Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PERBEDAAN USIA DAN GENDER ATASAN-BAWAHAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN GRAPARI TELKOMSEL JAKARTA B. Medina Nilasari
Media Riset Bisnis & Manajemen Vol. 8 No. 2 (2008): Media Riset Bisnis & Manajemen
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.937 KB) | DOI: 10.25105/mrbm.v8i2.1068

Abstract

This study investigates the negative impact of age and gender diversity between supervisors-subordinate on job satisfaction and organizational commitment. The hypotheses were tested with a sample of 35 employees in Teikomsel Grapari West Jakarta Branch and 47 employees in Telkomsel Grapari South Jakarta Branch. Data were collected using quesioner and were analyzed using ANOVA. The result indicate that neither age differential and gender differential interaction were found that have no negative impact to job satisfaction and organizational commitment.Keyword : Age, gander, organizatinal commitmentjob satisfaction, telecommunication industry
ANTECEDENTS OF JOB SATISFACTION TO MOONLIGHTING INTENTIONS MEDIATED BY ORGANIZATIONAL COMMITMENT OF PRIVATE COMPANIES IN JAKARTA Irawan Afandi; B. Medina Nilasari; Dita Oki Berliyanti
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 12 No 3 (2025): JMBI UNSRAT Volume 12 Nomor 3
Publisher : Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v12i3.65074

Abstract

ABSTRACT This research aims to examine the influence of Moonlighting Intention and Personal Reasons on Job Satisfaction and Organizational Commitment, with a particular focus on the mediating role of Organizational Commitment. The study was conducted among employees working in private companies located in Jakarta, Indonesia. A total of 184 respondents participated, representing diverse educational backgrounds, working experiences, and demographic characteristics. The research applied a quantitative approach with data collected through a structured online questionnaire distributed via Google Forms, utilizing a cross-sectional survey design. Data were analyzed using descriptive statistics and hypothesis testing. The results indicate that Moonlighting Intention has a positive and significant impact on both Job Satisfaction and Organizational Commitment. However, Personal Reasons do not significantly influence Organizational Commitment or Job Satisfaction. Furthermore, Organizational Commitment shows a positive and significant effect on Job Satisfaction, but it does not function as a mediating variable between Moonlighting Intention or Personal Reasons and Job Satisfaction.These findings suggest that employees' intention to engage in additional jobs outside their primary employment does not necessarily reduce their organizational commitment or satisfaction levels. Conversely, personal motivations alone are insufficient to enhance employees’ commitment or satisfaction without organizational support. The study highlights the importance of strengthening organizational policies that foster employee engagement, loyalty, and satisfaction, particularly in the context of balancing external work activities and organizational responsibilities. The results contribute to the growing body of research on employee behavior in the private sector, providing valuable insights for organizational management to develop more effective human resource strategies.
PENGARUH WLB DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DIMEDIASI OLEH KEPUASAN KERJA PADA BANK SWASTA” Eko Wahyu Adhi Saputro; Dita Oki Berliyanti; B. Medina Nilasari
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 13 No 1 (2026): JMBI UNSRAT Volume 12 Nomor 3
Publisher : Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya revolusi industri yang secara langsung merubah tananan pola dalam bekerja telah berkembang cukup signifikan. Aspek bisnis menjadi salah satu aspek yang memiliki perubahan yang sangat signifikan yang menyebabkan perubahan operasional bisnis dan perubahan perilaku . Perbankan menjadi salah satu industri yang harus beradaptasi dengan cepat karena perubahan konsumen yang senantiasa berubah dari waktu ke waktu yang dikarenakan perubahan dominasi generasi konsumen dan berimbas para perubahan perilaku konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang melibatkan 190 responden, yaitu karyawan Perbankan Swasta di Jakarta, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengukuran data dilakukan menggunakan skala Likert 1-5, dengan pengolahan data menggunakan metode Structural Equation Model (SEM) menggunakan perangkat lunak AMOS versi 22. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh Work Life Balance dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Work Life Balance tidak berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan, Work Life Balance berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja, Motivasi Kerja berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja, Motivasi Kerja tidak berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan, Kepuasan Kerja tidak berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan, Kepuasan Kerja tidak memediasi pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan, Motivasi Kerja tidak memediasi pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan. Menanggapi hal tersebut, hasil dari penelitian ini mengungkap pentingnya implementasi Work Life Balance serta Kepuasan Kerja untuk dapat meningkatkan level Kepuasan Kerja karyawan sehingga dapat membuat perusahaan Perbankan Swasta dapat menjadi lebih kompetitif dan mampu bersaing dengan perusahaan Perbankan Swasta lainnya bahkan perusahaan Perbankan milik Negara.
ANTESEDEN KINERJA KARYAWAN PADA KARYAWAN GENERASI Z DI JABODETABEK Mohammad Herdian Abhiyoga; Dita Oki Berliyanti; B. Medina Nilasari
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana stres di tempat kerja, komitmen terhadap organisasi, dan niat untuk keluar dari pekerjaan mempengaruhi kinerja karyawan Generasi Z yang berada di Jabodetabek. Latar belakang studi ini didorong oleh banyaknya individu dari Generasi Z yang kini bergabung dalam dunia kerja. Data diperoleh melalui kuesioner daring yang diisi oleh 161 responden dengan metode purposive sampling, dengan syarat responden adalah generasi Z yang bekerja di Jabodetabek. Untuk analisis, digunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS 24. Temuan pada penelitian berkesimpulan bahwa bahwa stres di tempat kerja dapat memberikan dampak yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan, yang menunjukkan bahwa jika stres dapat dikelola, itu dapat meningkatkan produktivitas. Di sisi lain, stres kerja juga berkontribusi pada niat untuk keluar dari pekerjaan, di mana karyawan yang mengalami stres tinggi cenderung ingin berpindah pekerjaan. Komitmen terhadap organisasi terbukti meningkatkan kinerja karyawan yang akhirnya dapat mengurangi niat untuk keluar perusahaan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa niat untuk keluar berperan sebagai mediator dalam hubungan antara stres kerja dan kinerja, serta antara komitmen terhadap organisasi dan kinerja karyawan. Selain itu, niat untuk keluar memiliki dampak langsung pada kinerja karyawan, sehingga meskipun mereka ingin meninggalkan perusahaan tapi tetap menunjukkan performa terbaiknya sebelum meninggalkan perusahaan.