Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial pengelola Café Puncak Badean, yang merupakan fasilitas pendukung di destinasi wisata alam di Desa Badean, Kabupaten Jember. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi kurangnya pengetahuan mitra tentang promosi dan branding, keterbatasan sarana prasarana operasional, serta rendahnya keterampilan dalam pengelolaan dan inovasi menu. Sebagai solusi, kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Community Engagement untuk memastikan keterlibatan aktif mitra sebagai subjek. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga kegiatan utama: (1) Focus Group Discussion (FGD) untuk peningkatan pemahaman promosi dan branding, (2) pemberian hibah sarana prasarana penunjang operasional café, dan (3) pelatihan teknis pengelolaan menu dengan pendekatan hands-on training dan pemanfaatan bahan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada level pemberdayaan mitra dalam ketiga aspek tersebut. Simpulannya, pendampingan yang partisipatif ini berhasil memperkuat fondasi manajemen café serta berkontribusi pada pengembangan daya tarik wisata kuliner di kawasan Puncak Badean. Keberlanjutan program diperlukan terutama untuk optimalisasi promosi digital dan pengembangan branding.
Copyrights © 2026