Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

ANALISIS FRAMING, PEMBERITAAN MEDIA TERHADAP PEMASANGAN BENDERA ONE PIECE DI HARI KEMERDEKAAN INDONESIA Halim, Rizki; Mulyono, Deony Dewanggi; Indainanto, Yofiendi Indah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasangan bendera Jolly Roger dari serial animasi jepang One Piece menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 memunculkan kontroversi di ruang publik, terutama terkait batas antara kebebasan berekspresi dan perlindungan terhadap simbol negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan tiga media daring nasional yaitu Kompas, Kumparan, dan Tempo terhadap isu pengibaran bendera tersebut. Dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis framing, penelitian ini mengkaji enam artikel berita dari ketiga media berdasarkan lima isu utama: kebebasan berekspresi, ancaman persatuan, protes politik, legalitas hukum, dan distraksi makna kemerdekaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kompas menekankan aspek ancaman terhadap persatuan dan stabilitas nasional, Kumparan mengedepankan legalitas berdasarkan peraturan nasional dan internasional, sedangkan Tempo menyoroti dimensi protes politik dan kebebasan berekspresi. Temuan ini mencerminkan keberagaman konstruksi narasi media dalam menyampaikan isu yang sensitif secara simbolik dan ideologis, serta mengungkap dinamika antara agenda media, persepsi publik, dan identitas nasional. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman peran media dalam membentuk opini publik terkait isu kebudayaan populer dan nasionalisme
MEDIA, KEKERASAN, DAN DEMOKRASI: ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN DEMONSTRASI KOTA SOLO DI MEDIA DARING Mulyono, Deony Dewanggi; Fatharani, Rachela Belinda; Halim, Rizki
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberitaan tentang demonstrasi yang ricuh di Kota Solo oleh tiga media daring nasional—Kompas, Tempo, dan Tirto. id—menunjukkan perbedaan yang jelas dalam cara mereka membingkai dan membangun realitas sosial serta politik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis framing, terungkap bahwa Kompas cenderung menggambarkan demonstrasi sebagai fenomena sosial yang muncul akibat kurangnya komunikasi dan solidaritas dari masyarakat. Di sisi lain, Tirto menyoroti hubungan sebab-akibat antara kebijakan pemerintah, tindakan aparat, dan respons publik dengan pendekatan kritis yang berlandaskan data. Sementara itu, Tempo menghubungkan kejadian setempat dengan konteks nasional melalui gambar yang menampilkan kerusakan dan kekerasan. Perbedaan dalam cara pembingkaian ini berdampak pada bagaimana demonstran diwakili, legitimasi dari aksi protes, dan bagaimana publik melihat peran aparat keamanan dan negara. Hasil penelitian ini menggarisbawahi bahwa media digital tidak hanya berperan dalam menyampaikan berita, tetapi juga menjadi pemain penting dalam membentuk makna, opini publik, serta dinamika demokrasi, khususnya dalam situasi kebebasan berekspresi dan komunikasi krisis di Indonesia.