Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Prototipe bata lego (interlock) berbahan dasar sampah plastik daur ulang jenis polimer HDPE Febriansyah, Muhammad Chaidar; Attar, Muhammad
Teknosains Vol 18 No 1 (2024): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i1.41132

Abstract

Perkembangan industri material terus mencari beragam jenis bahan baku untuk memenuhi kebutuhan pasar terhadap material bangunan. Perkembangan bahan material tidak hanya menggunakan bahan beton dan logam, melainkan juga bisa menggunakan bahan plastik. Di sisi lain, biji plastik juga digunakan sebagai bahan baku pembungkus makanan dan minuman, bahkan penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan dan minuman menjadi salah satu penyumbang terbesar yang menyebabkan sampah plastik meningkat pesat. Untuk itu diperlukan sebuah eksperimen untuk meminimalisir penggunaan biji plastik sebagai bahan material dan mulai beralih menggunakan sampah plastik daur ulang menjadi bahan baku utama pada pembuatan bahan material. Penelitian ini menggunakan metode riset dan pengembangan yang biasa disebut R & D (Research and Development). Penelitian ini berada pada level 1, karena merupakan penelitian tahap awal untuk menghasilkan produk bata lego berbahan baku sampah plastik daur ulang. Peneliti melakukan penelitian untuk menghasilkan rancangan produk dan menguji validitasnya, tetapi tidak dilanjutkan dengan uji efektivitas dari produk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, bata lego dengan bahan sampah plastik jenis polimer High-density Polyethylene (HDPE) memiliki tekstur cukup kasar yang membuat sudut-sudut tepian bata tidak terlalu tegas dan rata. Namun, bata lego dengan jenis ini memiliki komponen bata yang cukup kuat dan keras. Sedangkan dari segi bentuk, desain prototipe bata lego dianggap sudah dapat mengunci/mengait antar bata dan dapat menahan guncangan sejajar dinding, tetapi belum efektif dalam menahan guncangan tegak lurus dinding.
Penerapan konsep arsitektur biomorfik dalam perancangan Seaworld di Makassar Attar, Muhammad; Sudarman, Sudarman; Reskiya, Rahmi
Teknosains Vol 19 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v19i1.51653

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 16.771 pulau serta menjadi pusat biodiversitas yang kaya akan keanekaragaman biota laut. Oleh karena itu diperlukan wadah sebagai sarana edukasi, hiburan dan konservasi untuk memperkenalkan keanekaragaman biota laut yang salah satu paling populer adalah bangunan seaworld. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang desain seaworld di Kota Makassar sebagai salah satu solusi terkait kurangnya sarana pendukung yang dapat memberikan informasi mengenai kehidupan biota laut khususnya di Kota Makassar. Perancangan seaworld menggunakan pendekatan konsep arsitektur biomorfik. Metode kualitatif dipilih dalam metode penelitian ini dengan pendekatan deskriptif dan eksploratif melalui pengumpulan data sebagai tahapan awal, lalu diolah dengan menganalisis serta sintesis data, dan diproses menjadi sebuah konsep perancangan desain. Hasil dari penerapan konsep arsitektur biomorfik ke dalam perancangan seaworld adalah terjadinya keselarasan antara alam dan bangunan, segala ide yang diambil dari kehidupan organik, baik berdasarkan bentuk, sistem maupun pergerakan, penggunaan pendekatan desain sangat erat hubungannya dengan visual tampilan fisik bangunan dalam sebuah perancangan.
Analisis Potensi Dan Arahan Strategi Kebijakan Pengembangan Desa Ekowisata di Kecamatan Bumiaji - Kota Batu Attar, Muhammad; Hakim, Luchman; Yanuwiadi, Bagyo
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2013.001.02.04

Abstract

Kota Batu merupakan salah satu daerah otonom di Provinsi Jawa Timur yang mengandalkan sektor pariwisata untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Pengembangan pariwisata lebih mengarah pada objek wisata artifisial atau buatan yang dibangun oleh investor namun menimbulkan permasalahan lingkungan. Perlu alternatif lain pengembangan pariwisata yaitu obyek wisata yang mampu menekan dampak kerusakan lingkungan sekaligus meningkatkan peran masyarakat lokal dan kesejahteraannya yaitu pengembangan Desa Ekowisata berbasis Community Based Ecotourism (CBE). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian potensi wisata dan obyek daya tarik wisata (ODTW) di desa - desa wisata, menganalisis kesiapan terhadap pengembangan desa ekowisata, menganalisis desa wisata yang paling optimal untuk pengembangan desa ekowisata dan menentukan arahan strategi kebijakan pengembangan desa ekowisata di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dengan survei primer dan sekunder. Pendekatan yang digunakan adalah Analisis potensi wisata dan obyek daya tarik wisata (ODTW), Penilaian kesiapan pengembangan Community Based Ecotourism (CBE), Analisis spasial dan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan seluruh desa wisata di Kecamatan Bumiaji memiliki potensi wisata dan obyek daya tarik wisata (ODTW) berupa atraksi alam, sumberdaya pertanian dan budaya yang dapat lebih dikembangkan. Penilaian potensi wisata dan obyek daya tarik wisata (ODTW) menunjukkan Desa Tulungrejo dan Desa Sumberbrantas termasuk klasifikasi Sangat Baik; Analisis kesiapan terhadap pengembangan desa ekowisata berbasis masyarakat (CBE) menunjukkan Desa Tulungrejo dan Desa Bumiaji termasuk dalam klasifikasi Baik. Hasil analisis spasial menunjukkan Desa Tulungrejo merupakan desa yang paling optimal untuk pengembangan desa ekowisata di Kecamatan Bumiaji. Analisis Matrik Grand Strategy menunjukkan arahan strategi kebijakan pengembangan Desa Ekowisata di Desa Tulungrejo terletak pada kuadran 1, strategi yang digunakan bersifat agresif (SO). Kata Kunci : Kota Batu, pengembangan, potensi dan ODTW, Desa Ekowisata