Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisa Kegagalan Call pada BTS Flexi di PT TELKOM Kandatel Banda Aceh Hubbul Walidainy; Teuku Yuliar Arif
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.18 KB) | DOI: 10.17529/jre.v9i1.170

Abstract

Telkom Flexi merupakan telepon seluler berbasisCDMA (Code Division Multiple Access), produk ini dirancangmampu menghindari gangguan suara dan lemahnya sinyal.Namun sebagai seluler berbasis CDMA pertama di BandaAceh, Telkom Flexi masih harus dihadapi oleh masalahkegagalan komunikasi (call failure). Kegagalan komunikasiini disebabkan oleh beberapa faktor seperti terjadinyablocked call, drop call dan signalling failure. Dari hasil analisadidapat bahwa rata-rata drop call dari bulan Januari hinggaMaret untuk BTS BNAC sebesar 0,95 %, Darussalam 1,62%, Lambaro 1,50 % dan Keutapang 1,34 %. Blocked callrates tertinggi terjadi pada bulan Februari sebesar 0,13 %pada BTS Lambaro. Access failure, drop call, dan signallingfailure terjadi karena kondisi RF yang buruk, hal inidisebabkan antara lain daya terima MS yang rendah hanyamencapai -108 hingga -95 dBm dan FER yang lebih besardari 1 %. Kegagalan call pada BTS Flexi juga disebabkankarena adanya handover failure dan Link failure padahubungan BTS dan BSC.
Analisa Kinerja TCP HYBLA pada Jaringan Wireless Mesh Network (WMN) Riwanul Nasron; Teuku Yuliar Arif; Rizal Munadi
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 2, No 1 (2019): edisi khusus
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v2i1.1418

Abstract

Wireless Mesh Network  (WMN) merupakan topik penelitian yang menarik dan populer beberapa tahun terakhir. Jaringan WMN adalah jaringan komunikasi yang terdiri dari node mesh, router mesh, gateway, dan mesh klien. Jaringan yang dibentuk bisa berupa homogen dan juga heterogen. Kinerja WMN sangat berhubungan dengan TCP. Transport Control Protocol (TCP) adalah connection oriented protokol pada lapisan transport. TCP awalnya dirancang untuk jaringan kabel tetapi juga berkinerja baik dalam jaringan nirkabel. Untuk itu TCP Hybla hadir untuk bekerja pada jaringan yang heterogen. Untuk itu didalam penelitian ini akan dilakukan analisis kinerja TCP Hybla yang berjalan pada WMN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian experimental dengan menggunakan network simulator NS-3 untuk mengetahui kinerja TCP Hybla pada WMN. Hasil dari penelitian ini adalah mendapatkan data kinerja TCP Hybla pada WMN yaitu throughput dan cwnd.
Peningkatkan Keamanan ElGamal Menggunakan CNN dan Rolling Hash untuk Generasi Kunci dalam Enkripsi Gambar Fauzi, Achmad; Arif, Teuku Yuliar; Away, Yuwaldi; Roslidar, Roslidar
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 7 No. 3 (2026): JUTIF Volume 7, Number 3, June 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2026.7.3.4484

Abstract

The large scale exchange of digital images requires security mechanisms that are robust not only at the cryptographic algorithm level but also in the key generation process, which is often the weakest component of the system. In conventional ElGamal schemes, security may degrade due to static entropy sources and predictable key patterns. This study proposes an ElGamal key generation model based on a pipeline of Convolutional Neural Networks (CNNs) and a rolling hash function, utilizing visual image content as an adaptive entropy source. The CNN extracts latent features through a fully connected layer, while the rolling hash enhances diffusion and key sensitivity to minor image variations. The model was evaluated using the CIFAR-10 dataset in PNG, WEBP, and JPG formats. Experimental results show stable key generation times ranging from 0.426 to 0.444 ms, with high entropy values between 7.98 and 7.99 bits, indicating strong randomness and resistance to prediction. Strong diffusion characteristics were also observed (PSNR 5.94 dB, SSIM −0.24, MAE 0.43). During encryption, WEBP achieved the fastest processing time (0.48 ms), followed by PNG (1.01 ms) and JPG (15.39 ms), while PNG demonstrated the highest size efficiency with a reduction of up to 70.6%. Decryption remained highly reliable, with success rates exceeding 97% across all formats. Overall, the results confirm that integrating CNNs and rolling hash significantly enhances ElGamal key generation security without compromising decryption reliability or image quality.