Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Sistem Informasi Pengajuan Judul Skripsi Menggunakan Algoritma Winnowing Armiady, Dedy
Jurnal Tika Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Teknik Informatika Aceh
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim Bireuen - Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/tika.v8i2.2066

Abstract

Administrative implementation in higher education institutions is currently increasingly directed to completely transform into digital-based administration by utilizing computer-based technology. It is intended that all forms of administrative services can be neatly arranged and easy to access. One case that has also become a concern for development is the case of submitting a student thesis title. Currently, many systems are being developed just for CRUD (Create, Read, Delete and Update) needs. Where in the old system, there was no similarity detection feature for proposed titles with existing titles. This study aims to build a system for submitting thesis titles for students of the Faculty of Computer Science, Almuslim University which has a title check similarity feature. In this study, the winnowing algorithm is used as a mathematical calculation model to calculate the proportion of document similarities using the document fingerprint method. The developed system is a web-based information system using the PHP and MySQL programming languages. As for the results obtained, the winnowing algorithm can be applied to a title submission information system that can display the proportion of the proposed title to the existing title
Analisis Performa Interoperabilitas Data Kesehatan Berbasis HL7 FHIR Menggunakan Arsitektur RESTful API pada Sistem Kesehatan Terdistribusi. Armiady, Dedy; Novialdi, Risky
Data Sciences Indonesia (DSI) Vol. 5 No. 2 (2025): Article Research Volume 5 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dsi.v5i2.7636

Abstract

Interoperabilitas sistem informasi kesehatan merupakan kebutuhan krusial untuk mendukung pertukaran data klinis lintas sistem dan organisasi secara efektif. Heterogenitas sistem informasi kesehatan sering menyebabkan fragmentasi data, sehingga menghambat kontinuitas layanan dan pemanfaatan data secara optimal. HL7 Fast Healthcare Interoperability Resources (FHIR) hadir sebagai standar interoperabilitas modern berbasis RESTful API yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas dan kemudahan integrasi. Namun demikian, kajian empiris terkait performa interoperabilitas FHIR pada lingkungan sistem kesehatan terdistribusi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa interoperabilitas data kesehatan berbasis HL7 FHIR menggunakan arsitektur RESTful API melalui pendekatan eksperimental. Pengujian dilakukan pada lingkungan sistem terdistribusi dengan satu FHIR Server dan klien pengujian yang mengirimkan permintaan RESTful API. Skenario pengujian dirancang dengan memvariasikan jumlah permintaan pada operasi GET untuk resource Patient dan operasi SEARCH untuk resource Observation. Metrik performa yang dianalisis meliputi response time dan throughput. Hasil pengujian menunjukkan bahwa operasi GET pada resource Patient menghasilkan response time yang lebih rendah dan throughput yang lebih tinggi dibandingkan operasi SEARCH pada resource Observation. Selain itu, peningkatan jumlah permintaan menyebabkan kenaikan response time dan pelandaian throughput, yang mengindikasikan adanya batas kapasitas pemrosesan pada FHIR Server. Perbedaan performa antar operasi menunjukkan bahwa kompleksitas resource dan jenis operasi berpengaruh terhadap kinerja interoperabilitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa performa interoperabilitas HL7 FHIR berbasis RESTful API dipengaruhi oleh jenis operasi, kompleksitas resource, dan tingkat beban permintaan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi berupa bukti empiris yang dapat dijadikan acuan dalam perancangan, pengujian, dan optimasi sistem informasi kesehatan berbasis HL7 FHIR pada lingkungan sistem kesehatan terdistribusi.
PEMBERDAYAAN GURU MELALUI DESAIN KARAKTER ANIMASI BERMUATAN KEARIFAN LOKAL DAN E-MODUL PEMBELAJARAN DIGITAL Abdillah, T. Rafli; Armiady, Dedy; Muharramsyah, Rambang; Novianti, Novianti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35418

Abstract

Abstrak: Latar belakang kegiatan ini adalah keterbatasan kompetensi guru animasi di Kabupaten Bireuen yang sebagian besar berlatar belakang Teknik Komputer dan Jaringan, serta keterbatasan fasilitas digital. Dengan kondisi tersebut, artikel ini bertujuan untuk memberdayakan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui pelatihan desain karakter animasi berbasis kearifan lokal dan pendampingan penyusunan e-modul pembelajaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pengadaan sarana pendukung, pelatihan desain karakter animasi menggunakan Clip Studio Paint Pro, pendampingan penyusunan e-modul dengan Affinity Publisher, serta evaluasi melalui pretest dan posttest yang masing-masing terdiri dari 20 butir soal dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru, dengan rata-rata skor meningkat dari 8,29 menjadi 11,73. Guru juga berhasil menghasilkan e-modul digital yang memuat panduan teknis serta integrasi nilai budaya lokal. Program ini berkontribusi pada peningkatan kompetensi pedagogik dan teknis guru SMK sekaligus memperkuat identitas budaya dalam pembelajaran digital.Abstract: The background of this activity lies in the limited competencies of animation teachers in Bireuen Regency, most of whom come from Computer and Network Engineering backgrounds, as well as the limited availability of digital facilities. In response to these conditions, this article aims to empower vocational school (SMK) teachers through training in local-wisdom-based animation character design and assistance in developing digital learning e-modules. The implementation methods include socialization, provision of supporting facilities, animation character design training using Clip Studio Paint Pro, assistance in e-module development with Affinity Publisher, and evaluation through pretests and posttests consisting of 20 items each and analyzed descriptively. The results show an improvement in teachers’ abilities, with the average score increasing from 8.29 to 11.73. Teachers also successfully produced digital e-modules containing technical guidelines and integration of local cultural values. This program contributes to enhancing the pedagogical and technical competencies of SMK teachers while strengthening cultural identity in digital learning.