Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pentingnya Penggunaan Laporan Keuangan Di Kelurahaan Serua Indah Widia Astuti; Syawaludin; Eko Sudarso
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan Pengunaan laporan keuangan pada UMKM harus secara bertahap artinya peningkatan daya saing dimulai dengan upaya memenangkan persaingan. Untuk mengetahui berbagai kondisi daya saing UMKM, maka diperlukan bentuk pembinaanyang berkesinambungan, guna meningkatkan taraf kehidupan bagi UMKM di tanah air. Orientasi dan fokus pemberdayaan UMKM perlu ditingkatkan, pemberdayaan tersebut antara lain memberikan kemudahan akses dalam fungsi perusahaan dan memberikanfasilitasi pendukung, agar UMKM benar-benar mampu menerapkan kaidah umum yang berlaku dalam perekonomian secara konsisten dan konsekuen serta berdaya guna. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah melakukan jaringan usaha yang kuat. JaringanUsaha merupakan salah satu faktor penting dalam bisnis UMKM untuk meningkatkan skala ekonomi, pengelolaan bisnis yang efisien dan memperluas pangsa pasar. UMKM yang memiliki jaringan usaha yang kuat akan menjadi modal untuk dapat melaksanakan kegiatan operasinya secara efektif dan efisien, sehingga jaringan usaha juga dapat menjadi modal daya saing perusahaan
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta Tri Diana Sari; Eko Sudarso
JURNAL KONSISTEN Vol 1 No 3 (2024): JURNAL KONSISTEN VOL. 1 NO.3 2024
Publisher : Yayasan Sahabat Cendekia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan sampel penelitian ini berjumlah 96 responden. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis deskriptif, analisis kuantitatif dan uji hipotesis. Hasil. Budaya Organisasi dan Disiplin Kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan persamaan regresi Y = 2,049 + 0,327 X1 + 0,617 X2. Koefisien korelasi sebesar 0,858. Nilai koefisien determinasi atau kontribusi pengaruh sebesar 0,736 atau 73,6%. Uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel atau (129,675 > 3,09). Implikasi. Budaya organisasi dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai maka implikasi penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja karyawan dapat dilakukan dengan cara pegawai harus lebih efektif dalam mengatasi hambatan atau tantangan yang mungkin muncul dalam menjalankan tugas, memastikan kelancaran dan keberhasilan pekerjaan. Kata Kunci. Budaya Organisasi, Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai
ANALISIS MOTIVASI KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PADA PT GODONG IJO ASRI DEPOK Triastuti Anggraini; Eko Sudarso
JURNAL KONSISTEN Vol 2 No 1 (2025): JURNAL KONSISTEN VOL. 2 NO.1 2025
Publisher : Yayasan Sahabat Cendekia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada PT Godong Ijo Asri Depok. Metode. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif. Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Terdapat 4 orang narasumber yang langsung terlibat dalam perusahaan tersebut yaitu, karyawan PT Godong Ijo Asri Depok. Hasil. Penelitian ini membuktikan bahwa motivasi kerja di PT Godong Ijo Asri Depok yaitu masih terbilang kurang memuaskan bagi beberapa karyawan. Implikasi. Motivasi mempengaruhi kinerja karyawan, maka implikasi penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja karyawan dapat dilakukan dengan cara memberi apresiasi, dukungan, bonus dan pelatihan yang sesuai dengan bidangnya masing-masing. Karyawan yang termotivasi kinerjanya akan lebih meningkat, dibandingkan dengan karyawan yang kurang termotivasi. Kata Kunci. Motivasi Kerja; Kinerja Karyawan
Pengaruh Burn Out Dan Fasilitas Kerja terhadap Efektivitas Kerja Pada PT Bina Artha Semesta Kota Depok Mohamad Saefoedin; Eko Sudarso
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i4.9468

Abstract

This research aims to determine the influence of Burn Out and Work Facilities on Work Effectiveness at PT Bina Artha Semesta Depok City, both partially and simultaneously. This research method uses quantitative methods with a sample size of 99 respondents. The data collection technique is by means of a questionnaire, and the data analysis techniques are validity test, reliability test, simple linear analysis, multiple linear analysis, correlation coefficient, coefficient of determination, and hypothesis testing. The results of this research show that there is a significant influence between Burn Out and Work Facilities on Work Effectiveness simultaneously. This can be seen from the value of the multiple linear regression equation, namely Y = 15.066 + 0.485+ 0,159 X2 The constant shows 15.066, meaning that if there is a change in the constant of the independent variable (X1 and X2 values = 0) then the value of the dependent variable Work Effectiveness (Y) is 15.066. The multiple correlation coefficient value shows that the variables Burn Out (X1) and Work Facilities (X2) have a significant influence on Work Effectiveness (Y), with a significant change value F of 0.000 or less than 0.05. The correlation value obtained is 0.612, which is between 0.600 - 0.799 with a strong relationship level. The coefficient of determination value is 0.719, so it can be concluded that the Burn Out (X1) and Work Facilities (X2) variables influence the Work Effectiveness variable (Y) by 71.9% while the remaining 28.1% is influenced by other factors. Simultaneously testing the hypothesis obtained a calculated F value > F table or (11.789 > 3.09), this was also strengthened by a ρ value < Sig.0.05 or (0.000 < 0.05). This shows that there is a significant simultaneous influence between Burn Out and work facilities on Work Effectiveness at PT Bina Artha Semesta.
Transformasi Peran HR Business Partner di Era Generative AI: Tinjauan Literatur 2018–2025 Eko Sudarso
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 1 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i1.1394

Abstract

The rapid advancement of Generative Artificial Intelligence (Generative AI) since 2022 has significantly transformed human resource management practices, particularly the role of Human Resource Business Partners (HRBPs), who serve as strategic partners in organizational decision-making. Despite growing literature on HR digitalization, research specifically examining the impact of Generative AI on HRBP roles remains limited. This study aims to map existing research on HRBP and Generative AI, analyze changes in HRBP roles and competencies, and identify emerging challenges and opportunities in the era of generative technologies. Employing a systematic literature review, the study examines scientific publications from 2018 to 2025 across multiple reputable databases. Findings reveal that Generative AI shifts HRBP responsibilities from traditional administrative and consultative functions toward strategic roles enhanced by AI-driven analytics. Emerging competencies, including AI literacy, data-driven consulting, and ethical decision-making, are increasingly crucial for effective HRBP performance. The study also highlights risks such as algorithmic bias, privacy concerns, and the need for ethical governance frameworks. Overall, this research provides a conceptual framework for the transformation of HRBP into an AI-augmented model and offers directions for future studies on integrating AI into strategic human resource functions.
Pengaruh Work Life Balance dan Job Demand terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT Nusalima Digdaya Nusantara Jakarta Timur Muhammad Iksan; Eko Sudarso
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work Life Balance dan Job Demand terhadap Produktivitas Kerja karyawan di PT Nusalima Digdaya Nusantara. Berdasarkan karakteristik tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Pemilihan metode kuantitatif didasarkan pada tujuan penelitian untuk mengukur hubungan dan pengaruh antarvariabel secara objektif melalui data numerik, sehingga hasil penelitian dapat dianalisis secara statistik dan ditarik kesimpulan secara generalisasi. teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner kepada 60 sampel karyawan. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana dan berganda untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil analisis secara parsial menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Job Demand (X2) terhadap diperoleh persamaan regresi Y = 21,097 + 0,522X2. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa nilai konstanta sebesar 21,097 mengindikasikan bahwa apabila variabel Job Demand (X2) bernilai nol, maka Produktivitas Kerja (Y) diperkirakan sebesar 21,097. Koefisien regresi sebesar 0,522 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel Job Demand akan meningkatkan Produktivitas Kerja sebesar 0,522 satuan. independen (X1 dan X2) sebesar 0,486 (Cukup Kuat) dengan seluruh tingkat signifikansi 0,000<0,01. Secara bersama-sama, kedua variabel ini memberikan kontribusi sebesar 81,4% (R2 = 0,814) terhadap Produktivitas Kerja, sementara 18,6% sisanya dipengaruhi faktor luar. Berdasarkan uji hipotesis simultan, diperoleh Fhitung (124,649) > Ftabel (3,16) dengan nilai sig = 0,000 < 0,05, sehingga H03 ditolak dan Ha3 diterima