Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Sistem Ternak Sehat dan Bersih sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Ternak Ruminansia di Desa Gentan, Sukoharjo Ferrando, Indigo; Febrianca, Ivory; Maura Tianska, Radine; Matilda Sianturi, Yemima; Fauzan Akmal, David; Annisa, Reni; Adelaide Vertin, Nadya; Kristianto, Williams Tjong; Pristihadi, Diah Nugrahani
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.7.2.357-368

Abstract

The Siternas program was implemented by the IPB University KKN-T Team in Gentan Village, Bendosari District, Sukoharjo Regency, as an effort to improve livestock health management among smallholder farmers. The program aimed to provide education and assistance to cattle, goat, and sheep farmers in order to establish a healthier, cleaner, and more productive livestock system. The implementation methods included coordination with the Department of Agriculture and Fisheries, initial observation, preparation of educational materials, and door-to-door extension activities combined with field practices. The program was carried out from July 21–23, 2025, across five hamlets, involving 26 farmers and 206 animals (47 cattle and 159 goats/sheep). The results indicated an increased understanding among farmers of the importance of deworming, proper housing management, and disease prevention. The program also distributed free Albendazole, conducted animal health checks, and demonstrated deworming methods. Challenges included language barriers, farmers’ limited availability, and substandard husbandry practices. Nevertheless, the program effectively raised awareness and encouraged farmers to adopt better health management practices. In conclusion, Siternas proved effective in enhancing farmers’ knowledge, skills, and motivation to maintain livestock health, while sustainability requires continuous mentoring, farmer health groups, and multi-sectoral collaboration.
Optimasi Sterilisasi Eksplan Umbi dan Bulbil Porang (Amorphopalus muelleri Blume.) pada Kultur In Vitro Adawiyah, Ayuni; Supriyatna, Ateng; Nur Amalia, Nenden; Eprilia Muhsin, Muchfa; Annisa, Reni; Fitri Solihah, Sri
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 3 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v3i2.833

Abstract

Sterilisasi merupkan salah satu faktor penting keberhasilan kultur in vitro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan metode sterilisasi yang optimum dan tepat untuk perbanyakan porang secara in vitro. Eksplan yang digunakan adalah umbi dan bulbil. Penelitian ini melakukan lima model perlakuan sterilisasi dengan eksplan berupa umbi dan bulbil. hasil penelitian menunjukkan bahwa sterilisasi umbi dan bulbil yang paling optimal adalah perendaman menggunakan fungisida 3 g/l + bakterisida 3 g/l (12 jam), kemudian clorox 30% (15 menit) ditambah perlakuan didalam LAF berupa perendaman alkohol 70% (1 menit), asam askorbat 100 mg/l (1 jam), alcohol 70% (5-10 detik), clorox 1% (10 menit), betadine 10% (10 menit), dan betadine 15 tetes (10 menit) berturut-turut, dengan eksplan yang digunakan berupa bulbil dengan dilakukan teknik pengupasan kulit dan pemotongan menjadi bagian yang lebih kecil sebelum perlakuan sterilisasi didalam LAF. Ditunjukkan hasil eksplan yang bertahan hingga ± 90 HST tanpa adanya kontaminasi.
Pendidikan Berbasis Keberagaman: Strategi Kebijakan untuk Karakter Siswa dan Anti-Bullying Siska Nurhalisa; Elfiyani, Sisca; Annisa, Reni; Fazli, Muhammad Hafiz; Adriansyah; Simanjuntak, Megawati
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 7 No. 4 (2025): Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0704.1434-1441

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan berkarakter. Isu utama meliputi ketidakmerataan fasilitas dan pendanaan, khususnya bagi sekolah swasta dan di daerah terpencil; belum optimalnya pendidikan karakter yang ditandai tingginya kasus bullying dan intoleransi; kurikulum yang belum terintegrasi dengan nilai multikultural dan kebutuhan dunia kerja; serta kesejahteraan guru honorer yang masih rendah. Riset membuktikan bahwa pendidikan multikultural, seperti yang diterapkan di SMK Bakti Karya Parigi, efektif membentuk siswa yang lebih toleran dan percaya diri. Namun, penerapannya terhambat oleh kurangnya regulasi, dana, dan fasilitas. Untuk menjawab tantangan tersebut, policy brief ini merekomendasikan penguatan pendidikan berbasis keberagaman melalui kesetaraan dukungan bagi sekolah, khususnya sekolah swasta, perluasan program sekolah multikultural, serta penguatan kebijakan anti-bullying berbasis sekolah. Pengintegrasian nilai multikultural dan pendidikan karakter ke dalam proses pembelajaran perlu didukung oleh pelibatan masyarakat secara terarah dan peningkatan kesejahteraan guru agar tercipta iklim pendidikan yang inklusif, aman, dan relevan dengan kebutuhan masa kini dan kedepannya. Tanpa kebijakan yang terfokus dan berkelanjutan, upaya membangun generasi emas 2045 yang berkarakter dan menghargai kebaragaman akan sulit terwujud.