Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pentingnya Penggunaan Laporan Keuangan Di Kelurahaan Serua Indah Widia Astuti; Syawaludin; Eko Sudarso
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 5 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan Pengunaan laporan keuangan pada UMKM harus secara bertahap artinya peningkatan daya saing dimulai dengan upaya memenangkan persaingan. Untuk mengetahui berbagai kondisi daya saing UMKM, maka diperlukan bentuk pembinaanyang berkesinambungan, guna meningkatkan taraf kehidupan bagi UMKM di tanah air. Orientasi dan fokus pemberdayaan UMKM perlu ditingkatkan, pemberdayaan tersebut antara lain memberikan kemudahan akses dalam fungsi perusahaan dan memberikanfasilitasi pendukung, agar UMKM benar-benar mampu menerapkan kaidah umum yang berlaku dalam perekonomian secara konsisten dan konsekuen serta berdaya guna. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah melakukan jaringan usaha yang kuat. JaringanUsaha merupakan salah satu faktor penting dalam bisnis UMKM untuk meningkatkan skala ekonomi, pengelolaan bisnis yang efisien dan memperluas pangsa pasar. UMKM yang memiliki jaringan usaha yang kuat akan menjadi modal untuk dapat melaksanakan kegiatan operasinya secara efektif dan efisien, sehingga jaringan usaha juga dapat menjadi modal daya saing perusahaan
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta Tri Diana Sari; Eko Sudarso
JURNAL KONSISTEN Vol 1 No 3 (2024): JURNAL KONSISTEN VOL. 1 NO.3 2024
Publisher : Yayasan Sahabat Cendekia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta. Metode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan sampel penelitian ini berjumlah 96 responden. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis deskriptif, analisis kuantitatif dan uji hipotesis. Hasil. Budaya Organisasi dan Disiplin Kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan persamaan regresi Y = 2,049 + 0,327 X1 + 0,617 X2. Koefisien korelasi sebesar 0,858. Nilai koefisien determinasi atau kontribusi pengaruh sebesar 0,736 atau 73,6%. Uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel atau (129,675 > 3,09). Implikasi. Budaya organisasi dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai maka implikasi penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja karyawan dapat dilakukan dengan cara pegawai harus lebih efektif dalam mengatasi hambatan atau tantangan yang mungkin muncul dalam menjalankan tugas, memastikan kelancaran dan keberhasilan pekerjaan. Kata Kunci. Budaya Organisasi, Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai
ANALISIS MOTIVASI KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PADA PT GODONG IJO ASRI DEPOK Triastuti Anggraini; Eko Sudarso
JURNAL KONSISTEN Vol 2 No 1 (2025): JURNAL KONSISTEN VOL. 2 NO.1 2025
Publisher : Yayasan Sahabat Cendekia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada PT Godong Ijo Asri Depok. Metode. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif. Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Terdapat 4 orang narasumber yang langsung terlibat dalam perusahaan tersebut yaitu, karyawan PT Godong Ijo Asri Depok. Hasil. Penelitian ini membuktikan bahwa motivasi kerja di PT Godong Ijo Asri Depok yaitu masih terbilang kurang memuaskan bagi beberapa karyawan. Implikasi. Motivasi mempengaruhi kinerja karyawan, maka implikasi penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja karyawan dapat dilakukan dengan cara memberi apresiasi, dukungan, bonus dan pelatihan yang sesuai dengan bidangnya masing-masing. Karyawan yang termotivasi kinerjanya akan lebih meningkat, dibandingkan dengan karyawan yang kurang termotivasi. Kata Kunci. Motivasi Kerja; Kinerja Karyawan
Pengaruh Burn Out Dan Fasilitas Kerja terhadap Efektivitas Kerja Pada PT Bina Artha Semesta Kota Depok Mohamad Saefoedin; Eko Sudarso
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i4.9468

Abstract

This research aims to determine the influence of Burn Out and Work Facilities on Work Effectiveness at PT Bina Artha Semesta Depok City, both partially and simultaneously. This research method uses quantitative methods with a sample size of 99 respondents. The data collection technique is by means of a questionnaire, and the data analysis techniques are validity test, reliability test, simple linear analysis, multiple linear analysis, correlation coefficient, coefficient of determination, and hypothesis testing. The results of this research show that there is a significant influence between Burn Out and Work Facilities on Work Effectiveness simultaneously. This can be seen from the value of the multiple linear regression equation, namely Y = 15.066 + 0.485+ 0,159 X2 The constant shows 15.066, meaning that if there is a change in the constant of the independent variable (X1 and X2 values = 0) then the value of the dependent variable Work Effectiveness (Y) is 15.066. The multiple correlation coefficient value shows that the variables Burn Out (X1) and Work Facilities (X2) have a significant influence on Work Effectiveness (Y), with a significant change value F of 0.000 or less than 0.05. The correlation value obtained is 0.612, which is between 0.600 - 0.799 with a strong relationship level. The coefficient of determination value is 0.719, so it can be concluded that the Burn Out (X1) and Work Facilities (X2) variables influence the Work Effectiveness variable (Y) by 71.9% while the remaining 28.1% is influenced by other factors. Simultaneously testing the hypothesis obtained a calculated F value > F table or (11.789 > 3.09), this was also strengthened by a ρ value < Sig.0.05 or (0.000 < 0.05). This shows that there is a significant simultaneous influence between Burn Out and work facilities on Work Effectiveness at PT Bina Artha Semesta.