Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN DAN TANDA BACA DALAM JURNAL PARADIGMA VOL. 10, NO 1, TAHUN 2024 UNIVERSITAS BANDA NAIRA KASDAM, FADLY; SABBAN, MUHAMMAD MIFTAH
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 2 (2024): PARADIGMA JURNAL ILMU PENDIDIKAN DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/paradigma.v10i2.492

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca yang terdapat dalam jurnal paradigma Universitas Banda Naira. Penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan yang paling umum terjadi dalam penggunaan ejaan dan tanda baca dalam artikel-artikel yang telah diterbitkan di jurnal Paradigma. Melalui analisis mendalam terhadap kesalahan-kesalahan ini, diharapkan dapat ditemukan polapola yang memberikan wawasan yang berharga bagi para penulis dan editor dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas tulisan yang dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca catat. Selanjutnya, metode analisis data menggunakan metode padan dan menggunakan teknik analisis berupa referensial dan otografis. Adapun referensi yang difunakan adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Objek penelitian ini adalah berupa kata, frasa, dan kalimat yang terdapat dalam artikel ilmiah pada Jurnal Paradigma Universitas Banda Naira. Dalam penelitian ini, terdapat kesalahan penulisan Ejaan dan Tanda Baca yakni: 1. Kesalahan Penulisan Ejaan berupa penulisan huruf kapital, 2. Penulisan Kata berupa kata berimbuhan dan kata depan, 3. Pemakaian Tanda Baca berupa tanda titik, tanda koma, dan tanda petik. Selain itu, terdapat satu kesalahan lain diluar dari aturan dalam PUEBI yakni penggunaan kata tidak baku.
Gaya Bahasa Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMA Negri 1 Maluku Tengah Runi La Ande; Kasdam, Fadly; Sabban, Muhammad Miftah
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4051

Abstract

Penelitian ini secara khusus menelaah pengaruh gaya bahasa kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru di SMA Negeri 1 Maluku Tengah. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah mengadopsi tiga pola komunikasi utama—fleksibel-kontekstual, tegas-konstruktif, dan motivasional—yang berkontribusi langsung terhadap kinerja guru. Gaya komunikasi yang adaptif memudahkan penyampaian pesan sesuai situasi, sementara kritik yang disampaikan secara konstruktif mampu memotivasi guru untuk memperbaiki kinerja tanpa menimbulkan tekanan psikologis. Pemberian pujian, apresiasi verbal, dan arahan yang jelas terbukti meningkatkan semangat kerja, kedisiplinan, serta partisipasi aktif guru dalam tugas profesional. Validasi melalui triangulasi data memperkuat korelasi positif antara gaya bahasa kepala sekolah dan peningkatan kinerja guru, baik dalam aspek teknis mengajar maupun hubungan interpersonal di sekolah. Meskipun terdapat tantangan dalam keterbukaan komunikasi strategis, hasil penelitian ini merekomendasikan penguatan pola komunikasi partisipatif dan empatik sebagai strategi utama dalam membangun budaya kolaboratif dan mendukung peningkatan kinerja guru secara berkelanjutan.
MODALITAS TUTURAN KELOMPOK TANI HUTAN P3B DESA LONTHOIR Kaidi, Juanda; Sabban, Muhammad Miftah; Kasdam, Fadly
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk modalitas yang muncul dalam tuturan anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) P3B di Desa Lonthoir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan teori Linguistik Sistemik Fungsional Halliday yang membagi modalitas ke dalam dua tipe utama, yaitu modalization dan modulation. Modalization mencakup penggunaan bahasa yang menandai probability (kemungkinan) dan usuality (kebiasaan), sedangkan modulation mencakup bentuk-bentuk yang menunjukkan obligation (keharusan) dan inclination (kecenderungan). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dalam interaksi sehari-hari, anggota kelompok tani menggunakan kedua tipe modalitas tersebut secara bervariasi sesuai dengan konteks komunikasi. Modalization tampak ketika penutur menyampaikan dugaan, maupun kebiasaan yang berkaitan dengan aktivitas perkebunan pala. Sementara itu, modulation digunakan untuk mengekspresikan tingkat keharusan maupun kecenderungan dalam menyikapi tugas dan tanggung jawab kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan modalitas tidak hanya berfungsi sebagai sarana linguistik, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperjelas maksud penutur dan mengarahkan jalannya komunikasi. Dengan demikian, penelitian ini penting dilakukan karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran modalitas dalam interaksi kelompok tani, serta dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas komunikasi dalam pengelolaan perkebunan pala.
MODALITAS TUTURAN MASYARAKAT PESISIR PULAU AY KECAMATAN BANDA Sabban, Muhammad Miftah; Kasdam, Fadly
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1104

Abstract

Pesisir pulau Ay adalah daerah yang memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Kehidupan masyarakat di pesisir pulau Ay erat kaitannya dengan laut, sehingga terdapat banyak aspek budaya yang berkaitan dengan laut, seperti nelayan, perikanan, dan budaya makanan laut. Dalam tuturan masyarakat pesisir pulau Ay, terdapat penggunaan modalitas yang khas dan berbeda dengan tuturan masyarakat di daerah lain. Penelitian tentang penggunaan modalitas dalam tuturan masyarakat pesisir Pulau Ay dilakukan dengan tujuan untuk memahami bagaimana masyarakat pesisir menggunakan modalitas atau gaya bahasa non-literal dalam komunikasi sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Prosedur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menyiapkan alat bantu penelitian berupa telepon genggam yang digunakan untuk merekam percakapan atau tuturan masyarakat pesisir Pulau Ay dan buku catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model alir yang meliputi tiga komponen, yaitu 1) reduksi data; 2) penyajian data; dan 3) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan modalitas probabilitas dalam tuturan masyarakat pesisir Pulau Ay sering kali mencerminkan cara mereka mengungkapkan keyakinan, kemungkinan, dan harapan terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti hasil tangkapan ikan, cuaca, dan interaksi sosial. Penggunaan ungkapan yang menandakan ketidakpastian menunjukkan bagaimana mereka menghadapi lingkungan yang dinamis dan tidak terduga, serta mencerminkan adaptasi mereka terhadap kondisi yang sering berubah. Di sisi lain, modalitas usualitas menyoroti kebiasaan dan tradisi yang terinternalisasi dalam masyarakat. Tuturan yang menunjukkan kebiasaan atau norma sosial mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi, seperti gotong royong, kearifan lokal, dan interaksi komunitas. Penggunaan modalitas ini tidak hanya berfungsi untuk menggambarkan tindakan yang biasa dilakukan, tetapi juga berfungsi sebagai penguat identitas dan solidaritas antaranggota masyarakat.