Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EVALUASI KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN AC-WC DENGAN MODIFIKASI ASPAL MENGGUNAKAN LIMBAH BAN DALAM BEKAS Fadhil, Ammar; Ismy, Romaynoor; Khairunnisa, Hanyta; Amna, Khairul
Jurnal Sains Riset Vol 15, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v15i1.3160

Abstract

Perkerasan jalan AC-WC merupakan jenis perkerasan yang umum digunakan sebagai jalur transportasi. Seiring berjalannya waktu, jalan ini sering mengalami kerusakan akibat beban lalu lintas, perubahan suhu, dan genangan air. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah ban dalam bekas sepeda motor sebagai bahan tambahan pada campuran aspal, mengingat ban dalam memiliki sifat elastis seperti polimer. Metode yang digunakan melibatkan uji parameter Marshall terhadap campuran aspal panas dengan variasi kadar limbah sebesar 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%, sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2018. Pengujian dilakukan di Laboratorium Perkerasan Jalan Fakultas Teknik Sipil menggunakan aspal penetrasi 60/70 dan gradasi menerus. Hasil penelitian menunjukkan kadar aspal optimum (KAO) sebesar 5,77%. Parameter Marshall yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA, dan MQ. Dari hasil pengujian, diketahui bahwa penambahan limbah sebesar 3% memberikan hasil terbaik dengan nilai stabilitas 1498 kg, VIM 4,64, VMA 15,9, VFA 72,21, dan nilai MQ 394,84. Kesimpulannya, penambahan limbah ban dalam sepeda motor mampu meningkatkan stabilitas lapisan perkerasan jalan AC-WC dan menjadi solusi alternatif untuk memperpanjang umur jalan serta mengurangi kerusakan.
Assessment of the Condition of Emergency Building and Intensive Care of Meuraxa Hospital Based on Mantenance Cost Analysis Amna, Khairul; Oktaviani, Cut Zukhrina; Fadhil, Ammar; Rachman, Aulia; Azhari, Muhammad; Afra, Liza
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i2.1078

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa in Mibo is a Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Meuraxa Hospital is obliged to provide comfort and safety for patients. As a BLUD, almost all of its operational costs are sourced from the hospital's own revenue. The hospital building has a variety of ages, and the oldest has been operating for more than 17 years. Therefore, the reliability of the building began to decrease, and there were even building components in a damaged state. Even so, the standardization of hospital performance indicators in 2019 requires that hospital facilities and infrastructure are always in 100% condition. This can be realized by building buildings according to standards and carrying out building maintenance periodically/routinely.  Determining the extent of building damage in compliance with norms and regulations is the aim of the investigation (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 24/PRT/M/2008). The method used is to conduct a field observation of building damage. The results of observation of the existing condition of emergency and intensive service building infrastructure obtained a building damage intensity of 1.32%. This condition is included in the category of light maintenance, which is ≤ 35% of the cost of building a new one. Damage is predominant to non-structural components.