Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) di PT. Jawa Gas Indonesia Galang Karisma Angkasa; Didi Samanhudi
JUMINTEN Vol 2 No 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.918 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.260

Abstract

PT. Jawa Gas Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang gas medis dan gas industri. Produk gas yang dihasilkan yaitu C2H2 (gas asetilen), CO2 (karbon dioksida), O2(Oksigen), Ar (gas aron), N2 (nitogren) yang digunakan dalam dunia medis dan industri. Dalam prosesnya pengisian tabung dan pemindahan tabung gas dilakukan oleh operator secara manual sehingga pada indsutri gas memiliki resiko kecelakaan kerja yang tinggi baik pada proses operasional maupun lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya keselamatan dan kesehatan perkerja, meninjau risiko bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan selama bekerja dan memberikan pengendalian penanganan dari faktor-faktor risiko kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat implementasi program keselamatan dan kesehatan kerja di PT. Jawa Gas Indonesia yaitu sebesar 74,07% yang termasuk dalam kategori sedang (kuning). Sedangkan indentifikasi mengenai potensi bahaya pada perusahaan terdapat 15 potensi bahaya.
Analisis Strategi Pemasaran Produk Detergen dengan Metode SWOT dan Boston Consulting Group (BCG) di PT. XYZ Fitriana Shinta Devi; Didi Samanhudi
JUMINTEN Vol 2 No 3 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.964 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i3.276

Abstract

PT.XYZ merupakan salah satu perusahaan industri yang bergerak di bidang produk rumah tangga. Produk yang diproduksi oleh PT. XYZ salah satunya adalah detergen. Permasalahan yang sedang dihadapi oleh PT. XYZ adalah pada tingkat penjualan produk detergen merek x yang tidak mengalami peningkatan/perubahan selama 4 tahun terakhir atau dapat dikatakan mengalami kondisi stagnan, Sehingga dibutuhkan strategi pemasaran untuk menghadapi persaingan bisnis, terutama persaingan pada perusahaan yang memiliki produk bisnis yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pemasaran yang tepat dengan menggunakan metode Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat (SWOT) dan Boston Consulting Group (BCG) di PT. XYZ. SWOT merupakan metode yang dapat digunakan untuk menentukan dan menghasilkan strategi terbaik dengan mempertimbangkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari perusahaan. BCG merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui posisi perusahaan dengan mempertimbangkan pertumbuhan pasar dan pangsa pasar. Dari perhitungan yang telah dilakukan, dihasilkan nilai 0.346 dan -0.291. Nilai tersebut memiliki arti bahwa diagram SWOT mengarah pada kuadaran II yaitu ST (Strength-Threat). Sedangkan untuk metode BCG didapatkan bahwa posisi perusahaan berada di kuadran tanda tanya (Question Marks) hal tersebut memiliki arti bahwa perusahaan memiliki pertumbuhan pasar yang tinggi akan tetapi pangsa pasarnya rendah.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN DISTRIBUSI DENGAN METODE PHYSICAL DISTRIBUTION SERVICE QUALITY (PDSQ) DI PT. X Francisca Ocsylia; Farida Pulansari; Didi Samanhudi
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 14 No 1 (2019): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.295 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v14i1.26

Abstract

Di era persaingan bisnis yang sangat kompetitif saat ini, perusahaan harus mampu menyusun strategi yang tepat agar dapat mempertahankan kepuasaan dan loyalitas pelanggan. Loyalitas pelanggan akan dapat dipertahankan dan terwujud apabila perusahaan memberikan kualitas layanan yang sesuai dengan persepsi dan harapan pelanggan. Loyalitas pelanggan juga mengekspresikan perilaku yang berkaitan dengan produk maupun jasa. PT X merupakan perusahaan distributor alat kesehatan di daerah Jawa Timur. Alat kesehatan yang dijual di perusahaan ini antara lain kursi roda, perban, kantong darah, masker, dan lain-lain. Kegiatan yang dilakukan PT. X mengambil produk-produk alat kesehatan dari beberapa perusahaan, menyimpan, serta mengantarkannya kepada konsumen. PT. X memiliki armada pengangkutan sendiri untuk mengantar pesanan ke tempat konsumen. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas pelayanan distribusi di PT. X dan memberikan usulan perbaikan terhadap pelayanan. Dari hasil analisa penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kualitas pelayanan di PT. X belum memuaskan karena 27,27% indikator empiris kualitas layanan distribusi bernilai negatif atau belum sesuai dengan ekspektasi konsumen. Usulan perbaikan kualitas layanan distribusi di PT. X, yaitu: menambah armada baru atau memaksimalkan muatan barang dalam satu amarda, menetapkan prioritas utama pengiriman produk ke pelanggan yang terdekat terlebih dahulu. Disamping itu perusahaan juga perlu membuat batas minimum stok dengan memperhitungkat lead time dan melakukan evaluasi dalam pengendalian persediaaan. Penambahan jumlah Customer Service dan melakukan pencatatan rutin setiap ada komplain dari konsumen serta melakukan evaluasi untuk melakukan perbaikan.
ANALISIS PANGSA PASAR DETERGEN BUBUK DAN PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN PADA MEREK YANG MEMILIKI PANGSA PASAR TERKECIL DENGAN METODE MARKOV CHAIN DAN SWOT DI WILAYAH SURABAYA TIMUR Winda Ayu Lestari; Didi Samanhudi; Endang Pudji Wati
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 14 No 2 (2019): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.494 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v14i2.52

Abstract

Perkembangan perekonomian yang semakin dinamis membuat tingkat persaingan semakin meningkat. Saat ini pangsa pasar detergen bubuk tidak menentu tiap tahunnya. Perubahan pangsa pasar yang dinamis, salah satunya dikarenakan semakin banyak merek yang ada di pasaran dapat mengakibatkan konsumen berpindah dari satu merek ke merek lainnya. Dengan adanya permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian menggunakan metode Markov Chain untuk mengetahui posisi pangsa pasar yang akan datang masing-masing detergen bubuk lalu menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat dalam merebut pangsa pasar untuk produk yang memiliki pangsa pasar terkecil. Dari hasil penelitian posisi pangsa pasar hingga mencapai kondisi kemantapan pasar (Equilibrium) pada periode ke 31 (Juli 2021) untuk Rinso 40 %, Daia 20,8%, So Klin 18,8%, Attack 12,9% dan Molto 7,5%. Merek yang memiliki pangsa pasar terkecil adalah Molto, maka strategi yang dapat diterapkan oleh Molto detergen agar mampu merebut pangsa pasar adalah menambah variasi keharuman dan meningkatkan kualitas dengan desain kemasan yang lebih menarik dan harga lebih murah, memperbanyak diskon dan promo dengan tetap mempertahankan kualitas, meningkatkan promosi dengan memperbanyak iklan disemua media dan mengadakan event edukasi pasar agar lebih dikenal oleh masyarakat, menjaga ketersediaan produk selalu ada disetiap lokasi penjualan agar dapat mempertahankan ketersediaan stok di pasaran.
PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI PRODUK GAS UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA DISTRIBUSI DENGAN METODE CLARKE & WRIGHT SAVING DI CV. SURYA INTI GAS Rina Wahyu J; Didi Samanhudi; Akmal Suryadi
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 13 No 1 (2018): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.602 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v13i1.64

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk mengatasi permasalahan rute distribusi yang ada di perusahaan. Perusahaan sudah memiliki rute sendiri untuk mendistribusikan produknya tetapi, tidak mempertimbangkan jarak terdekat. Hal ini mengakibatkan biaya distribusi yang mahal. Masalah ini akan diselesaikan dengan Metode Clarke and Wright Saving. Digunakannya metode Clarke and Wright Saving ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memecahkan persoalan rute distribusi sehingga diperoleh jarak terpendek atau jarak optimal yang akan menjadi rute pendistribusian produk gas, sehingga tidak mengakibatkan pemborosan dari segi waktu, jarak, dan biaya pendistribusian. Dari hasil pengolahan data rute distribusi Metode Clarke and Wright Saving didapat diketahui total jarak tempuh yang dilaui perusahaan yaitu 1298,1 Km, total waktu distribusi 2777,3 menit dan biaya distribusi yang dikeluarkan sebesar Rp. 444.534.192,-/tahun dan penghematan jarak sebanyak 37,2 Km, penghematan waktu sebesar 58,8 menit, untuk penghematan biaya sebesar Rp. 5.517.504,-/tahun. Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa Metode Clarke and Wright Saving lebih baik dari metode awal perusahaan.
PENJADWALAN PRODUKSI BETON U-DITCH DENGAN METODE CAMPBELL DUDECK SMITH, PALMER DAN DANNENBRING UNTUK MEMINIMUMKAN MAKESPAN DI PT. VARIA USAHA BETON GRESIK Handoyo Handoyo; Dwi Sukma; Didi Samanhudi
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 12 No 2 (2017): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.437 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v12i2.85

Abstract

PT.Varia Usaha Beton merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri beton. Sistem penjadwalan PT. Varia Usaha Beton saat ini menggunakan aturan FCFS (First Come First Serve). Dalam memenuhi permintaan dari konsumen PT. Varia Usaha Beton sering mengalami keterlambatan dalam pengiriman beberapa produk khususnya terjadi pada produk beton u-ditch, hal ini dikarenakan pada sistem penjadwalannya yang kurang efektif, dimana aturan FCFS ini tidak mempersoalkan singkat atau lamanya waktu proses. Untuk itu perlu dilakukan penjadwalan produksi secara optimal sehingga dapat meminimumkan makespan (total waktu penyelesaian). Dalam penelitian ini diusulkan suatu penjadwalan produksi dengan menggunakan metode Campbell Dudeck Smith, Palmer dan Dannenbring. Didapatkan hasil dari penjadwalan produksi berdasarkan metode riil perusahaan menghasilkan makespan sebesar 13123,27 menit. Dengan menerapkan metode usulan yaitu Campbell Dudeck Smith, Palmer, dan Dannenbring maka dapat diketahui bahwa metode Campbell Dudeck Smith memberikan urutan penjadwalan yang optimal yaitu job 4 – job 1 – job 2 – job 5 – job 3 dengan makespan sebesar 12493,16 menit dengan penghematan waktu sebesar 630,11 menit.
Analisa Kecelakaan Kerja pada Storage Minyak Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification and Risk Analysis (HIRA) di PT. Nur Jaya Energi Prima Dwi Dzaldi; Didi Samanhudi
JUMINTEN Vol 2 No 6 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.51 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i6.345

Abstract

Nur Jaya Energi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan dan pendistribusian bahan bakar minyak di wilayah Republik Indonesia. Tujuannya yakni membantu kelancaran pendistribusian bahan bakar di seluruh wilayah, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada customer. Produk gas yang dihasilkan yaitu Dexlite, Solar B30 (HSD), yang digunakan dalam pendistribusian bahan bakar minyak. Metode ang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Job Safety Analysis(JSA) dan Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA) Dari beberapa kasus kecelakaan kerja proses pemindahan minyak yang terjadi di perusahaan PT. Nur Jaya Energi, sepanjang tahun 2020 - 2021 angka kecelakaan kerja mencapai sekitar 59 kasus. Jumlah kecelakaan kerja yang terjadi tahun kemarin meningkat satu persen dibandingkan kasus tahun sebelumnya. Dari angka tersebut, sekitar 50 persen terjadi pada lingkungan kerja seperti kebocoran pipa, terjepit penutup tangka, tergelincir saat pengisian dan sisanya di luar lingkungan kerja seperti kebakaran. Pada tahun 2020 memiliki jumlah kecelakaan tertinggi, namun tingkat potensi kecelakaan pada storage minyak yang lain akan semakin meningkat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian sebagai bahan evaluasi dan untuk melindungi kepentingan pekerja dan perusahaan itu sendiri, sehingga meningkatkan jumlah efektifitas dan efesien pekerja. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja maka perlu dilakukan pengendalian.
Company Performance Measurement Analysis PT. Romi Violeta Sidoarjo Using Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence Elvina Sinta Dewi; Didi Samanhudi
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.4500

Abstract

This research aims to assess the level of company performance using the Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence with software SPSSRomi Violeta Sidoarjo, a rattan and wood furniture company, specializing in wicker and wood garden furniture. Performance measurement based on financial aspects alone causes the company not to know specifically what factors cause the company's performance to decline. The results of this study are the company's performance position is in the Emerging Industry Leader with a score of 627.01 and based on the recapitulation of the assessment of each variable it can be seen that in the company's employee performance the highest value is in the category of human resource focus, which is 78.37% which means the company always maintains good relations with employees, while the lowest value is in the business results category, which is 56.29%, which means that it still has to pay attention to matters relating to the development of organizational capabilities and its renewal of the main business environment. The results of this study are expected to be considered by the leadership regarding evaluating the performance of company employees to be in an excellent condition.
Analisis Strategi Pemasaran dengan Metode SWOT Strategic dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) pada CV. Laskin Beauty. Anissa Reza Salbila; Didi Samanhudi
JUMINTEN Vol 3 No 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.615 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v3i1.362

Abstract

Saat ini skincare dapat dikatakan sebagai kebutuhan primer terutama untuk kalangan wanita. Banyak brand yang mulai bermunculan dengan berbagai inovasi produk mereka untuk kebutuhan masyarakat membuat perusahaan harus meningkatkan strategi pemasaran untuk dapat bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan alternative strategi pemasaran untuk produk Darkspot Serum pada CV. Laskin Beauty yang mengalami penurunan penjualan. Metode yang digunakan adalah SOAR (Strength, Opportunities, Aspiration, Result) yang digunakan untuk mengetahui di posisi manakah perusahaan saat ini dan juga menentukan alternative strategi pemasarannya. Lalu metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) digunakan untuk menentukan skor tertinggi alternative strategi dan juga menentukan strategi prioritasnya. Setelah dilakukan analisis, didapatkan kesimpulan alternative strategi dengan skor tertinggi pada nilai 2,38 yaitu menggunakan content creator/social media specialist untuk memberikan product knowledge kepada customer yang diunggah di media sosial penjualan dalam bentuk video maupun foto mengenai informasi detail produk (harga, kandungan, daya tahan, kegunaan, cara pemakaian) dan juga informasi mengenai promosi atau diskon pada event tertentu.
Analisis Tingkat Kualitas Layanan E-Commerce XYZ Menggunakan Metode E-Service Quality Nabila Aqiila Sande; Didi Samanhudi
JUMINTEN Vol 3 No 1 (2022): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.905 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v3i1.365

Abstract

E-Commerce XYZ merupakan e-commerce dengan reputasi brand yang baik. E-Commerce XYZ memungkinkan setiap individu untuk membuka, memperluas, dan menjalankan bisnis online mereka secara mudah dan terbebas dari biaya dan juga dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih mudah. Meskipun e-commerce XYZ memiliki reputasi yang baik, masih terdapat keluhan yang menyatakan ketidakpuasannya terhadap kualitas layanan yang dirasakan, seperti pengiriman yang tidak melebihi estimasi, respon yang lambat, dan lain sebagainya. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kualitas layanan e-commerce XYZ berdasarkan rasa puas yang dirasakan oleh pengguna. Penelitian ini menggunakan metode E-Service Quality, yaitu dengan membandingkan antara persepsi pengguna dengan harapan pengguna. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, kualitas layanan yang diberikan e-commerce XYZ berdasarkan tujuh dimensi e-service quality memiliki gap negatif sebesar -0,58 dengan nilai persepsi yaitu 3,86 dan nilai harapan yaitu 4,44. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan yang diberikan belum memenuhi apa yang diharapkan oleh pengguna dikarenakan nilai persepsi yang belum melebihi nilai harapan. Adapun dimensi e-service quality yang dapat diusulkan menjadi prioritas perbaikan untuk ditingkatkan yaitu dimensi kompensasi.