Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal INFOTEL

Implementasi Zigbee Transceiver Untuk Akuisisi Data Sensor Inersia Pada Wireless Body Area Network (WBAN) Muhammad Ikhsan Sani
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 1 (2017): February 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i1.154

Abstract

Laju pertambahan jumlah penduduk yang membutuhkan layanan kesehatan di Indonesia tidak berbanding lurus dengan penambahan jumlah fasilitas kesehatan yang ada. Salah satu solusi alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengembangkan teknologi Wireless Body Area Network (WBAN) sebagai alat bantu layanan kesehatan. WBAN adalah suatu sistem terpadu yang terdiri atas sekelompok modul sensor yang terdistribusi dan terhubung secara nirkabel pada suatu topologi jaringan tertentu dan berfungsi untuk mengekstrak dan berbagi informasi untuk diolah sesuai bidang aplikasinya. Salah satu aplikasi WBAN adalah untuk analisis gait atau metode untuk mempelajari pola berjalan manusia. Untuk melakukan proses analisis gait secara optimal dibutuhkan instrumen sensor inersia yang terpasang pada tubuh pasien yang merekam data gait dari pasien. Data dari pasien lalu dikirimkan melalui protokol komunikasi nirkabel ZigBee ke network coordinator yang berfungsi sebagai pengumpul data. Jaringan memiliki topologi dalam bentuk star dengan data rate dari sensor sebesar 50 Hz. Data dari network coordinator kemudian dibaca pada PC yang telah dilengkapi perangkat lunak pengolah data untuk diolah lebih lanjut. Sistem diuji pada ruangan koridor sejauh 4 meter dengan nilai RSSI atau kuat sinyal bernilai paling kecil sebesar -64 dBm. Dalam hal konsumsi daya, sensor node dapat digunakan secara berkelanjutan dalam jangka waktu 2 jam 25 menit
Low-Cost Automotive Capacitive Discharge Ignition (CDI) Coil for Low Frequency Ozone Generator Muhammad Ikhsan Sani
JURNAL INFOTEL Vol 11 No 3 (2019): August 2019
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v11i3.432

Abstract

This paper presents an alternative solution for generating ozone using a low-cost automotive Capacitive Discharge Ignition (CDI) coil. High voltage ozone generating theory is implemented using a capacitive discharge circuit that uses ignition coil as its high voltage step-up transformer. A computer simulation has been performed to confirm the validity of the circuit function. By calculation and measurement, the coil has 196,71 voltage amplification factor. Furthermore, it has been implemented at a low frequency of about 10 - 40 Hz. Meanwhile, ozone output is measured using the colorimetric method. From a series of tests, that coil implementation has successfully generated a high voltage on ozone reactor tube at 31.47 kV voltages that essential for ozone production. Change of frequency will change the ozone concentration output linearly. The test was conducted using three different frequency: 10 Hz, 20 Hz, and 40 Hz. The result has shown that the highest ozone yield was 80 mg/hour.