Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Category of Discrete Dynamical System Permatasari, Ananda Ayu; Carnia, Ema; Supriatna, Asep Kuswandi
CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 8, No 2 (2023): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI
Publisher : Mathematics Department, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ca.v8i2.22711

Abstract

A dynamical system is a method that can describe the process, behavior, and complexity of a system. In general, a dynamical system consists of a discrete dynamical system and a continuous dynamical system. This dynamical system is very interesting if seen from the algebraic side. One of them is about category theory. Category theory is a very universal theory in mathematical concepts. In this research, the dynamical system used is a discrete dynamical system represented as a directed graph with nodes in the graph called states. This discrete dynamical system has a height which is shown on the dynamical map in which the number of states at each height is called a profile. In this research, it will be proved whether the discrete dynamical system with the same profile is a category. Also, why category theory is needed in discrete dynamical systems will be investigated. The result of this study shows that the discrete dynamical system with the same profile is a category with its morphism is an evolution from one state to another state in different dynamical systems. Furthermore, category theory is needed for discrete dynamical systems to know about the properties and structure of discrete dynamical system.
Eigenmode dari Suatu Matriks Tak Tereduksi atas Aljabar Max-Plus Interval Abdallah, Yusuf Ibrahim; Carnia, Ema; Supriatna, Asep Kuswandi
Jurnal Matematika Integratif Vol 20, No 1: April 2024
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmi.v20.n1.38055.1-10

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas aljabar max-plus interval yang berperan dalam penyelesaian masalah penjadwalan dengan waktu aktivitas fuzzy, matriks atas aljabar max-plus interval memiliki tiga unsur, antara lain: nilai eigen, vektor eigen, dan eigenmode. Perbedaan elemen-elemen dalam matriks berupa interval-interval tertutup yang disebut matriks interval, dan aljabar max plus interval adalah himpunan yang terdiri dari interval tertutup yang dilengkapi dengan operasi biner  dan , pembahasannya berkaitan dengan memenuhi sifat-sifat operasi pada ,serta eksistensi dan sifat eigenmode pada matriks tak tereduksi pada aljabar max-plus interval pada . Hasil yang diperoleh adalah ekivalensi sifat operasi pada , kemudian dapat menunjukan eksistensi eigenmode, dan sifat eigenmode dari matriks tak tereduksi tidak tunggal.
Metode Transformasi Diferensial untuk Menentukan Solusi Persamaan Diferensial Linear Nonhomogen Firosi, Valeska Isma; Napitupulu, Herlina; Supriatna, Asep Kuswandi
Jurnal Matematika Integratif Vol 19, No 2: Oktober 2023
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmi.v19.n2.48876.183-200

Abstract

Persamaan diferensial merupakan salah satu topik dalam matematika yang banyak digunakan dalam memodelkan masalah kehidupan nyata. Misalkan pemodelan penyakit, perkembangan bakteri, pemodelan gelombang, persamaan panas dan lain sebagainya. Secara umum, ada dua jenis persamaan diferensial, yaitu Persamaan Diferensial Biasa (PDB) dan Persamaan Diferensial Parsial (PDP). Pada praktiknya, penyelesaian PDB maupun PDP secara analitik memiliki tantangan tersendiri, sehingga solusi dengan metode semi-analitik (pendekatan dengan kombinasi antara analitik dan pendekatan numerik) merupakan alternatif yang sampai saat ini menarik untuk dikaji. Metode Transformasi Diferensial (MTD) adalah salah satu metode numerik semi-analitik yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persamaan diferensial. Metode ini didasarkan pada perluasan deret Taylor, dimana persamaan diferensial diubah menjadi relasi rekurensi untuk mendapatkan solusi deret dalam bentuk polinomial. Pada penelitian ini dibahas secara rinci bagaimana pengaplikasian metode transformasi diferensial untuk penyelesaian PDB linear nonhomogen dan PDP linear nonhomogen untuk beberapa contoh kasus tertentu yang belum pernah dibahas pada penelitian terdahulu. Pertama, digunakan MTD untuk menyelesaikan masalah nilai awal serta masalah nilai batas untuk PDB linear nonhomogen. Selanjutnya, digunakan MTD Dua Dimensi untuk menyelesaikan masalah nilai awal dan batas untuk PDP linear nonhomogen. Hasil yang diperoleh dengan MTD dibandingkan dengan solusi analitik dari PDB yang diubah ke bentuk deret Taylor. Demikian pula, hasil yang diperoleh MTD Dua Dimensi dibandingkandengan solusi analitik PDB yang diubah ke bentuk deret Taylor. Perbandingan solusi analitik dan solusi MTD diberikandalam bentuk perbandingan grafik solusi dengan \textit{software} Maple serta dilakukan perhitungan galat. Berdasarkan perhitungan galat, solusi dari PDB dan PDP ini mendekati solusi analitik dengan galat yang relatif kecil, terlebih ketika banyaknya iterasi ditingkatkan pada MTD dan MTD dua dimensi.