Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Insersi Moderasi Beragama dalam Bingkai Pendidikan Karakter Disiplin dan Patriotisme pada Sekolah Dasar Handayani, Riski; Nursikin, Mukh.
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.529

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang implementasi nilai wasathiyah (moderasi) Islam Istiqamah (disiplin) dan Hubb al – Watan (sikap patriotisme) di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga melalui kegiatan Hizbul Wathan. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan nilai wasathiyah Islam tersebut, juga untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat, serta menemukan solusi untuk mengatasi masalah yang ada. Data dikumpulan melalui teknik triangulasi sumber data berupa observasi lokasi, dokumentasi, dan wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, Pembina Hizbul Wathan, dan Peserta didik. Kemudian data dianalisis melalui teknik penyajian data, seleksi data, dan analisis data. Sebagai temuannya adalah bahwa implementasi nilai wasathiyah (moderasi) Islam Istiqamah (disiplin) dan Hubb al – Watan (sikap patriotisme) di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga adalah melalui berbagai macam metode diantaranya adalah metode ceramah, keteladanan, pembiasaan, nasihat, serta metode reward dan punishment. Melalui kegiatan pembiasaan senyum sapa, dan salam, kegiatan apel pagi, berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, pembiasaan murajaah juz 30, pembacaan al-asma al-husna setiap pagi, kegiatan salat duha, salat zuhur berjamaah, kajian Jumat, pembiasaan penggunaan produk dalam negeri, pembiasaan berbaris dengan rapi sebelum kegiatan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, melafalkan Pancasila, serta melalui kegiatan Hizbul Wathan yang dilakukan setiap hari Jumat. Adapun faktor pendukung dari keberhasilan implementasi nilai wasathiyyah Islam Istiqamah (disiplin) dan Hubb al-Wathan (sikap patriotisme) adalah fasilitas sekolah yang memadahi, kerjasama yang baik antara guru, orang tua,  masyarakat, dan peserta didik dalam mewujudkan sikap persatuan dan kesatuan, serta dukungan penuh dari sekolah dalam mendukung kegiatan Hizbul Wathan sebagai wadah pembentukan karakter disiplin dan cinta tanah air (patriotisme) pada peserta didik sehingga tertanamlah karakter yang luhur tersebut pada setiap diri peserta didik.
Campur Kode dan Alih Kode pada Proses Pembelajaran Mata Kuliah Morfologi di Kelas A-2 Angkatan 2024 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lambung Mangkurat Ramadana, Nabila Rahma; Nurhalimiyanti Putri, Kurnia; Alifa Miyanda, Noor; Rahma Ramadana, Nabila; Handayani, Riski
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 4 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: Oktober
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v2i4.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena alih kode dan campur kode yang terjadi dalam interaksi pembelajaran luring pada mata kuliah Morfologi di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Lambung Mangkurat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif serta studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan tersamar, rekam sadap, dan pencatatan. penelitian menegaskan bahwa alih kode dan campur kode merupakan bagian dari dinamika komunikasi yang wajar dalam pembelajaran. Kehadirannya memperkaya interaksi akademik, memperkuat identitas budaya lokal, serta menunjukkan adaptasi bahasa yang dinamis di tengah arus globalisasi.
PERSEPSI GURU TERHADAP KEBIJAKAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR DI SMA NEGERI Rabilan, Triat; Yuliana, Rahmi; Handayani, Riski; Junita, Fatria; Kasrawati Isnur, Nur Indah
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 19, Nomor 2 (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v19i2.71768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pemahaman guru terhadap Platform Merdeka Mengajar di SMAN 2 Baubau. (2) Sikap guru terhadap Platform Merdeka Mengajar di SMAN 2 Baubau. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka peneliti menggunakan pendekatan mix method dengan jenis penelitian deskriptif. Untuk memperoleh data terkait dengan tujuan penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara dan dokumentasi. yang keabsahan dan kredibilitas diuji validitasnya melalui metode triangulasi dan uji validitas isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemahaman guru terhadap Platform Merdeka Mengajar di SMAN 2 Baubau secara keseluruhan tergolong tinggi. Hal ini terlihat dari kemampuan mereka dalam menjelaskan konsep PMM, menyebutkan contoh dan bukan-contoh fitur, meringkas tujuan platform, menginterpretasikan manfaat fitur, serta menghubungkannya dengan praktik pembelajaran di kelas. (2) Sikap guru terhadap Platform Merdeka Mengajar di SMAN 2 Baubau secara keseluruhan tergolong positif. Berdasarkan analisis indikator afektif, guru menunjukkan kesadaran akan pentingnya PMM, merespon kebijakan dengan terbuka, serta menghargai manfaat praktis yang diberikan dalam proses belajar mengajar. Banyak guru yang telah mulai mengintegrasikan Platform Merdeka Mengajar dalam pembelajaran dan menunjukkan komitmen untuk terus menggunakannya dalam jangka panjang.