Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita Di Wilayah Posyandu Kedung Waringin Kabupaten Bekasi Handajany, Sofie; Agustin, Dewi; Fitri Auliat, Neneng; Asna Dewi, Nani; larasati, eggy
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 20 No. 2 (2023): Jurnal PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v20i2.169

Abstract

Masalah gizi kurang masih menjadi perhatian utama di berbagai negara, terutama pada kelompok balita. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada balita di posyandu Cikarang Kota Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan desain Analitik Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional.Variabel dalam penelitian ini yaitu: pendidikan, pengetahuan, pendapatan keluarga, dan pemberian ASI eksklusif. Data yang digunakan adalah data primer dari penyebaran kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden, tempat penelitian di Wilayah Posyandu Kedung Waringin. Terdapat hubungan secara signifikan yaitu variabel Pengetahuan ibu dengan nilai p= 0,048 dan OR = 4,346 (1,06 – 17,813). Sedangkan terdapat tiga variabel yang menunjukkan tidak ada hubungan secara statistik yaitu variabelPendidikan Ibudengan nilai p = 0,931 dan OR = 1,306 (0,365 – 4,673) variabel Pendapatan Keluarga dengan nilai p = 0,817 dan OR = 1,902 ((63,25 – 33,25) dan variabel Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dengan nilai p = 0,523dan OR = 1,640 (0,456 – 5,880). Diharapkan ibu yang memiliki balita dapat memperhatikan asupan gizi, dapat menjamin kebutuhan makanan balita yang tidak mahal tetapi mengandung banyak nutrisi serta makanan yang higienis agar tidak mudah terserang penyakit. Pengetahuan ibu akan meningkatkan hubungan status gizi pada balita yang signifikan, sedangkan Pendidikan Ibu, Pendapatan Keluarga dan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif tidak secara signifikan akan meningkatkan hubungan dengan status gizi pada balita
Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Dmpa Dengan Peningkatan Tekanan Darah Di Pmb Silvy Kusmiran Andini, Rizky Fitri; Handajany, Sofie; Agustin, Dewi
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 8 No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v8i1.144

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi hormonal dengan menggunakan suntik yang paling sering digunakan adalah DMPA, metode kontrasepsi hormonal ini merupakan salah satu kontrasepsi yang mempunyai efektifitas tinggi. Risiko yang dapat terjadi pada penggunaan kontrasepsi suntik ini tekanan darah tinggi akan meningkat dengan bertambahnya umur, lama pemakaian kontrasepsi, dan bertambahnya berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama pemakaian konrtasepsi DMPA dengan peningkatan tekanan darah di BPM Silvy Kusmiran Tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh akseptor KB Suntik DMPA yang melakukan kunjungan ulang di PMB Silvy Kusmiran pada bulan Januari-Februaritahun 2021. Sampel penelitian ini berjumlah 60 akseptor KB Suntik DMPA dengan teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Pengambilan data menggunakan data primer dengan membagikan kuesioner dan data sekunder pada rekam medik dengan analisa data menggunakan chi square. Hasil: Berdasarkan penelitian dari variabel yang diteliti menunjukkan adanya hubungan secara statistik yaitu variabel lama pemakaian kontrasepsi suntik DMPA dengan peningkatan tekanan darah dengan nilai p-value = 0,009 ( p>α= 0,05) dan nilai OR=5.014. Kesimpulan & Saran : Terdapat hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik DMPA dengan peningkatan tekanan darah di PMB Silvy Kusmiran Tahun 2021, Sarannya sebagai masukkan untuk memberikan konseling kepada akseptor KB sehingga lebih memahami kekurangan dan kelebihan jenis kontrasepsi dan waktu pemakaiannya.
PELATIHAN PRECEPTHORSHIP MODEL TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI KLINIK Zuriati, Zuriati; Lisnadiyanti; Handajany, Sofie
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v4i1.83

Abstract

Pembelajaran klinik keperawatan merupakan salah satu proses pendidikan keperawatan professional yang mengandung proses pendidikan akademik dan proses pendidikan profesional. Penerapan metode pembelajaran klinik sangat dipengaruhi oleh peran dari seorang pembimbing klinik (Preceptor). Preceptorship adalah suatu model pembelajaran di lahan praktik/klinik yang memasangkan peserta didik dengan praktisi yang berpengalaman. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan preceptor dalam memberikan pendampingan pada mahasiswa dan karyawan magang yang akan berpraktek di rumah sakit .Metode yang digunakan pelatihan dan diskusi online dengan jumlah peserta 50 orang secara daring dilakukan selama satu hari. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan preceptor meningkat setelah diberikan pelatihan preceptorship model dengan kenaikan rerata 40,2 didapatkan hasil rerata sebelum pelatihan 34,47 dan sesudah pelatihan didapatkan pengetahuan meningkat 74,67. Kegiatan pelatihan preceptorship dipersiapkan untuk mendampingi mahasiswa dan karyawan magang yang akan berpraktek klinik di rumah sakit hermina, sehingga dibutuhkan preceptor yang berkomitmen dan kompeten sehingga nantinya akan berdampak baik perguruan tinggi dan juga pada pelayanan keperawatan.
PENGARUH BLENDED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PENANGANAN TERSEDAK PADA KADER Wahyuni, Emmi; Handajany, Sofie; Rahmawati, Lutfiasih; Azizah, Bella Nur; Yuweni, Putri Sri; Putri, Nadia Oktiffani; Fitriyati, Fitriyati; Jamaludin, Jamaludin; Winarti, Retno
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 10/ Nomor 1/ January 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Choking is a life-threatening respiratory emergency that, if left untreated for too long, can lead to hypoxia and death. Cadres, as the spearhead of health services in the community, need to be equipped with knowledge and skills in first aid for choking. However, cadres' knowledge and skills in providing first aid to people with choking are currently limited. Various learning models can be adapted to the situation and needs of cadres. Objective: This study aims to determine the effect of blended learning on improving choking knowledge and skills in handling choking among cadres. Method: This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design approach. This study was conducted in Tambun, Bekasi Regency, West Java Province in 2025. The population in this study were Posyandu cadres in Tambun. Sampling used a purposive sampling technique with a sample size of 30 respondents. Data collection was carried out using a knowledge questionnaire and a checklist. The statistical test used was the Wilcoxon test. Result: the results showed an increase in knowledge and skills in handling choking among cadres with a p-value <0.001. The average post-test score showed an increase compared to the average pre-test score in knowledge and skills. Conclusion: The blended learning method significantly improved the knowledge and skills of choking management among cadres.
Implementasi Video Edukasi Stretching dan Pernapasan untuk Meningkatkan Kardirespirasi pada Karate Apdi (Anak Penderita Disabilitas Intelektual) Elfiyani, Nur Khotimah; Puspita, Dyas Nurvitasari; Rantika, Wa Ode; Nesi, Nesi; Fuadi, Dela Fariha; Fikri, Nuraini; Handajany, Sofie; Amabel, Elysia; Balqis, Nazwa Azzahra; Dewanti, Yudhistika Rahma
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23164

Abstract

ABSTRAK Anak Penyandang Disabilitas Intelektual (APDI) memiliki keterbatasan dalam kapasitas kardiorespirasi dan kemampuan motorik kasar yang berdampak pada kemandirian serta partisipasi sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan video edukasi stretching dan pernapasan berbasis karate adaptif guna meningkatkan fungsi kardiorespirasi dan keterampilan motorik APDI. Program dilaksanakan di Yayasan Asih Budi dengan melibatkan 21 peserta, guru pendamping dan intruktur karate. Intervensi dilakukan melalui pemutaran video edukasi berdurasi lima menit yang menampilkan gerakan stretching dasar karate adaptif, disertai latihan pernapasan dan praktik karate sederhana. Evaluasi dilakukan melalui observasi peserta dan wawancara terhadap guru dan intruktur karate menilai efektivitas media serta respon anak. Hasil menunjukkan bahwa video edukasi meningkatkan antusiasme dan keterlibatan peserta. Gerakan sederhana seperti mengangkat tangan dan menarik napas dapat diikuti dengan baik, namun transisi cepat dari berdiri ke duduk menjadi tantangan bagi sebagian peserta. Instruksi verbal terbukti penting dalam membantu pemahaman dan fokus. Guru menilai video efektif sebagai media pembelajaran, namun perlu penyesuaian tempo dan pengulangan gerakan. Implementasi video edukasi stretching dan pernapasan berbasis karate adaptif terbukti efektif untuk meningkatkan koordinasi gerak, kebugaran, dan kepercayaan diri APDI. Kombinasi media audiovisual dan bimbingan verbal menjadi strategi pembelajaran yang potensial bagi anak dengan disabilitas intelektual. Kata Kunci: Disabilitas Intelektual, Video Edukasi, Kardiorespirasi, Karate Adaptif, Motorik Kasar.  ABSTRACT Children with Intellectual Disabilities (ID) often experience limitations in cardiorespiratory capacity and gross motor skills, affecting their independence and social participation. This activity aimed to implement an educational video on adaptive karate-based stretching and breathing to improve cardiorespiratory function and motor coordination. The programme was conducted at Yayasan Asih Budi, involving 21 participants, teachers and Karate instructor. The intervention consisted of a five-minute educational video demonstrating adaptive karate stretching movements, followed by breathing and basic karate exercises. Evaluation was conducted through participants observation and interviews with teachers and Karate instructor to assess effectiveness and engagement. The educational video increased enthusiasm and participation among participants. Simple movements, such as hand lifting and breathing, were well-followed, though faster transitions from standing to sitting posed challenges. Verbal guidance played a key role in maintaining understanding and attention. Teachers found the video effective as a learning medium but recommended slower pacing and repeated movements. The implementation of an adaptive karate-based stretching and breathing video proved effective in improving motor coordination, fitness, and confidence among children with intellectual disabilities. Combining audio visual materials with verbal guidance presents a promising approach to inclusive learning. Keywords: Intellectual Disability, Educational Video, Cardiorespiratory, Adaptive Karate, Gross Motor Skills.