Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Struggling Phase Of A Tourism Village: A Case Study On Kemiri Tourism Village Jember Gullit Tornado Taufan; Julien Arief Wicaksono; Mushthofa Kamal; Degita Danur Suharsono; Rizqi Febrian Pramudita
International Journal of Entrepreneurship and Tourism Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Tourism Department, State Polytechnic of Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/ijent.v1i1.2023.1 - 10

Abstract

Since its opening on March 2021, Kemiri Tourism Village was, still, facing a number of problematic issues. The decreasing number of visitors was an alarming sign for the destination. Investigating the current condition of the tourism village was essential to get a comprehensive picture of what really happened. Based on that purpose, this case study was conducted by utilizing the concept of 4 As tourism components covering attraction, accessibility, amenities, and ancillary. The data was collected through interview with Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), tourism awareness group, of Kemiri, observation to the destination, and content analysis on visitors’ reviews and other accessible sources regarding the tourism village. The results of the data analysis showed that the tourism village faced a number of issues based on the 4 As tourism components. Regarding the attraction, the tourism village needed to discover its unique attractiveness to make the destination distinctive from other tourism villages. In addition, when dealing with amenities, Kemiri Tourism Village should make a big effort to rebuild the destination due to the fact that there were a number of facilities that did not exist any longer when compared to its initial condition. Widening and strengthening partnerships were also essential to achieve better networking that would be beneficial to improve promotions.
Pendampingan Manajemen Café di Destinasi Wisata Alam Puncak Badean Kabupaten Jember Degita Danur Suharsono; Julien Arief Wicaksono; Mushthofa Kamal; Rizqi Febrian Pramudita; Gullit Tornado Taufan
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial pengelola Café Puncak Badean, yang merupakan fasilitas pendukung di destinasi wisata alam di Desa Badean, Kabupaten Jember. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi kurangnya pengetahuan mitra tentang promosi dan branding, keterbatasan sarana prasarana operasional, serta rendahnya keterampilan dalam pengelolaan dan inovasi menu. Sebagai solusi, kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Community Engagement untuk memastikan keterlibatan aktif mitra sebagai subjek. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga kegiatan utama: (1) Focus Group Discussion (FGD) untuk peningkatan pemahaman promosi dan branding, (2) pemberian hibah sarana prasarana penunjang operasional café, dan (3) pelatihan teknis pengelolaan menu dengan pendekatan hands-on training dan pemanfaatan bahan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada level pemberdayaan mitra dalam ketiga aspek tersebut. Simpulannya, pendampingan yang partisipatif ini berhasil memperkuat fondasi manajemen café serta berkontribusi pada pengembangan daya tarik wisata kuliner di kawasan Puncak Badean. Keberlanjutan program diperlukan terutama untuk optimalisasi promosi digital dan pengembangan branding.