Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KAREKTERISASI OPTIMISASI JARINGAN RANTAI PASOKAN Nasution, Devi Maiya Sari; Nasution, Palitan; Ahmad Yanie
JMRI Journal of Multidisciplinary Research and Innovation Vol. 1 No. 3 (2023): December
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61240/jmri.v1i3.29

Abstract

This study proposes a mathematical solution to optimization problems in supply chains. The supply chain analyzed includes suppliers, manufacturers and distribution centers, bearing in mind that orders come from clients to distribution centers. A mathematical model that solves optimization characterization problems regarding the duration and cost of executing client orders is proposed. Many constraints are supported in this mathematical model such as supplier and producer capacity and balanced supply. The aim of the proposed model is to find optimal characteristic solutions that minimize cost and time criteria throughout the entire supply chain process. Mathematical models are tested on supply chains to determine the characteristics of several models that can be used to obtain optimal supply chain networks. This research produces a mathematical model with the function of the procurement model.
Comparative Analysis of Gasoline and Liquefied Petroleum Gas (LPG) on Motorcycle Engine Performance Yamin, Octo Muhammad; Nasution, Devi Maiya Sari; Noer, Zikri; Lubis, Hariyati; Sofie, Tengku Machdhalie
Journal of Technomaterial Physics Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Technomaterial Physics
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jotp.v6i2.18270

Abstract

This research aims to determine the efficiency of LPG fuel performance compared to gasoline in motorcycle engines. The research method involves a brake dynamometer test with engine speed variations of 2000 rpm, 2200 rpm, and 2500 rpm. Based on the results obtained, the exhaust gas temperature (°C) at an engine speed of 2000 rpm with gasoline is 148°C and 146°C, while with LPG, it is 107°C and 108°C. The fuel consumption rate (cc/min) at 2000 rpm is 15.8 cc/min, 16.2 cc/min with gasoline, and 9.36 cc/min with LPG. At 2200 rpm, the fuel consumption is 16.2 cc/min, 22.8 cc/min with gasoline, and 10.48 cc/min with LPG. At 2500 rpm, it is 20.2 cc/min, 19.4 cc/min with gasoline, and 14.40 cc/min with LPG. In terms of fuel consumption savings, using LPG as a fuel can significantly reduce fuel usage.
SOSIALISASI MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK DI DESA DALU 10.A KECAMATAN TANJUNG MORAWA Sihombing, Gunawan; Siregar , Irpansyah; Susanti, Rika Deni; Hasibuan , Edi Sarman; Lubis, Hariyati; Nasution, Devi Maiya Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31508

Abstract

Pengabdian Masyarakat yang dilakukan Fakultas Teknik Universitas Amir Hamzah Medan bertujuan untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian para dosen di lingkungan masyarakat sehingga keberadaan universitas sebagai pusat ilmu pengetahuan dapat dirasakan oleh masyarakat kegiatan ini berfokus pada Sosialisasi Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan peralatan hemat energi. Topik ini diangkat karena masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya penghematan energi Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa sub kegiatan penyuluhan atau sosialisasi tentang penggunaan peralatan listrik yang aman dan hemat energi.dan melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat desa akan pentingnya penggunaan peralatan listrik secara efisien dan aman. dengan memberikan materi untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya sosialisasi hemat energi listrik serta menjelaskan tips dan langkah apa saja yang dapat dilakukan untuk menghemat energi listrik. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghemat energi listrik yaitu penggunaan lampu hemat energi, pemasangan energi listrik yang benar, pemasangan listrik di rumah bila diperlukan, menyalakan alat-alat listrik hanya bila diperlukan. Oleh karena itu, perlu adanya penghematan energi listrik karena juga memberikan manfaat seperti penghematan biaya, nilai lingkungan yang lebih tinggi, keselamatan pemerintah, keselamatan pribadi, dan kenyamanan.
Implementasi Sistem Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya di Wilayah Pedesaan perkebunan bukit lawang kecamatan bahorok Sihombing, Gunawan; Lubis, Kurniawan; Marlina, Hilda Ayu; Nasution, Devi Maiya Sari; Siregar, Irfansyah; Lubis, Hariyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v2i1.119

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan salah satu infrastruktur dasar yang berperan penting dalam menunjang keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Namun, keterbatasan akses jaringan listrik dan tingginya biaya operasional menyebabkan masih banyak jalan desa yang belum memiliki penerangan memadai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem PJU tenaga surya sebagai solusi penerangan jalan yang mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, instalasi PJU tenaga surya pada titik-titik strategis, serta kegiatan pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai prinsip kerja, pengoperasian, dan perawatan sederhana sistem. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan pelatihan dan sosialisasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan serta pemeliharaan sistem. Keberadaan PJU tenaga surya juga memberikan manfaat sosial berupa meningkatnya rasa aman, kenyamanan, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pada malam hari. Dengan demikian, implementasi PJU tenaga surya yang disertai edukasi dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi solusi efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan penerangan jalan di wilayah pedesaan
Pengembangan Smart Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya dengan Adaptive Dimming Berbasis Kepadatan Lalu Lintas Sihombing, Gunawan; Nasution, Devi Maiya Sari; Irwansyah; Hasibuan, Fery Hamonangan
Journal of Electrical Engineering Research Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/joeer.v2i1.24

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan infrastruktur penting yang berperan dalam meningkatkan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan aktivitas masyarakat pada malam hari. Pada banyak wilayah, khususnya daerah pinggiran dan pedesaan, keterbatasan jaringan listrik menyebabkan implementasi PJU konvensional menjadi kurang optimal dan memiliki biaya operasional yang tinggi. Pemanfaatan energi surya melalui PJU tenaga surya menjadi solusi alternatif yang mandiri dan ramah lingkungan. Namun, sebagian besar sistem PJU tenaga surya masih menggunakan pengendalian sederhana berbasis waktu atau sensor cahaya sehingga lampu beroperasi pada intensitas maksimum sepanjang malam tanpa mempertimbangkan kondisi lalu lintas. Hal ini menyebabkan pemborosan energi, mempercepat degradasi baterai, serta menurunkan keandalan sistem pada kondisi cuaca yang kurang mendukung.Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem Smart PJU tenaga surya dengan adaptive dimming berbasis kepadatan lalu lintas menggunakan sensor cerdas, mikrokontroler ESP32, serta sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Metode penelitian menggunakan pendekatan rekayasa melalui tahapan perancangan sistem, implementasi prototipe, pengujian fungsional, serta analisis kinerja. Intensitas lampu LED dikendalikan menggunakan teknik Pulse Width Modulation (PWM) yang disesuaikan dengan tiga tingkat kepadatan lalu lintas, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Parameter yang dianalisis meliputi konsumsi energi, intensitas pencahayaan, State of Charge (SOC) baterai, serta durasi operasi lampu.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menyesuaikan intensitas pencahayaan secara real-time sesuai kondisi lalu lintas. Dibandingkan sistem PJU tenaga surya konvensional, sistem yang dikembangkan mampu menurunkan konsumsi energi harian hingga 36,7%, meningkatkan SOC baterai pada akhir periode operasi malam, serta memperpanjang durasi operasi lampu hingga 33%. Integrasi sensor, mikrokontroler, dan IoT memungkinkan pemantauan sistem secara real-time sehingga mendukung pengelolaan dan pemeliharaan yang lebih efektif. Dengan demikian, Smart PJU tenaga surya berbasis adaptive dimming terbukti lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan serta berpotensi menjadi solusi penerangan jalan cerdas di wilayah dengan keterbatasan pasokan listrik dan variasi kepadatan lalu lintas yang dinamis