Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Difference of Non Profilling Ultrafiltration Settings with One Profiling Ultrafiltration on Reduction of Intradialistic Blood Pressure Rimna Rita; Riyan Saputra; Ratih Andela; Sunarti Sunarti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v2i3.133

Abstract

Hemodialysis is a process of withdrawing a substance in the body and replacing it with substances that are new substitutes for kidney function therapy. The hemodialysis process uses two stages of ultrafiltration, namely non-profiling ultrafiltration and one-profile ultrafiltration. The general objective of the study was to determine the differences between the regulation of Non-Profilling Ultrafiltration and Ultrafiltration Profilling One Against the Reduction of Blood Pressure Intradialysis in the Hemodialysis Installation at Royal Prima General Hospital in 2019. This type of research is quasi-experimental with a control group. The population in this study were patients undergoing hemodialysis at RSU Royal Prima, the number of samples in this study were 55 respondents, with a total sampling. The results of the non-profiling ultrafiltration group with majority blood pressure fell by 46 people (83.6%) minority rose by 9 people (16.4%). The profiling ultrafiltration group with majority blood pressure fell by 34 people (61.8%) normal minority by 2 people (3.6%). The value of sig (2-tailed) = 0.077 and α = 0.05, then 0.077> 0.05 then Ho is accepted Ha is rejected, meaning that there is no difference between withdrawal not in profile and withdrawal using profile one that influences the decrease in blood pressure in the unit hemodialysis Royal Prima Medan Hospital in 2019.
Efektivitas Penerapan Guided Imagery terhadap Penurunan Rasa Nyeri Pasien Gastritis Sumariadi Sumariadi; Dewi Simamora; Loni Yanasari Nasution; Rahmad Hidayat; Sunarti Sunarti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i1.389

Abstract

Gastritis merupakan peradangan pada dinding mukosa lambung dengan tanda dan gejala nyeri. Gastritis atau sering disebut penyakit maag adalah penyakit yang sangat mengganggu aktifitas sehari-hari jika tidak ditangani akan bersifat fatal. Biasanya penyakit gastritis dapat terjadi pada orang-orang yang mempunyai pola makan yang tidak teratur dan sering memakan makanan yang memproduksi asam lambung. Asam lambung yang meningkat akan menyebabkan nyeri pada ulu hati yang dapat ditangani dengan manajemen nyeri, salah satunya adalah guide imagery. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi pengaruh guide imagery terhadap penurunan rasa nyeri pada pasien gastritis. Desain penelitian kuantitatif dengan survey analitik yang melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gastritis yang di rawat inap di RSU Royal Prima Medan . Sampel dalam penelitian ini berjumlah 85 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Pasien akan dilakukan pemeriksaan skala nyeri dengan menggunakan tools numeric sebelum dan sesudah tindakan guide imagery. Analisa data menggunakan paired t test di dapat p-value 0,000. Kesimpulan: Guided imagery berpengaruh terhadap penurunan rasa nyeri pada pasien gastritis.
Rebusan Daun Kelor Berpengaruh terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Destini Zebua; Sunarti Sunarti; Andriani Harahap; Fitria Ningsih; Ardedi Putra H.I.J Zalukhu; Masrini Masrini
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.470

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah yang di tunjukan nilai sistolik dan diastolik diatas normal, upaya penanggulangan hipertensi dapat dapat dilakukan secara non-farmakologis seperti menggunakan rebusan daun kelor yang mudah ditemukan di daerah beriklim tropis seperti Indonesia tanaman ini berperan sebagai anti kolesterol, anti bakteri, anti radang, anti tumor, menurunkan kadar gula, serta menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh rebusan daun kelor terhadap tekanan darah penderita hipertensi. Jenis penelitian menngunakan metode pre-experimental untuk melihat nilai tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Lokasi penelitian dilakukan di Panti Jompo Guna Budi Bakti Medan yang direncanakan pada bulan Januari 2021. Jumlah populasi 25 orang dan jumlah sampel 25 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon dengan nilai p = 0,000 < 0,05 artinya ada pengaruh rebusan daun kelor terhadap penurunan tekanan darah.
Penurunan Distress Lansia dengan Diabetes melalui Senam Ergonomis Mariana Berutu; Yeyen Rahmi Zebua; Alabid Telaumbanua; Sunarti Sunarti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.472

Abstract

Lansia adalah kelompok usia pada orang yang sedang memasuki fase terakhir dari tahapan kehidupannya. Diabetes mellitus (DM) adalah masalah metabolik yang dijelaskan oleh hiperglikemia terkait dengan ketidakteraturan pencernaan pati, lipid dan zat putih telur diakibatkan oleh pelepasan hormon dalam pankreas yang berkurang dan menyebabkan ketidaknyamanan yang terus-menerus pada mikrovaskuler, makrovaskuler dan neuropati. Mengurangi distress dapat dilakukan dengan senam ergonimis. Senam ergonomis merupakan pengembangan yang memajukan posisi dan kemampuan beradaptasi sistem sensorik dalam aliran darah, memperkuat suplai oksigen ke otak besar, sistem pengapian untuk kadar korosif urat, kolesterol, dan glukosa. Motivasi di balik pemeriksaan ini adalah untuk mengurai dampak senam ergonomis terhadap distress lansia penderita diabetes melitus di Panti Jompo Guna Budi Bakti. Jenis penelitian ini One Group Pretest Posttest design dengan teknik pemeriksaan menggunakan sampel penelitian. Alat ukur yang digunakan adalah SOP senam ergonomis dan lembar observasi. Hasil dari pemeriksaan yang diperoleh melalui uji Wilcoxon Test yaitu adanya dampak senam ergonomis terhadap distress lansia dengan diabetes melitus di Panti Jompo Guna Budi Bakti. Senam ergonomis dapat mengurangi distress pada lansia dengan penderita diabetes mellitus.
Pengalaman dan Motivasi Berhubungan dengan Tingkat Kinerja Perawat selama Masa Pandemi Covid-19 Maisarah Siahaan; Popi Marlina Waruwu; Epi Yanto Laila; Herna Erly Yanti Lase; Sunarti Sunarti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.971

Abstract

Covid-19 ialah penyakit dimana mengganggu sistem pernapasan pada manusia yang baru dikenal masyarakat, dan menghebohkan dunia karena banyak menimbulkan kematian. Dampak dari Covid-19 terutama bagi masyarakat tanpa terkecuali, para petugas medis khususnya para perawat. Tuntutan kerja perawat terus naik sebab lonjakan orang teinfeksi virus Covid-19. Tujuan penelitian agar tau pengalaman perawat terhadap kinerja dan motivasi terhadap tingkat kinerja perawat selama masa pendemi Covid-19. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian analitik kolerasi serta memakai pendekatan cross sectional study. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di RSU. Royal Prima Medan dimana dilaksanakan bulan Maret 2022. Jumlah populasi 44 orang serta sampel 44 orang. Teknik pengumpulan data ialah lembar kuesioner. Hasl penelitian ini menjelaskan terdapat korelasi dari pengalaman serta kinerja perawat p=0,032 dan nilai (OR)=1.833 dan terdapat hubungan antara motivasi serta kinerja perawat nilai p =0,025 serta nilai (OR)=2, 636. Kesimpulan dalam penelitian ialah terdapat hubungan dimana baik antara pengalaman, motivasi serta kinerja perawat.
Efektivitas Active Assistive Range of Motion (Aarom) terhadap Kekuatan Otot Ektremitas Atas pada Pasien Stroke Non Hemoragik Muhammad Arman Azizi; Magdalena Christy Yolanda Manik; Natania Filiska Hulu; Okviyanti Telaumbanua; Sunarti Sunarti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1003

Abstract

Stroke terbagi menjadi dua jenis yaitu stroke non hemoragik atau iskemik dan stroke hemoragik. Stroke non hemoragik terjadi Ketika gumpalan darah ataupun partikel lain menghalangi pembuluh darah ke otak, Sebagian besar stroke (87%) adalah stroke non hemoragik. Stroke biasanya diderita oleh pasien dengan kelompok umur 55-64 tahun, 65-74 tahun, dan 75 tahun keatas. Pasien dengan penyakit stroke mengalami banyak gangguan yang terutama merupakan gangguan mobilitas, pasien sulit berjalan sebab mengalami gangguan pada kekuatan otot serta kemampuan tubuh buat menjaga keseimbangan. Latihan terapi merupakan satu dari beberapa cara untuk mempercepat pasien sembuh dari cedera dan penyakit stroke. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan terapi olahraga pada pasien stroke non hemoragik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan bentuk desain penelitian pre eksperimental dan menggunakan one group pretest-posttest pada desain yang dimana kelompok subjek atau responden diobservasi terlebih dahulu sebelum dilakukan intervensi. Responden diberikan latihan selama 6 hari. Pengaruh efektivitas latihan AAROM dapat dilihat dari hasil uji wilcoxon yang dimana diperoleh nilai -value .002 kecil nilainya daripada 0.05 yang dimana Ho ditolak dan Ha diterima. Pengaruh latihan AAROM terhadap pasien stroke non hemoragik pada kekuatan otot ekstremitas atas mengalami adanya peningkatan kekuatan motoric otot ekstremitas atas.