Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

INTERVENSI UNTUK MENINGKATKAN EFIKASI DIRI MENYUSUI : LITERATUR REVIEW Hanifatur Rosyidah; Noveri Aisyaroh; Ratih Fajar Wati
JURNAL MEDIA KESEHATAN Vol 15 No 2 (2022): Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 15 No 2 Desember 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jmk.v15i2.852

Abstract

Background: Self efficacy is belief in one's ability to achieve goals or perform tasks and can affect personal motivation and ability to succeed in breastfeeding. The self efficacy beliefs of postpartum women facilitate or hinder the condition of facing difficulties that arise with breastfeeding practices on the 120th and 180th postnatal days. The Short Form Breastfeeding Efficacy Scale (BSES-SF) was used to assess the self efficacy of early breastfeeding in postpartum women. Methods: The author uses the Systematic Literature Review (SLR) method from the PubMed database reference with the keywords Breastfeeding Self Eficacy (BSE) from 2014 - 2021. Result: From 14 articles taken as reference sources, there are 10 interventions that can be applied to increase the level of self efficacy in breastfeeding mothers. Conclusion: Based on the results of the literature review, there were 9 interventions that matched the inclusion criteria which were known to be used as an effort to reduce depression symptoms in postpartum mothers, namely skin to skin contact, web based monitoring, counseling, interpersonal counseling about exclusive breastfeeding, breastfeeding motivation programs, telephone, flipchart, computer based breastfeeding education, smartphone based breastfeeding education, Kangoroo mother care. Keywords: Exclusive breastfeeding, Breastfeeding Self Efficacy, Self efficacy, Short Form Breastfeeding Efficacy Scale.
Efektivitas Media Edukasi SADARI terhadap Deteksi Dini Kanker Payudara: Literature Review: The Effectiveness of BSE Education Media for Early Detection of Breast Cancer: Literature Review Noveri Aisyaroh; Fadhillah, Thalita Sabrina; Hanifatur Rosyidah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.4949

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara merupakan masalah kesehatan serius di seluruh dunia yang umumnya menyerang wanita. Tingginya angka kasus kanker payudara berbanding lurus dengan banyaknya wanita yang masih jarang atau bahkan tidak melakukan SADARI sebagai langkah awal deteksi dini terhadap kanker payudara. Tujuan: Studi Literature review ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas beberapa media edukasi SADARI terhadap deteksi dini kanker payudara. Metode: Artikel ini menggunakan metode Literature Review. Pencarian data dilakukan melalui database Google Scholar dan Pubmed yang diterbitkan pada tahun 2018 sampai dengan 2023. Jumlah artikel yang direview dalam literature review ini adalah 10 artikel. Hasil: Berdasarkan analisis 10 artikel, didapatkan media yang digunakan dalam edukasi SADARI berupa media audiovisual video, media leaflet, media Whatsapp, dan media aplikasi smartphone. Masing-masing dari media tersebut memberikan hasil yang efektif sebagai media edukasi. Penggunaan media tersebut dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, praktik, keterampilan, dan kinerja SADARI. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa media audiovisual video, media leaflet, media Whatsapp, dan media aplikasi smartphone terbukti efektif sebagai media edukasi SADARI terhadap deteksi dini kanker payudara.
Pengaruh Innovation Based Learning (IBL) Menggunakan Media Breastfeeding Flash Card (BFC) terhadap Pengetahuan Mahasiswa Kebidanan tentang Menyusui Lestari, Anggun Mega Lestari; Hanifatur Rosyidah; Muliatul Jannah
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 3 No. 1 (2024): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat Peningkatan pemberian ASI secara global berpotensi mencegah 823.000 angka atau 13.8% kematian tahunan pada anak-anak dibawah 5 tahun dan menurunkan angka kematian neonatus sekitar 22% serta mencegah pertambahan sebanyak 20.000 kasus kanker payudara pada perempuan setiap tahunnya.Bidan mempunyai peranan yang penting dalam meningkatkan cakupan ASI eksklusif yaitu dengan cara memberikan edukasi mengenai menyusui.Oleh karena itu sangat penting untuk mempersiapkan calon bidan agar berhasil dalam menjalankan peran mereka secara efektif dalam memberikan pelayanan pada ibu dan bayi di lingkungan masyarakat luas, persiapan harus dimulai dari Institusi. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran IBL dengan media BFC terhadap pengetahuan mahasiswa Kebidanan tentang menyusui.pretest-posttest Quasi Eksperimental, dilakukan pada tahun 2023. dengan 64 mahasiswa Kebidanan, 32 kelompok kontrol dan 32 kelompok eksperimen. sebelum intervensi dilakukan pretest untuk mengevaluasi pengetahuan responden, intervensi berupa Pembelajaran IBL dengan media BFC. dilakukan posttest untuk mengevaluasi pengetahuan responden sebelum intervensi, uji mann whitney, wilcoxon.adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan antara kedua kelompok sebelum dan sesudah intervensi pvalue 0.000. adanya pengaruh pembelajaran IBL dengan media BFC terhadap pengetahuan mahasiswa kebidanan pvalue 0.015pembelajaran IBL dengan media BFC yang dilakukan efektif sebagai pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan tentang menyusui pada mahasiswa kebidanan
Gambaran Pengetahuan Akseptor KB Tentang IUD di Kelurahan Genuk Sari Wulandari, Ade Fortuna; Is Susiloningtyas; Hanifatur Rosyidah
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 3 No. 1 (2024): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Berencana atau KB merupakan salah satu usaha dalam mencapai kesejahteraan dan sebagai tindakan untuk membantu individu atau pasangan suami istri dalam mencegah kelahiran yang tidak dinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, atau memutuskan jumlah dan jarak dalam kelahiran. Menurut Badan Pusat Statistik1 tahun 2020 pasangan usia subur yang menggunakan KB sebanyak 55%. Capaian prevalensi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) secara Nasional pada 2022, sebesar 22,6% dari target 28% pada tahun 2024. Prevalensi pemakaian MKJP menurut data baseline SDKI tahun 2012 sebesar 18,3%, dilihat dari hasil survei capaian tahun 2016 sudah mengalami peningkatan yaitu 21,6% akan tetapi pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 21,39% menurut Susenas, sementara target pencapaian pada tahun 2024 yaitu sebesar 28,39%.2 Tujuan pada penelitian ini untuk mendeskripsikan pengetahuan akseptor KB tentang IUD di Kelurahan Genuk Sari Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan rancangan deskriptif, dengan 42 akseptor KB di Kelurahan Genuk Sari. Hasil didapatkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang dengan jumlah 34 (81.0%) dan 8 (19.0%) berpengetahuan baik. Dapat disimpulkan bahwa untuk mendeskripsikan pengetahuan akseptor KB tentang IUD di Kelurahan Genuk Sari Kota Semarang.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAP MATERI SIKLUS HIDUP HEWAN MELALUI PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD PADA SISWA KELAS III SDN 4 KLEGEN Hanifatur Rosyidah; Dia Rahmaton; Ramuna Eka Putri; Melik Budiarti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30022

Abstract

The purpose of this study is to improve the learning outcomes of grade III students in the subject of science on the animal life cycle material in grade III students of SDN 04 Klegen, Madiun City through the STAD type Cooperative Learning learning model on the animal life cycle material. The type of research conducted is Classroom Action Research (CAR). This study was conducted in two cycles to determine the improvement in student learning outcomes. Each cycle consists of one meeting with the following learning stages. Data collection techniques used observation, interviews with teachers, observations during learning and final evaluations for students based on the results of the pre-test and post-test. The results of the study showed that the use of the STAD type cooperative learning model in science learning on the animal life cycle material can significantly improve student learning outcomes. Students showed an increase in learning outcomes and also increased involvement and motivation to learn. The results of the study in the pre-cycle showed an average score of 48 with a percentage of 48%, while in cycle 1 the average increased to 68 with a percentage of 68%, and in cycle 2 the average reached 85 with a percentage of 85% for students whose scores were above the KKM, based on the results of the study, the application of the STAD type cooperative learning model can improve student learning outcomes in the subject of science on the animal life cycle material.
Keberhasilan Menyusui di Usia Remaja dan Faktor yang Mempengaruhi: Literature Review: Breastfeeding Success in Adolescents and Influencing Factors: Literature Review Andi Devina Yudha Wahyuningtyas; Noveri Aisyaroh; Hanifatur Rosyidah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.498 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2235

Abstract

Latar belakang: Menyusui di usia remaja merupakan hal yang sulit dilakukan ibu remaja karena adanya perubahan penyesuaian tugas dan peran menjadi ibu di usia remaja. Ibu remaja untuk mencapai keberhasilan menyusui memerlukan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan menyusui di usia remaja. Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor keberhasilan menyusui di usia remaja. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan mencari artikel internasional dan nasional melalui database PubMed dan Google Scholar dengan memasukkan kata kunci dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan dan didapatkan 10 artikel yang terdiri dari 6 artikel dari jurnal internasional dan 4 artikel dari jurnal nasional. Hasil: Terdapat 4 faktor utama dalam keberhasilan menyusui di usia remaja yaitu faktor personal ibu, faktor bayi, faktor sosial, dan faktor budaya. Sehingga dalam mencapai keberhasilan menyusui di usia remaja perlu memperhatikan keempat faktor utama yaitu faktor personal ibu, faktor bayi, faktor sosial, dan faktor budaya. Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan menyusui di usia remaja.
Faktor yang Mempengaruhi Bidan dalam Promosi Kesehatan terhadap Pemberian Asi Eksklusif : Literature Review: Factors Affecting Midwife in Health Promotion on Exclusive Breastfeeding : Literature Review Yudittia, Ayu; Meilia Rahmawati; Hanifatur Rosyidah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2768

Abstract

Latar Belakang: Promosi kesehatan adalah suatu proses dimana seorang tenaga kesehatan memberikan pendidikan atau informasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesehatan. Pada praktiknya sering kali bidan tidak memberikan promosi kesehatan mengenai ASI eksklusif kepada ibu. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi rendahnya promosi kesehatan oleh bidan mengenai pemberian ASI eksklusif Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini yaitu menggunakan metode narative literature review dengan literautur yang bersumber dari database google scholar, dan database pubmed. Hasil: Dari hasil 4 artikel yang direview dengan metode penelitian kualitatif yang berasal dari Indonesia, Amerika dan turki diketahui bahwa keterbatasan waktu, kurangnya pengetahuan bidan dan kurangnya pengetahuan mengenai penggunaan media dan keterbatasan media menjadi faktor yang mempengaruhi bidan dalam pemberian promosi kesehatan mengenai pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Berdasarkan hasil dari reviw artikel yang dilakukan di temukan kesimpulan bahwa keterbatasan waktu, kurangnya pengetahuan dan keterbatasan media, serta kemampuan komunikasi bidan menjadi faktor yang dapat mempengaruhi pemberian promosi kesehatan mengenai menjadi faktor yang mempengaruhi pemberian promosi kesehatan mengenai ASI eksklusif pada ibu.
Intervensi Peningkatan Parenting Self-Efficacy Ibu Hamil : Literature Review: Intervention to Increase Parenting Self-Efficacy for Pregnant Women : Literature Review Rosalinda; Arum Meiranny; Hanifatur Rosyidah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i5.2891

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan pada masa kehamilan sangat penting dalam mempersiapkan pasangan untuk menjadi orang tua. Transisi menjadi orang tua dapat membuat stres bagi orang tua baru, terutama dengan kurangnya atau tanpa didampingi tenaga kesehatan profesional selama masa kehamilan. Parenting self-efficacy adalah suatu keyakinan orang tua terhadap kemampuannya dalam mengelola dan melakukan tugas yang berkaitan dengan mengasuh anak. Parenting self-efficacy penting dilakukan pada masa kehamilan karena merupakan modal dasar untuk memulai menjadi orang tua dalam mengasuh anak. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran penelitian yang ada di beberapa negara tentang peningkatan parenting self-efficacy pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini adalah studi literatur yang ditelusuri melalui Pubmed dan Google Scholar yang terbit dari tahun 2012 sampai tahun 2021. Dari 38 judul artikel dan yang sesuai kriteria inklusi dan dilakukan telaah ada 7 artikel. Hasil: Intervensi peningkatan parenting self-efficacy berdasarkan studi literatur meliputi Program edukasi Paket Cerdas Ibu Menyusui (PCIM), Penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak, Efek dari program pendidikan melahirkan yang berorientasi pada psikoterapi interpersonal, Pengaruh program pelatihan singkat, Intervensi psiko-edukasi, Program berbasis kesadaran, Pendidikan parenting Berbasis Teknologi. Kesimpulan: Peningkatan parenting self-efficacay pada masa kehamilan sangat penting bagi calon orang tua untuk mengasuh anak.
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Susu Formula pada Usia 0-6 Bulan : Scoping Review : Factors Influencing the Giving of Formula Milk at the Age of 0-6 Months: Scoping Review Wafiq Azizah; Hanifatur Rosyidah; Machfudloh
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3379

Abstract

Latar Belakang: Menyusui sangat penting untuk kelangsungan hidup bagi anak dalam pertumbuhan dan perkembangan gizi. Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan memiliki banyak manfaat bagi ibu dan bayi, salah satunya perlindungan terhadap infeksi lambung. Susu formula adalah formula bayi yang dimodifikasi yang dibuat dari berbagai produk, termasuk susu hewani, kedelai, dan minyak nabati. Tujuan: Untuk mempelajari faktor-faktor apa yang mempengaruhi pemberian susu formula pada bayi antara usia 0 dan 6 bulan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah scoping. Pencarian literatur dalam penelitian ini menggunakan 2 database jurnal kesehatan yaitu PUBMED dan Google Scholar. Artikel pilihan yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Total hasil pencarian adalah 99 artikel dan ditemukan 9 artikel. Hasil: Pengganti ASI tentu saja diberikan atas indikasi medis. Kondisi bayi seperti galaktosemia neonatal, penyakit urin sirup pasca-maple yang tidak responsif terhadap ASI. Sedangkan hasil yang ditemukan pada faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian susu formula bayi 0-6 bulan yaitu: Faktor personal maternal seperti pekerjaan ibu dan faktor sosial seperti dukungan tenaga medis, dukungan keluarga, media sosial, dan persalinan difasilitas kesehatan Kesimpulan: Dari temuan review ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara karir ibu, pendampingan tenaga medis, dukungan keluarga, jaringan sosial, dan persalinan di fasilitas. Pemberian susu formula antara usia 0 dan 6 bulan.