Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pernanan Orang Tua dalam Menanamkan Kedisiplinan Pada Anak Usia Dini di Dusun Wanasari Kelurahan Argasoka Budiastuti, Endah Wiji; Hidayah, Nahdiyah; Hambali, Habib
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan pola asuh orang tua dalam menanamkan kedisiplinan anak usia dini pada lingkungan keluarga di Dusun Wanasari Kelurahan Argasoka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan sampling lima belas keluarga di Dusun Wanasari Kelurahan Argasoka. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan quisioner, wawancara, dokumentasi yang dilengkapi dengan daftar pertanyaan. Analisis data dilakukan melalui tahap Reduksi Data ( Data Reduction), Penyajian Data ( Data Display), Penarikan Kesimpulan (Conclusion Drawing). Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Orang tua merupakan kunci utama dalam penerapan kedisiplinan anak sejak usia dini. Orang tua memiliki peranan dalam lingkunagn keluarga, dan tidak dapat diberikan dilembaga pendidikan.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di TK Islam Bina Muslim PGRI Hidayah, Nahdiyah; Rohimah, Heis
Jurnal Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60623/jtkaud.v3i1.441

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan kemampuan memecahkan masalah persoalan dengan nalar. Menurut Bloom kemampuan berpikir tingkat tinggi meliputi keterampilan menganalisis (analysing), mengevaluasi (evaluating), dan mencipta (creating). Sedangkan pembelajaran berbasi proyek merupakan suatu pendekatan pengajaran yang dikembangkan berdasarkan prinsip contructivis, problem solving, inquiri riset, integrated studies dan refleksinya yang menekankan pada aspek kajian teoritis dan aplikasinya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan kualitas kemampuan berpikir tingkat tinggi anak usia dini melalui pembelajaran berbasis proyek di TK Islam Bina Muslim PGRI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemmis & Taggart dan dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subjek pada penelitian ini adalah 15 peserta didik kelas B. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan instrument berupa lembar observasi, catatan lapangan dan pedoman wawancara.Tehnik analisis data terdiri dari kuantitatif. Data kuantitatif dianalisis dengan rumus persentase. Peningkatan hasil pratindakan sampai pada penelitian siklus II menunjukkan bahwa dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui pembelajaran berbasis proyek sebagai berikut: 1) Anak mampu bekerja sama 2) Anak mampu menambahkan benda/aksesoris bangunan. 3) Anak mampu menyampaikan gagasan. 4) Anak mampu membuat bentuk bangunan diperoleh rata-rata hasil belajar sebelum menggunakan pembelajaran berbasis proyek hasil pratindakan diperoleh rata-rata persentase sebesar 26,66% dengan tingkat keberhasilan tindakan belum berhasil, pada siklus I diperoleh rata-rata persentase sebesar 54,99% dengan tingkat keberhasilan tindakan berhasil, dan pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 100% dengan tingkat keberhasilan tindakan tercapai. Hasil ini sesuai yang diharapkan dari indikator keberhasilan yang ditetapkan peneliti sebesar 100%, dan membuktikan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan tingkat keefektivitasan anak dalam berpikir tingkat tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi anak usia dini di TK Islam Bina Muslim PGRI dapat berpengaruh dan meningkat keefektivitasannya dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek.
Upaya Meningkatkan Kreativitas dengan Media Pasir Warna Kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal IV Sadang Khasanah, Widotun; Hidayah, Nahdiyah
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v5i1.226

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu karakter penting untuk dikembangkan pada anak terutama pada anak usia dini. Kreativitas tidak banya menjadikan anak lebih percaya diri dan kreatif namun juga melatih pikirannya untuk berkreasi baik dalam berpikir maupun membuat suatu karya. Pemanfaatan media pasir warna menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui media pasir warna. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Taggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan terhadap 20 anak didik berusia 5 – 6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yakni teknik kualitatif dan kuantitatif. Kreativitas anak pada pra siklus sebesar 23%, siklus I sebesar 58%, dan siklus II sebesar 86%. Hasil penelitian menunjukkan media pasir warna dapat meningkatkan kreativitas anak.
Peran Pembiasaan Kedisiplinan Terhadap Karakter Anak Usia 4-5 Tahun di KB Aisyiyah 1 Sadang Linasih, Retno; Hidayah, Nahdiyah
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v5i1.228

Abstract

This research aims to understand the impact of increasing discipline on students through habituation activities carried out at KB Aisyiyah 1 Sadang. Children need to get used to character formation from an early age, including the character of discipline in children that needs to be developed. One way is through habituation. This type of research is qualitative research. The data collection method used is interviews, observation and documentation. The results of this research show the development of disciplinary attitudes in children, although there are still some children who are not yet capable of discipline, but in general this habit of discipline shows a positive impact on student discipline.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Melalui Metode Pembelajaran Karyawisata Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Aisyiyah 1 Sadang Hastuti, Hesti; Hidayah, Nahdiyah
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v5i1.230

Abstract

Children's abilities, both cognitive abilities and other abilities, still need to be developed. Including the ability to count, the basic ability to understand counting numbers 1-10 in children needs to be developed. It's just that sometimes there are obstacles in developing children's abilities. Concrete learning for children under the age of 5-6 years is one of the factors that must be considered, therefore field trips are the method used in learning in this research. This type of research is classroom action research carried out at Kindergarten Aisyiyah 1 Sadang. The results of this study showed that there was an increase in children's numeracy skills from pre-action, cycle 1 to cycle 2. In pre-action, the percentage of children's numeracy ability was only around 31%, then in cycle 1 it increased to 51% and in cycle 2 it increased to 83%.
Pembentukan Karakter Religius Anak Usia Dini melalui pembelajaran di TPQ Nurul Hikmah Gumelem Kulon, Susukan, Banjarnegara Suwarni, Titi; Hidayah, Nahdiyah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.696

Abstract

TPQ merupakan salah satu bentuk pendidikan non-formal di tengah masyarakat. TPQ bukan hanya tempat untuk belajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter religius anak sejak dini. Salah satunya adalah TPQ Nurul Hikmah di desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. TPQ Nurul Hikmah bukan hanya tempat untuk belajar Al-Qur'an, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter religius pada anak yang memberikan banyak program kegiatan. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat berbagai kendala diantaranya yaitu kendala jumlah santri yang belum jelas karena terkadang tiba-tiba masuk dan terkadang tiba-tiba keluar begitu saja, ada yang pamit dan ada yang berhenti begitu saja, sehingga membuat keadaan terkadang menjadi kurang kondusif. Selain itu,sarana dan prasarana juga masih sangat minim.Namun demikian pengurus TPQ sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi  kendala yang ada, yaitu dengan pendekatan pembelajaran interaktif dan mengadakan pertemuan rutin bagi para guru dan wali santri serta menggunakan secara maksimal sarana dan prasarana yang sudah ada. Dengan mengajarkan pendidikan agama sejak usia dini, anak-anak akan memiliki karakter religius dan akhlak yang baik. Pemberian bekal ilmu agama sejak dini ini merupakan awal yang baik bagi pertumbuhan moral anak.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Permainan Alphabetic Ladder Snake Pada Anak Usia 5-6 Tahun di RA Salafiyah Wonoyoso Laeli, Wafi Maulida; Hidayah, Nahdiyah
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i2.2802

Abstract

This research aims to apply the alphabet snake and ladder game in an effort to improve the ability to recognize letters in children aged 5-6 years at RA Salafiyah. Alphabet snakes and ladders is a game tool that has been modified from the numbers snakes and ladders game to the letters snakes and ladders game. The research method used is classroom action research. The method used uses the Kemmis and Taggart cycle model which consists of four stages (planning, action, observation and reflection). Data collection was carried out by observation, interviews and documentation. The results of the research show: 1) the application of the alphabet snakes and ladders game in an effort to improve the ability to recognize letters was carried out in two cycles. 2) the results of implementing the alphabet snakes and ladders game in an effort to improve the ability to recognize letters experienced a significant increase and were able to improve the ability to recognize letters at RA Salafiyah Wonoyoso. The increase in the ability to recognize letters seen from pre-action or initial ability was 35%, increased to 54% in cycle I and increased to 81% in cycle II.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN BERKEBUN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Monita, Dewi Krisiyanti; Hidayah, Nahdiyah
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9741

Abstract

Early childhood is a golden period of brain development that requires integrated stimulation, but environmental awareness is often hampered by conventional learning methods that lack direct experience for students. This study aims to optimize ecological literacy through gardening activities for twenty students aged four to five years at KB Al-Kautsar Banjarnegara. Using a Classroom Action Research design with a spiral model, this study was conducted in two cycles involving the stages of scenario planning, implementation of planting actions, systematic observation, and critical reflection in the field. Data collection was carried out through direct observation techniques on three main indicators that were analyzed using simple descriptive statistics. The research findings show a substantial increase in children's capacity in each cycle: the ability to recognize plant types increased significantly from 40% to 95%, understanding of plant care procedures increased from 45% to 90%, and the manifestation of caring attitudes towards the surrounding environment grew from 40% to 80%. These results prove that outdoor experience-based learning methods are able to transform abstract material into concrete understanding that is imprinted in children's long-term memory. The main conclusion confirms that gardening activities are a highly effective contextual pedagogical strategy in improving the ability to recognize the environment while simultaneously building naturalist intelligence and responsible character in early childhood in a sustainable manner. ABSTRAK Fase usia dini merupakan periode keemasan perkembangan otak yang memerlukan stimulasi terintegrasi, namun pengenalan lingkungan seringkali terhambat oleh metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan pengalaman langsung bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan literasi ekologis melalui aktivitas berkebun pada dua puluh anak didik usia empat hingga lima tahun di KB Al-Kautsar Banjarnegara. Menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas dengan model spiral, studi ini dilaksanakan dalam dua siklus yang melibatkan tahapan perencanaan skenario, pelaksanaan tindakan menanam, observasi sistematis, serta refleksi kritis di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi langsung terhadap tiga indikator utama yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif sederhana. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan kapasitas anak secara substansial pada setiap siklus: kemampuan mengenali jenis tanaman meningkat signifikan dari 40% menjadi 95%, pemahaman tata cara merawat tumbuhan naik dari 45% menjadi 90%, dan manifestasi sikap peduli terhadap lingkungan sekitar tumbuh dari 40% ke angka 80%. Hasil ini membuktikan bahwa metode pembelajaran berbasis pengalaman di luar ruangan mampu mentransformasi materi abstrak menjadi pemahaman konkret yang membekas pada ingatan jangka panjang anak. Simpulan utama menegaskan bahwa kegiatan berkebun merupakan strategi pedagogis kontekstual yang sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal lingkungan sekaligus membangun kecerdasan naturalis serta karakter bertanggung jawab pada anak usia dini secara berkelanjutan.