Kusniadi, Edi
Sekolah Arsitektur Perencanaan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Digitalisasi Ekonomi Pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung Maman Suryaman; Edi Kusniadi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Special Issue COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.054 KB) | DOI: 10.59141/comserva.v1i1.90

Abstract

Dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian menuntut pemerintah mengambil langkah reaksi cepat dalam menyelamatkan perkonomian masyarakat yang salah satunya adalah melakukan Transformasi Digital (digitalisasi ekonomi) yakni interaksi sosial yang sebelumnya lebih banyak dilakukan secara langsung (fisik) beralih ke interaksi tidak langsung (non-fisik) dengan tujuan memperoleh model Digitalisasai Ekonomi yang rendah interaksi langsung, membuat Sistem system pengelolaan usaha ntuk menghasilkan produktivitas dan efisiensi , melakukan Perubahan prilaku pelaku usaha dengan memanfaatkan teknologi digital dalam bentuk pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dan pendampingan tersebut, diselenggarakan Di Desa Cinunuk kecamatan Cileunyi kabupaten bandung dengan peserta pelaku usaha konveksi yang ada di daerah tersebut dengan jumlah peserta 44 orang melalui zoom Meeting dengan materi Pemahaman PP 7 tahun 2021 tentang Pemberdayaan, perlindungan Koperasi dan UMKM, Pengetahuan dan pemahan tentarng Usaha Kredit Rakyat (KUR) dan KUPEDES, cara membuat dan menggunakan aplikasi untuk mengurangi interaksi langsung, cara membuat dan menggunakan aplikasi pencatatan dan pembukuan menggunakan mikrosoft excel untuk usaha konveksi. Hasil pelatihan dan pendampingan tersebut menghasilkan aplikasi digital untuk mengurangi interaksi langsung dengan pemesan, penyedia bahan dan bagian produksi serta aplikasi untuk pencatatan dan pembukuan dengan mikrosoft excel untuk memudahkan pelaku usaha melakukan pencatatan dan pembukuan yang selama ini masih bersipat manual.
Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Produksi dan Pemasaran Jamur Tiram Berbasis Digital di Kabupaten Sumedang Jawa Barat Kartib Bayu; Yogi Makbul; Pringgo Dwiyantoro; Edi Kusniadi; Andhika Riyadi; Ari Nurfadillah; Ari Munawar; Gilang Fauzy M
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.168 KB)

Abstract

Terjadinya wabah pandemi Covid 19 berdampak terhadap penurunan permintaan jamur tiram segar, keterlambatan pengiriman, dan kualitas jamur cepat rusak, sehingga harga jual menjadi rendah bahkan sampai tidak bisa dijual. Para petani jamur tiram di Kabupaten Sumedang belum melakukan pengaturan produksi dan teknis pemasarannya dilakukan secara langsung. Dilain pihak jika produksi berkurang permintaan pasar tidak terpenuhi, padahal petani lain kelebihan produksi, akhirnya petani rugi karena produknya rusak dan tidak bisa dijual. Tujuan terapan inovasi adalah untuk mengetahui karakteristik pengusaha jamur dan kondisi usaha jamur pada masa pandemi Covid 19, dampak pandemi Covid 19 terhadap aktivitas usaha, dan membangun sistem informasi manajemen produksi dan manajemen pemasaran jamur tiram berbasis digital. Metode yang digunakan yaitu wawancara dan observasi lapangan, desain Platform digital, pembuatan platform digital, literasi Platform digital, Uji coba (treatmnent) lapangan, implementasi dan pendampingan pengoperasian dan pemanfaatan platform sistem informasi manajemen. Setiap tahapan kegiatan dilakukan kajian dan analisis. Unit analisisnya adalah pengusaha jamur sebanyak 21 orang di Kabupaten Sumedang. Teknis analisis adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil terapan inovasi menunjukkan bahwa karakteristik pengusaha jamur tiram berdasarkan umur, pendidikan, dan pengalaman berusaha jamur cukup memadai untuk mengelola usaha jamur secara profesional. Nilai omset usaha jamur tiram selama pandemi Covid 19 rata-rata Rp 10.839.524 per bulan dan penyerapanan tenaga kerja rata-rata 3 orang per perusahaan. Selama pandemi Covid 19 aktivitas usaha jamur tiram masih tetap beroperasi walaupun terjadi penurunan kapasitas produksi. Pembangunan platform digital sistem informasi manajemen produksi dan pemasaran jamur tiram telah mengakomodasi keragaman variasi objek yang menjadi komoditas dan pola kegiatan ekonomi dari pengusaha jamur. Implementasi platform digital sistem informasi manajemen produksi dan manajemen pemasaran, telah dapat memenuhi kebutuhan para pengguna, sebagian besar sudah paham dalam pengoperasian dan pemanafaatan platform serta informasi yang disajikan sudah lengkap sesuai dengan kebutuhan para pengusaha jamur. Kata Kunci : Manajemen Produksi, Manajemen Pemasaran, Jamur Tiram, dan Platform digital