Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Membentuk karakter peserta didik melalui model pembelajaran search, solve, create, and share Hasby Assidiqi
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v1i1.94

Abstract

Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan sains dan teknologi, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Oleh karena itu, pembelajaran matematika harus dirancang dengan baik sedemikian sehingga dapat digunakan sebagai wahana dalam meningkatkan kemampuan akademis dan membentuk karakter positif peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengakomodasi ranah tersebut, yaitu model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS).
Self-regulated learning mahasiswa dalam pembelajaran daring Irma Rahmawati; Fitri Nur Hikmah; Hasby Assidiqi; Alim Khotami; Junaidi Junaidi
Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains & Matematika Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/eds.v10i1.3441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Self-regulated learning mahasiswa dalam pembelajaran daring saat pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah 46 mahasiswa Tadris Fisika UIN Antasari Banjarmasin. Data dikumpulkan menggunakan angket Self-regulated learning yang terdiri dari 17 pernyataan dengan skala Likert 1-5. Indikator Self-regulated learning meliputi strategi kognitif, strategi motivasi, dan strategi perilaku. Item pernyataan dalam angket telah dinyatakan valid dan reliabel (α=0,832). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif meliputi skor minimal, skor maksimal, mean, dan standar deviasi.  Selanjutnya Self-regulated learning mahasiswa dipersentase dan dikategorisasi menjadi lima kategori yaitu sangat baik, baik, cukup, kurang, kurang sekali. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor Self-regulated learning mahasiswa adalah 58,91 (dengan ketercapaian 69%) dengan SD 7,73; skor minimal 34; skor maksimal 73. Rata-rata persentase setiap indikator adalah strategi kognitif 68%, strategi motivasi 68%, dan strategi perilaku 72%. Self-regulated learning mahasiswa termasuk dalam kategori sangat baik 2%, baik 22%, cukup 65%, kurang 7%, kurang sekali 4%. Sebagian besar Self-regulated learning mahasiswa berada pada kategori cukup. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang intervensi yang dapat meningkatkan Self-regulated learning mahasiswa dalam pembelajaran.
Penyelenggaraan Jenazah Bagi Para Mualaf Dusun Cabai Desa Patikalain Kecamatan Hantakan Hery Hermawan; Muhammad Ilham Zauhari; Anisa Anisa; Tika Azratul Jannah; Nur Isnaniah; Hasby Assidiqi
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v2i1.10981

Abstract

Desa Patikalain merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungan Tengah. Tujuan diadakan pelatihan ini merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kualitas pengetahuan, keilmuan dan keterampilan bagi Masyarakat desa Patikalain(Cabai) agar mereka tidak ketergantungan kepada orang lain. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode PAR (Participatory Action Reseach), merupakan sebuah pendekatan yang prosesnya bertujuan untuk belajar mengatasi dalam masalah dan pemenuhuan kebutuhan praktis masyarakat yang menghasilkan pengetahuan dan juga sebagai proses perubahan sosial keagamaan. Pelatihan penyelenggaraan Jenazah dilaksanakan di hari Jum’at, 16 Juni 2023 dimulai dari pukul 14.00 – 16.00 WITA, bertempat di Masjid Ar- Rahim desa Patikalain dan diikuti oleh 30 peserta. Dari pelatihan tersebut menghasilkan beberapa tokoh yang siap menjadi tim penyelenggaraan jenazah Dusun Cabai Desa Patikalain, yakni dari pihak laki-laki diketuai oleh Sarno dan dari pihak perempuan diketuai oleh Ibu Mistan.
Ethnomathematics in bungkalang and sarakap crafts as mathematics learning media Sari, Intan; Assidiqi, Hasby; Ranti, Mayang Gadih
International Journal of Insights for Mathematics Teaching Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ethnomathematics is used to explore the presence of mathematics in cultural practices. Bungkalang and sarakap are Banjar crafts that are rarely studied and are starting to lose their existence in Banjar society. Educators also have not utilized this craft in learning mathematics. This study aims to determine the concept of mathematics in the bungkalang and sarakap, as well as the effects of these crafts as a medium for learning mathematics. The research approach is qualitative. The research was conducted in Tambak Baru Ilir involving 4 bungkalang and sarakap craftsmen, 1 Banjar culture administrator, 2 teachers, and 10 Banjar high school students. Data collection was completed using observation, interviews, documentation, and questionnaires. The data analysis was carried out using the interactive analysis model (Spradley model), and data validity was assessed using face validity and triangulation. The results showed that the mathematical concepts in the bungkalang and sarakap include counting activities and geometrical concepts (including circles and truncated cones). The use of bungkalang and sarakap as a medium for learning mathematics received good responses from teachers and students. Of the 12 informants, 11 of them were interested in trying to use the bungkalang and sarakap in learning mathematics.
Etnomatematika Rumah Adat Betang Suku Dayak Kalimantan Tengah Assidiqi, Hasby; Atiah, Atiah
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i2.18257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep matematika yang terdapat dalam Rumah Adat Betang Suku Dayak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di lakukan di Desa Penyang, Kec. Telawang, Kab. Kotawaringin Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah pengelola dari Rumah Adat Betang, sedangkan objeknya yaitu aspek matematika yang terkandung dalam Rumah Adat Betang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan alat bantu pedoman wawancara dan pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang mengacu pada model Milles and Huberman. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi (metode). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat konsep matematika pada rumah adat betang suku Dayak Ngaju. Berikut beberapa temuan konsep matematika diantaranya: Konsep geometri (titik, garis, persegi, lingkaran, tabung, balok), Pola bilangan Aritmatika, koordinat kartesius dan kurva. Karena keterbatasan peneliti dalam mengeksplorasi konsep-konsep matematika pada Rumah Adat Betang. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih mendalam terkait konsep matematika pada rumah adat betang dan dikelompokkan berdasarkan jenjang sekolah.This research is aimed at finding out the mathematical concepts that exist in the Aboriginal House of the Tribe of Dayak. The research approach used is qualitative descriptive. The research is being carried out in Penyang Village, Telawang District, East Waringin District. The subject in this study is the administrator of the Aboriginal House Betang while the object is the mathematical aspects contained in the aboriginal house Betang. The data collection technique uses observations, interviews and documentation. The research instrument is the researcher's own tool with the help of the guidelines for interviews, and the guidance for observations. Data analysis techniques using an interactive analysis model that refers to the Milles and Huberman models. Data validation techniques using triangulation (metode). Based on the research results, it can be concluded that there are mathematical concepts in the traditional betang house of the Dayak Ngaju tribe. The following are some of the findings of mathematical concepts including: Geometric concepts (points, lines, squares, circles, cylinders, blocks), arithmetic number patterns, Cartesian coordinates and curves. Due to the limitations of researchers in exploring mathematical concepts in the betang traditional house. Therefore, more in-depth research is needed regarding mathematical concepts in betang traditional houses and grouped by school level. 
TPACK AND ACADEMIC SUCCESS: A PLS-SEM STUDY IN INDONESIAN ISLAMIC UNIVERSITIES Assidiqi, Hasby; Fauzi, Yusran; Zahrah
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol. 13 No. 2 (2025): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v13i2.11724

Abstract

This study aims to analyse the influence of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) competence on the academic success of prospective mathematics teacher students at the State Islamic University of Antasari Banjarmasin. The research involved 70 students who had participated in Field Introduction Practice and were selected through purposive sampling. An explanatory quantitative approach was applied, employing Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) as the analysis technique. The findings indicate that TPACK competence has a positive and significant effect on students’ Cumulative Grade Point Average, although the effect size is relatively modest. In addition, the indirect effects of Pedagogical Content Knowledge (PCK) and Technological Pedagogical Knowledge (TPK) on GPA, mediated by TPACK, were also significant. These results demonstrate that the integration of content, pedagogy, and technology can improve teaching effectiveness and enhance student academic achievement. The conclusion highlights the importance of developing practice-based teacher education curricula grounded in integrative reflection to strengthen TPACK competence.
PENGARUH GAYA BELAJAR, KEMANDIRIAN BELAJAR,DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPA MAN 1 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Hasby Assidiqi; Muhammad Amin Paris; Raihatul Gina
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to (1) describe data on learning styles, learning independence, emotional intelligence, and mathematics learning achievement (2) determine the direct, indirect, and total effects of learning styles, learning independence, and emotional intelligence on the mathematics learning achievement of grade XI IPA students at MAN 1 Banjarmasin in the 2022/2023 academic year. This research is a field research with a quantitative approach. The population in this study were grade XI IPA students at MAN 1 Banjarmasin in the 2022/2023 academic year. The sample in this study consisted of all 101 students of class XI IPA MAN 1 Banjarmasin in the 2022/2023 academic year, and the sample was taken using saturated sampling technique. Data collection techniques included Likert scale questionnaires, documentation, and interviews. The data analysis techniques used in this study were descriptive statistics and classical assumption prerequisite tests, namely normality test, linearity test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, and autocorrelation test, as well as path analysis assisted by Lisrel 8.80 software. The results of this study indicate that (1) learning style, learning independence, and emotional intelligence in the good category are positively correlated with students' mathematics learning achievement in the moderate category. (2) There is a significant direct, indirect, and total influence between learning style, learning independence, and emotional intelligence on students' mathematics learning achievement in Grade XI IPA MAN 1 Banjarmasin Academic Year 2022/2023.