekuatan otot pada gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi shoulder T1 = 3 menjadi T6 = 4, pada gerakan fleksi, ekstensi elbow T1 = 3 menjadi T6 = 4, gerakan pronasi dan supinasi forearm T1 = 4 menjadi T6 = 5. Terdapat peningkatan ROM pada regio shoulder T1 = S:24°-0°-120° menjadi T6 = S:34°-0°-132°, T1 = F: 20°-0°-40° menjadi T6 = F:33°-0°-57° pada regio elbow T1 = S: 88°-90°-110° menjadi T6 = S:72°-75°-128°, pada regio forearm T1 = T:86°-0°-74° menjadi T6 = T:90°-0°-78°. Terdapat penurunan spasme otot dan  tightness. Kesimpulan dari penelitian ini adalah active ROM exercise dan isometric exercise dapat mengurangi nyeri, bengkak, meningkatkan kekuatan otot, ROM pada kasus post ORIF fraktur distal humerus dextra.
Implementasi Video Edukasi Stretching dan Pernapasan untuk Meningkatkan Kardirespirasi pada Karate Apdi (Anak Penderita Disabilitas Intelektual) Elfiyani, Nur Khotimah; Puspita, Dyas Nurvitasari; Rantika, Wa Ode; Nesi, Nesi; Fuadi, Dela Fariha; Fikri, Nuraini; Handajany, Sofie; Amabel, Elysia; Balqis, Nazwa Azzahra; Dewanti, Yudhistika Rahma
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23164

Abstract

ABSTRAK Anak Penyandang Disabilitas Intelektual (APDI) memiliki keterbatasan dalam kapasitas kardiorespirasi dan kemampuan motorik kasar yang berdampak pada kemandirian serta partisipasi sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan video edukasi stretching dan pernapasan berbasis karate adaptif guna meningkatkan fungsi kardiorespirasi dan keterampilan motorik APDI. Program dilaksanakan di Yayasan Asih Budi dengan melibatkan 21 peserta, guru pendamping dan intruktur karate. Intervensi dilakukan melalui pemutaran video edukasi berdurasi lima menit yang menampilkan gerakan stretching dasar karate adaptif, disertai latihan pernapasan dan praktik karate sederhana. Evaluasi dilakukan melalui observasi peserta dan wawancara terhadap guru dan intruktur karate menilai efektivitas media serta respon anak. Hasil menunjukkan bahwa video edukasi meningkatkan antusiasme dan keterlibatan peserta. Gerakan sederhana seperti mengangkat tangan dan menarik napas dapat diikuti dengan baik, namun transisi cepat dari berdiri ke duduk menjadi tantangan bagi sebagian peserta. Instruksi verbal terbukti penting dalam membantu pemahaman dan fokus. Guru menilai video efektif sebagai media pembelajaran, namun perlu penyesuaian tempo dan pengulangan gerakan. Implementasi video edukasi stretching dan pernapasan berbasis karate adaptif terbukti efektif untuk meningkatkan koordinasi gerak, kebugaran, dan kepercayaan diri APDI. Kombinasi media audiovisual dan bimbingan verbal menjadi strategi pembelajaran yang potensial bagi anak dengan disabilitas intelektual. Kata Kunci: Disabilitas Intelektual, Video Edukasi, Kardiorespirasi, Karate Adaptif, Motorik Kasar.  ABSTRACT Children with Intellectual Disabilities (ID) often experience limitations in cardiorespiratory capacity and gross motor skills, affecting their independence and social participation. This activity aimed to implement an educational video on adaptive karate-based stretching and breathing to improve cardiorespiratory function and motor coordination. The programme was conducted at Yayasan Asih Budi, involving 21 participants, teachers and Karate instructor. The intervention consisted of a five-minute educational video demonstrating adaptive karate stretching movements, followed by breathing and basic karate exercises. Evaluation was conducted through participants observation and interviews with teachers and Karate instructor to assess effectiveness and engagement. The educational video increased enthusiasm and participation among participants. Simple movements, such as hand lifting and breathing, were well-followed, though faster transitions from standing to sitting posed challenges. Verbal guidance played a key role in maintaining understanding and attention. Teachers found the video effective as a learning medium but recommended slower pacing and repeated movements. The implementation of an adaptive karate-based stretching and breathing video proved effective in improving motor coordination, fitness, and confidence among children with intellectual disabilities. Combining audio visual materials with verbal guidance presents a promising approach to inclusive learning. Keywords: Intellectual Disability, Educational Video, Cardiorespiratory, Adaptive Karate, Gross Motor Skills.