Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

THE ROLE OF INNOVATION WORK BEHAVIOR IN MEDIATING SOCIAL SUPPORT AND WORK ENGAGEMENT ON SIDEDIWASDA OPERATOR PERFORMANCE Wicaksono, Prayogi; Arik Susbiyani; Amalina Maryam Zakiyyah
Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity Vol. 2 No. 1 (2025): Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity
Publisher : PT ANTIS INTERNATIONAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/icossh.v2i1.214

Abstract

Objective: The implementation of public service innovations is a pivotal step towards enhancing governance effectiveness. This study examines the role of social support, work engagement, and innovative work behavior (IWB) in improving the performance of operators using the SIDEDIWASDA application in Banyuwangi Regency. Despite its potential, challenges in optimizing application utilization indicate performance gaps among operators. This study aims to analyze the direct and indirect effects of social support and work engagement on operator performance, mediated by IWB. Method: Using a quantitative descriptive and verifiable approach, data were collected from 124 respondents through purposive sampling. The analysis utilized the Structural Equation Model (SEM) with WarpPLS. Results: Results indicate that social support and work engagement have significant direct effects on operator performance, with path coefficients of 0.298 and 0.249, respectively (p = 0.001). Both variables also significantly influence IWB (0.394 and 0.384, p = 0.001). Furthermore, IWB significantly enhances performance (0.346, p = 0.001) and mediates the effects of social support (0.136, p = 0.014) and work engagement (0.133, p = 0.016) on performance. Novelty: This study concludes that fostering innovation behaviors through supportive work environments and engaged employees enhances operator performance. It recommends continuous capacity-building programs and collaborative work cultures to maximize application effectiveness and deliver superior public services.
PENGARUH FINANCIAL SKILL DAN FINANCIAL ATTITUDE TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN FINANCIAL KNOWLEDGE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA UMKM DI KABUPATEN JEMBER Sugeng Hariadi; Arik Susbiyani; Budi Santoso; Astrid Maharani
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): Edisi Mei - Agustus 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial skill dan financial attitude terhadap kinerja keuangan UMKM dengan financial knowledge sebagai variabel intervening. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya peran UMKM dalam perekonomian Indonesia serta masih rendahnya kualitas pengelolaan keuangan yang berdampak pada kinerja usaha. Kinerja keuangan mencerminkan kemampuan usaha dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien, sehingga diperlukan dukungan keterampilan, sikap, dan pengetahuan keuangan yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif dan desain kausalitas. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 100 pelaku UMKM di Kabupaten Jember yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial skill, financial attitude, dan financial knowledge berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Selain itu, financial skill dan financial attitude juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial knowledge. Temuan lain menunjukkan bahwa financial knowledge mampu memediasi pengaruh financial skill dan financial attitude terhadap kinerja keuangan. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja keuangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan sikap keuangan, tetapi juga oleh tingkat pemahaman keuangan pelaku usaha. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam aspek keterampilan, sikap, dan pengetahuan keuangan guna mendukung keberlanjutan usaha secara optimal.