Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengembangan Rekomendasi Rute Berdasarkan Personalisasi Point-of-Interest dengan Menerapkan Metode Analytical Hierarchy Process Nitama Nurlingga Yotifa; Hari Ginardi; Nurul Fajrin Ariyani
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i1.83246

Abstract

Pandemi covid-19 memberi dampak pada sektor pariwisata. Hal ini dikarenakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat guna mengurangi penyebaran Virus Corona. Namun hal tersebut menyebabkan penurunan kunjungan wisatawan pada tempat wisata, termasuk kebun binatang yang menyebabkan kurangnya biaya untuk melakukan perawatan hewan. Maka dari itu perlu dilakukan inovasi agar dapat lebih menarik wisatawan. Inovasi yang dilakukan adalah dengan membangun aplikasi mobile rekomendasi rute yang berbabis Android. Hasil akhir dari aplikasi ini adalah berupa rekomendasi rute berdasarkan Point of Interest (POI) setiap pengunjung. Pada aplikasi yang Bernama Gembira Loka Zoo ini, pengunjung akan diminta untuk mengisi kuisioner. Jawaban kuisioner tersebut akan dihitung dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan menghasilkan nilai-nilai untuk setiap rute. Nantinya akan dipilih sebuah rute dengan nilai tertinggi yang dijadikan rute rekomendasi. Kemudian rute tersebut akan ditampilkan dalam bentuk peta dengan gambar rute dan poin-poin objek yang akan dilewati pengunjung.
Reusability ontology in business processes with similarity matching Meida Cahyo Untoro; Riyanarto Sarno; Nurul Fajrin Ariyani
Jurnal Informatika Vol 12, No 1: January 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v12i1.a7175

Abstract

The working technology will provide information and knowledge. Information and technology can be developed in various ways, by reusing the technologies. In this study modeled the ontology of SOPs using protégé. Ontology will be matched between ontology A and B to obtain similarity and reuse ontology to create a more optimal ontology. Matching is a matching process between both ontologies to get the same value from both ontologies. Jaro-Winkler distance is used to find commonality between ontology. The result of the Jaro-Winkler distance has a value of 0 and 1, in matching will be obtained value close to 0 or 1. On matching ontology obtained two tests using 40% SPARQL query. In the test it uses Jaro-Winkler distance with a value of 0.67. This research yields matching value between ontology A and ontology B which is the same so that reuse ontology can be done for better ontology
Building a Spatio-Temporal Ontology for Artifacts Knowledge Management Nurul Fajrin Ariyani; Daniel Oranova Siahaan
IC-ITECHS Vol 1 (2014): Prosiding IC-ITECHS 2014
Publisher : IC-ITECHS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.776 KB)

Abstract

The knowledge that embedded in a historical artifact can have multidimensional information, such as time (temporal) and place (spatial) dimension. The temporal dimension indicates when the artifact had been used in the past, while spatial dimension points the location of people who had been using it at the time. Both of these information provide a general overview of the civilization conditions at the artifacts time. In most cases, the spatio-temporal information that attached to an artifact can be used to furnish the missing information of the other artifacts. If the museum managers are able to connect artifacts based on their spatio-temporal information, presenting artifacts historical value to visitors will be more continuous and complete. However, this kind of management needs could not be facilitated by any existing conventional database systems today. The author proposed an ontology approach for storing artifacts’ spatio-temporal information in digital form. This ontology is equipped with rules to perform reasoning thus spatio-temporal information among artifacts could be connected automatically. The result shows that the spatio-temporal ontology can be implemented in order to complete information linkage among the artifacts.
Perbaikan dan Pemanfaatan Aplikasi Android Pencatatan Hewan Ternak (Siternak) di Desa Binaan LAZ Al-Azhar Nurul Fajrin Ariyani; Adhatus Solichah Ahmadiyah; Abdul Munif; Ratih Nur Esti Anggraeni; Kelly Rossa Sungkono; Riyanarto Sarno
Sewagati Vol 6 No 5 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.834 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i5.206

Abstract

Sistem Informasi Pencatatan Data Ternak (Siternak) merupakan aplikasi yang dibangun untuk mempermudah para peternak dalam melakukan pencatatan ternak di desa binaan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar. Selain menghemat waktu, aplikasi ini juga bertujuan untuk meminimalkan sumber daya dalam pencatatan data ternak. Aplikasi Siternak yang berjalan pada platform Android sebelumnya memiliki keterbatasan. Fungsionalitas aplikasi tersebut hanya dapat berjalan dalam keadaan online atau ketika perangkat pengguna terhubung dengan koneksi internet. Batasan ini cenderung menghambat peternak mengingat sebagian besar lokasi desa binaan berada di daerah dengan infrastruktur jaringan internet yang kurang memadai, sehingga peternak sulit untuk mendapatkan koneksi internet yang stabil. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini tim pengabdi melakukan perbaikan aplikasi dengan mengimplementasikan manajemen offline storage. Pengembangan ini bertujuan agar aplikasi tetap dapat berfungsi dengan baik meskipun dalam keadaan tidak sedang terhubung dengan koneksi internet. Adanya perbaikan aplikasi menjadi versi terbaru menuntut kebutuhan sosialisasi agar para pengguna aplikasi memahami cara kerja sistem dan mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri. Kegiatan pengabdian juga meliputi penyusunan materi sosialisasi mandiri berupa buku petunjuk penggunaan dan video tutorial yang dapat diakses oleh umum. Berdasarkan hasil kuisioner kepuasan pengguna aplikasi, dapat disimpulkan bahwa aplikasi dapat beroperasi dengan lancar dan dapat membantu pengguna dalam mengelola data ternaknya secara efisien.
Pendampingan Pengurusan Ijin Edar dan Sertifikasi Halal Produk Usaha Mikro dan Kecil Adhatus Solichah Ahmadiyah; Riyanarto Sarno; Ratih Nur Esti Anggraini; Nurul Fajrin Ariyani; Abdul Munif; Shintami Chusnul Hidayati
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4543.856 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.248

Abstract

Ijin edar dan sertifikasi halal merupakan jaminan kualitas produk mitra Usaha Mikro dan Kecil (UKM). Kurangnya informasi, pembinaan, dan stigma kerumitan proses pemenuhan standar pangan dan sertifikasi halal dialami kebanyakan mitra UKM. Strategi pengabdian masyarakat yang telah kami lakukan berupa pelatihan kelas halal, pendampingan pembuatan nomor induk berusaha, pendampingan melengkapi syarat pengajuan ijin Produk-Industri Rumah Tangga (P-IRT), dan pendampingan pengajuan sertifikasi halal. Mitra yang kami libatkan berjumlah 13 mitra yang menjual produknya di kantin kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan pengusaha di sekitar Surabaya. Hasil dari kegiatan ini berupa produk Nomor Ijin Berusaha (NIB), QR code binaan Pusat Kajian Halal ITS, dan dokumen pengurusan sertifikasi halal.
Merintis Kafetaria Halal di Institut Teknologi Sepuluh Nopember: Penelusuran Bahan Pangan Halal Adhatus Solichah Ahmadiyah; Riyanarto Sarno; Nurul Fajrin Ariyani; Abdul Munif; Kelly Rossa Sungkono; Shintami Chusnul Hidayati; Dini Adni Navastra
Sewagati Vol 6 No 5 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.723 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i5.274

Abstract

Kantin kampus merupakan fasilitas vital yang menyediakan kebutuhan pangan bagi sivitas akademika. Seiring perkembangan jaman, variasi makanan dan minuman yang dijual semakin beragam. Namun, kehalalan produk yang dijajakan belum terjamin. Umumnya, produk yang dijual di kantin adalah makanan siap santap, makanan ringan dan aneka minuman produk olahan UMKM atau pedagang yang menyewa tempat di kantin dimana UMKM dan penjual tersebut umumnya belum memiliki sertifikasi halal atau ijin edar yang jelas. Pemahaman UMKM penyedia makanan dan minuman mengenai halal pun belum mendalam. Hal ini lah yang mendorong tim pengabdian masyarakat untuk merintis berdirinya kantin halal di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember dengan memulai dari pemberian pemahaman tentang halal-haram yang benar dan menyeluruh kepada penjual di kantin dan UMKM penyuplai makanan dan minuman yang dijajakan di kantin kampus. Dengan pemberian pelatihan kelas halal dan pendampingan diharapkan mitra UMKM dan penjual dapat mengamalkan pemahaman yang didapatkan dan lebih hati-hati dalam memilih bahan baku dan memroses bahan tersebut hingga menjadi produk Sehingga nantinya berdampak pada meningkatnya rasa aman dan nyaman bagi para pembeli, sivitas akademika ITS, yang mayoritas beragama Islam.
Rancang Bangun dan Pemanfaatan Teknologi Barcode dalam Sistem Informasi Data Ternak di Desa Binaan LAZ Al-Azhar Nurul Fajrin Ariyani; Navinda Meutia; Adhatus Solichah Ahmadiyah; Kelly Rossa Sungkono; Riyanarto Sarno; Abdul Munif; Shintami Chusnul Hidayati
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.57 KB)

Abstract

Para peternak umumnya meningkatkan kualitas hewan ternaknya dengan cara mengawinkan silang antara dua ras hewan ternak yang berbeda untuk didapatkan hasil peranakan yang lebih baik. Namun dalam perkawinan silang ini harus dicatat dengan jelas asal bibit dan keturunannya untuk menghindari kemungkinan peranakan yang cacat atau kurang baik. Peranakan cacat ini bisa dihasilkan dari perkawinan keturunan ternak yang terlalu dekat, misalnya antara pejantan dengan betina anak turunannya. Selama ini, para peternak kambing di desa binaan LAZ Al-Azhar mencatat data perkawinan, pemberian vaksin, serta kondisi kesehatan kambing secara manual menggunakan buku. Namun hal ini akan sangat menyusahkan apabila jumlah kambing yang diternakkan sangat banyak, terlebih data yang harus dicatat juga rumit. Dengan adanya Sistem Informasi Data Ternak (Siternak) yang memanfaatkan penggunaan teknologi barcode, diharapkan para peternak dapat terbantu dalam melakukan pencatatan dan penilikan perkawinan kambing secara cepat dan mudah. Kode barcode akan dicetak dan dikalungkan ke leher ternak. Kalung tersebut sewaktu-waktu dapat dipindai menggunakan alat scanner atau kamera handphone untuk melihat data ternak secara detil melalui perangkat bergerak. Berdasarkan pengujian yang dilakukan terhadap peternak pada saat pelaksanaan kegiatan pengabdian, disimpulkan bahwa Siternak dapat dioperasikan dengan cukup mudah dan dapat membantu pengguna mengelola data ternaknya secara efisien. Pelaksanaan kegiatan pengabdian mulai dari pembangunan sistem hingga siap diberikan kepada pihak mitra membutuhkan waktu delapan bulan.
Chatbot Model Development Using BERT for West Sumatera Halal Tourism Information Hafidz, Irmasari; Mukti, Bayu Siddhi; Naseela, Qudsiyah Zahra Ilham; Yudistira, Ahmadhian Daffa; Purnama, I Putu Adhitya Pratama Mangku; Ariyani, Nurul Fajrin; Astuti, Hanim Maria; Tjahyanto, Aris
Halal Research Vol 4 No 2 (2024): July
Publisher : Halal Center ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j22759970.v4i2.1819

Abstract

Halal tourism in Indonesia is growing rapidly, highlighting the need for Muslim halal tourism information that gives unique and relevant information for traveller. However, providing timely and reliable information, specifically related to halal tourism remains a challenge. This research aims to address this by developing a chatbot model using BERT for West Sumatra’s halal tourism. A total of 1,125 questions were prepared, divided into nine categories or labels with 125 questions each. Eighty percent (900 questions) was used to fine-tune the BERT-base-multilingual-uncased model, while 20% (225 questions) was used for evaluation. The model was fine-tuned using BertForSequenceClassification for three epochs with a batch size of 32. The chatbot demonstrated high performance, with an overall accuracy of 0.96. However, the lowest precision value was 0.89 for “budaya” (or culture) and “kuliner” (or culinary) labels, and the lowest recall value was 0.64 for the “belanja” (or shopping) label, yielding an F1-score of 0.78. This study describes chatbot model development, from data collection and pre-processing to experimental setup and model training using a fine-tuned BERT-base-multilingual-uncased model. The chatbot model can group user queries into specific purposes and respond to a predefined list. However, one label (e.g “belanja” or shopping) may have the lowest recall due to a poor training dataset and query variation.
IMPERSONATION METHOD ON AUTHORIZATION SERVER USING CLIENT-INITIATED BACK-CHANNEL AUTHENTICATION PROTOCOL Rizky Januar Akbar; Nurul Fajrin Ariyani; Adistya Azhar; Andika Andra
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 19, No. 1, Januari 2021
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v19i1.a1022

Abstract

There is an impersonation (login as) feature in several applications that can be used by system administrators who have special privileges. This feature can be utilized by development and maintenance teams that have administrator rights to reproduce errors or bugs, to check specific features in applications according to the specific users’ login sessions. Beside its benefits, there is a security vulnerability that allows administrators to abuse the rights. They can access users’ private data or execute some activities inside the system without account or resource owners’ consents.This research proposes an impersonation method on authorization server using Client-Initiated Back-channel Authentication (CIBA) protocol. This method prevents impersonation without account or resource owners’ consent. The application will ask users’ authentication and permission via authentication device possessed by resource owners before the administrator performs impersonation. By utilizing authentication device, the impersonation feature should be preceded by users’ consent and there is no direct interaction needed between the administrator and resource owners to prove the users’ identities. The result shows that the implementation of CIBA protocol can be used to complement the impersonation method and can also run on the authorization server that uses OAuth 2.0 and OpenID Connect 1.0 protocols. The system testing is done by adopting FAPI CIBA conformance testing.
KEYWORD IDENTIFICATION IN SCIENTIFIC JOURNAL PUBLICATION CONTENT FOR CASE STUDY ITS ONLINE PUBLICATION (POMITS) SEARCHING Abdul Munif; Nurul Fajrin Ariyani; Khairunnisa’ Rahma Mardiyani
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 21, No. 1, January 2023
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v21i1.a1187

Abstract

ITS Online Publication (POMITS) is a publication journal for ITS undergraduate students. Many articles are published in it, and they are often needed as reference material for other student research. The search process is still based on title, abstract, author's name, and keywords. The data is still entered manually by the author. This process allows the selection of less appropriate keywords. So an effort is needed so that the choice of these keywords can be more precise and represent the article.The purpose of this research is to identify keywords in articles automatically. These keywords are distinguished into the software used, methods, and other representative keywords. With this identification, article searches can return more precise search results. This problem can be solved by using Named Entity Recognition (NER). However, the Indonesian language NER model owned by SpaCy is still not available, so it is necessary to develop the NER model.This study identifies each keyword annotation in POMITS content into metadata by detecting named entities in the form of software, methods, and representative keywords using the NER model. The NER annotation results are stored as triplet pairs in the Apache Jena Fuseki triple store. Furthermore, the triple store can answer searches about software, methods, and keywords. Based on the test results, the system successfully detects NER entities and saves annotations as triplet pairs on Apache Jena Fuseki. Keywords identification produce an average value of 84.76% precision and 63.59% recall.