Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Magrove Leaf Scrub “Moles” di Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur Permana, Edwin; Yunita Chaya, Helen; Adelia, Ayu; Indrian, Okta; Ramdhan, Furkon; Hikmah, Nur; Munifilia, Munifilia; Erliana, Dina; Al Faruqi, Fiqri; Wijaya, Dhian Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v5i1.30462

Abstract

Kuala Jambi merupakan salah satu Kecamatan Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Secara geografi Kecamatan Kuala Jambi merupakan daerah pesisir dengan kekayaan alam yang berupa hasil laut dan terdapat pula hamparan Mangrove ditepian sungai niur. Dari segi ekonomi masyarakat kuala jambi mayoritas nelayan dan berkebun. Berdasarkan survey yang telah dilakukan oleh tim PKM-PM dikecamatan kuala jambi dapat dinyatakan bahwa kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan sumber daya alam yang berada di Kecamatan Kuala Jambi untuk diolah dalam bentuk segi ekonomi berupa produk sehingga dapat dikelola oleh komunitas beserta masyarakat lokal yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan menambah lapangan pekerjaan. Berdasarkan kegiatan PKM-PM yang telah dilakukan, dapat dikatakan kegiatan berjalan dengan lancar. Dapat dilihat dari antusiasme masyarakat saat proses kegiatan PKM-PM ini. Keberlanjutan dari program dapat dilihat dari respon aktif masyarakat mendukung kegiatan program serta memproduksi produk bodyscrub secara mandiri. Masyarakat juga aktif dalam menginformasikan perkembangan produk yang telah mereka produksi. Produk Mangrove Leaf Scrub juga telah dipasarkan melalui bazar “Festival anak pesisir” yang diadakan di desa teluk majelis.
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Permatasari, Indah; Adelia, Ayu; Artasyah, Niki
Progresivisme: Jurnal Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2 No 2 (2025): Progresivisme: Jurnal Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran quantum teaching terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata Pelajaran seni budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang pelaksanaanya dilakukan di SMA Negeri 8 Manado. Populasi penelitian ini ialah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 8 Manado dengan jumlah sampel sebanyak 33 siswa pada kelas X.3 dimana teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan dan kemudian teknik analisis data yang digunakan ialah statistik deskriptif serta regresi sederhana. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan model pembelajaran quantum teaching terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran seni budaya dan diperoleh persamaan regresi yang diperoleh yaitu: Ŷ = 18,65 + 0,24 X.  Hasil penelitian ini memperkuat bahwa model quantum teaching sebagai pendekatan pembelajaran yang menyentuh aspek kognitif, afektif dan lingkungan belajar secara terpadu, serta menunjukkan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan aspek berpikir kreatif siswa.
Nilai Tambah Kopi Robusta (Studi Kasus Kelompok Tani Hutan Betara Bersatu Desa Bentenge Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros) Adelia, Ayu; Arifin, Arifin; Pata, Abd Asis
Jurnal Agribis Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/hxrjss45

Abstract

The objective of this study was to determine the value added generated from processing robusta coffee from green beans into coffee powder by the Betara Bersatu Forest Farmers Group in Bentenge Village, Mallawa District, Maros Regency. The research was conducted in Bentenge Village, Mallawa District, Maros Regency, for three months, from March to May 2025. Samples were selected using purposive sampling, deliberately choosing respondents deemed most knowledgeable about the coffee processing. The types and sources of data used were Primary Data and Secondary Data. The method employed was value-added analysis using the Hayami approach, based on primary data collected through questionnaires. The results indicate that processing robusta coffee from green beans into coffee powder provides significant value added. For the 100-gram and 200-gram packaging, the value-added ratio was 36.07%, while for the 500-gram packaging, the ratio was 20.09%. These figures are classified as moderate according to Hubeis (1997).