Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sungkai

RESPON PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS DAUN ALANG-ALANG DAN TSP Basri, Riky andika; Khusnu Abdillah Siregar; Almuzafri
SUNGKAI Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v11i2.1927

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian, waktu penelitian ini dilaksanakan dari bulan Desember 2022 sampai dengan Juni 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pemberian kompos daun alang-alang terdiri dari 4 taraf (0, 50, 75, dan 100 g/polybag) dan faktor kedua pemberian Pupuk TSP yang terdiri dari 4 taraf (0, 7,5, 15, dan 22,5 g/polybag) sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan maka ada 48 unit percobaan. Setiap satuan percobaan (plot) terdiri dari 6 tanaman dan 3 tanaman dijadikan sampel pengamatan penelitian sehingga keseluruhan satuan percobaan adalah 288 tanaman. Parameter pengamatan yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), umur berbunga (hari), jumlah cabang primer (cabang), dan jumlah daun (helai). Hasil penelitian pemberian kompos daun alang-alang dan pupuk TSP terhadap tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tanaman (cm) dan umur berbunga (hari). Pemberian kompos daun alang-alang dan pupuk TSP berpengaruh berbeda tidak nyata pada jumlah cabang primer (cabang) dan jumlah daun (helai). Pemberian kompos daun alang-alang 75 g/polybag + TSP 22,5 g/polybag adalah dosis yang optimum untuk pertumbuhan kacang hijau (Vigna radiata L.). Kata Kunci : Kacang Hijau (Vigna radiata L.), Kompos daun alang-alang dan Pupuk TSP.
UJI KUALITATIF FORMALIN TAHU KUNING DI PASAR TRADISIONAL KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU fisnanda, ridho; Al Muzafri; Khusnu Abdillah Siregar
SUNGKAI Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v14i1.3148

Abstract

Tahu kuning merupakan salah satu jenis tahu yang banyak beredar di masyarakat. Kandungan protein dalam tahu, memang masih kalah dibandingkan lauk pauk hewani,seperti telur, daging dan ikan. Namun, dengan harga yang lebih murah, masyarakatcenderung lebih memilih mengkonsumsi tahu sebagai bahan makanan pengganti proteinhewani untuk memenuhi kebutuhan gizi. Tahu ini dapat bertahan selama kurang lebih tigahari dalam suhu kamar yaitu 25-30C dan tanpa menggunakan bahan pengawet. Karenatahu mudah rusak maka ada beberapa produsen menggunakan bahan pengawet kimia gunamemperpanjang daya simpan dan untuk menghambat kerusakan pada tahu. Salah satubahan pengawet yang sering digunakan yaitu bahan pengawet kimia formalin. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin yang terdapat pada tahukuning yang di jual di pasar tradisional Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.Berdasarkan hasil penilaian organoleptik dari 5 sampel 4 memiliki ciri-ciri berformalin daritekstur, aroma dan warna (menurut peniliaian panelis), tetapi pemeriksaaan uji test kitsformalin tidak mengandung formalin yaitu PS, PB, PM, PG, dan PMN