Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Menulis Deskripsi Destinasi Wisata Bengkulu Selatan Berbasis Project-Based Learning Berbantuan Canva Oktiara, Yuvela; Gumono; Muktadir, Abdul
Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kapedas.v5i1.46519

Abstract

This research aims to develop a descriptive writing teaching material integrating South Bengkulu tourism destinations using a Project-Based Learning (PjBL) model supported by Canva. The study also examines the feasibility of the developed material based on expert validation, user responses, and its effectiveness in improving students’ learning outcomes. This development study adopted the ADDIE model involving fifth-grade students and teachers at SD Negeri 52 Bengkulu Selatan. Data were collected through interviews, questionnaires, expert validation sheets, and descriptive writing performance tests. Data analysis employed Aiken’s V, Cohen’s Kappa, percentage eligibility criteria, and N-Gain scores. The results show that (1) the teaching material features contextual content, systematic structure, visual design using Canva, and project-based activities that guide students from observation to producing a final descriptive text; (2) the feasibility assessment by material, language, and design experts yielded a very valid category; (3) teacher and student responses indicated very positive acceptance in terms of clarity, attractiveness, and usefulness; and (4) the material effectively improved learning outcomes with an N-Gain score classified as high. It can be concluded that the Canva-based PjBL teaching material is feasible, practical, and effective for enhancing students’ descriptive writing skills in elementary school.
Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS Kurikulum Merdeka Kelas IV Utama, Tara Dika; Qumariah, Afifah; Alwis, Joni; Oktiara, Yuvela; Pramawati, Titi Selvia; Sugianto, Nopiar; Badeni, Badeni
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.13375

Abstract

Kesulitan belajar adalah suatu kondisi di mana peserta didik tidak dapat berhasil belajar karena mengalami ancaman, hambatan, atau gangguan lain dalam belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS dalam kurikulum merdeka, memperjelas penyebabnya, dan mengetahui upaya apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik dan guru dalam memecahkan masalah agar diperoleh hasil belajar yang optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan format deskriptif kualitatif melalui penelitian lapangan. Penelitian ini memperoleh data melalui observasi dan wawancara terhadap 10 peserta didik dan satu guru di Bengkulu Selatan. Kesulitan belajar peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain karakteristik seperti gaya belajar, motivasi belajar, dan minat belajar. Peserta didik yang kesulitan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi cenderung tidak dapat berkonsentrasi pada proses pembelajaran di kelas karena kurangnya minat belajar. Upaya guru untuk membangkitkan minat dan motivasi belajar pada peserta didik tersebut antara lain dengan melakukan diversifikasi pembelajaran terutama melalui permainan dan sesi tanya jawab, serta pemberian hadiah kepada peserta didik yang menjawab pertanyaan dengan baik. Hal ini terbukti dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik. Kata Kunci: Kesulitan belajar, IPAS, Kurikulum Merdeka.