Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Data Mining Dengan Metode Naïve Bayes Dan Learning Vector Quantization Credit Rating Dalam Memprediksi Kelayakan Pemberian Kredit Oleh PT. BPR Lebak Sejahtera Rianto, Muhammad; Rusdiah, Rudi; Ichwan, Hidayatul
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 17, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v17i1.443

Abstract

INTISARIPihak bank dalam memberikan pinjaman perlu melaksanakan credit analisis evaluasi approval terlebih dahulu supaya resiko yang timbul dari pemberian kredit kepada calon debitur tidak terlalu besar. Data mining merupakan teknik yang memanfaatkan data dengan jumlah yang besar untuk mendapatkan informasi atau data yang berharga untuk mengambil keputusan yang penting. Data mining juga telah terbukti digunakan dalam perbankan yang mengklasifikasikan data yang berguna dan berukuran besar dalam melakukan big data dan analysis. Dalam penelitian ini studikasus yang dilakukan pada data debitur Bank PT. BPR Lebak Sejahtera Kabupaten Lebak dengan menggunakan model Naive Bayes (NBC) & Learning Vector Quantization. Dengan menggunakan teknologi di bidang data mining yang mengoptimasi proses pencarian informasi prediksi dalam basis data yang besar, serta menemukan pola-pola yang tidak diketahui sebelumnya. Naïve Bayes memprediksi probabilitas di masa depan berdasarkan pengalaman di masa sebelumnya dengan mempelajari korelasi hipotesis yang merupakan label kelas yang menjadi target pemetaan dalam klasifikasi dan evidence yang merupakan fitur-fitur yang menjadi masukan dalam model klasifikasi.  Pengolahan data berbasis data mining tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai alat bantu dalam memprediksikan kelayakan kredit yang memperkirakan layak atau tidaknya pemohon atau nasabah untuk diberikan kredit..Kata kunci— Data Mining, Naïve Bayes, Learning Vector Quantization , Bank, Kredit. ABSTRACTThe bank in providing loans needs to predict the feasibility of applying for credit in advance so that the risks arising from lending to prospective debtors are not too great. Data mining is a technique that utilizes a large amount of data to obtain valuable information or data to make important decisions. Data mining has also been shown to be used in banks that classify useful and large-sized data. In this study, the case study was conducted on the data of the bank debtors. PT. BPR Lebak Sejahtera District using Naive Bayes (NBC) Learning Vector Quantization model. By using technology in the field of data mining that optimizes the process of searching for predictive information in large databases, as well as finding previously unknown patterns. Naive Bayes predicts future probabilities based on previous experience by studying the correlation of hypotheses that are class labels that are the target of mapping in classification and evidence which are features that are input in the classification model. Data mining-based data processing is expected to be used as a tool in predicting creditworthiness that estimates whether or not the applicant or customer is eligible for credit. Keywords— Data Mining, Naïve Bayes, Learning Vector Quantization, Bank, Credit.
Panen dan Distribusi Jeruk Sunkist Sebagai Pengenalan Produk Pra Pemasaran di Desa Sebong Pereh Kabupaten Bintan Kepulauan Riau Rahman, Muhammad; Nurjanah, Siti; Rahmawati, Siti Nur Aini Dwi; Sagala, Khaoirunnisa Azzahra; Azzahra, Khairunnisa; Saphira, Bella; Lufiya, Tira; Rianto, Muhammad; Janeri, Roles; Susandi, Ari; Muharram, Nur; Saiin, Asrizal
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v6i3.6184

Abstract

Program kerja unggulan bidang ekonomi ini dilaksanakan dengan fokus pada panen dan distribusi jeruk sunkist sebagai upaya pengenalan produk pra pemasaran. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi jeruk sunkist sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi yang belum optimal dalam strategi pemasaran di masyarakat. Tujuan utama program adalah memperkenalkan kualitas produk secara langsung kepada konsumen sekaligus memberikan pengalaman praktis bagi masyarakat dalam tahapan pra pemasaran. Metode kegiatan meliputi pemanenan, pengemasan sederhana, hingga distribusi jeruk sunkist ke sejumlah titik sasaran. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya respon positif dari masyarakat terhadap kualitas jeruk, serta memberikan gambaran strategi awal pemasaran produk hortikultura berbasis lokal. Pelaksanaan program kerja ini menggunakan pendekatan pengabdian masyarakat yaitu Asset Based Community Development (ABCD), berhasil mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan produk hortikultura lokal. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran pasar dan mendukung pengembangan ekonomi berbasis hasil pertanian