Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERANCANGAN APLIKASI WHISTLE BLOWING DI INSPEKTORAT KOTA LUBUKLINGGAU: PERANCANGAN APLIKASI WHISTLE BLOWING DI INSPEKTORAT KOTA LUBUKLINGGAU Primadasa, Yogi
SISKOMTI: Jurnal Sistem Informasi Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Lembah Dempo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54342/pa6wfh70

Abstract

The Lubuklinggau City Inspectorate is one of the elements of APIP in the area which is one of the inspectorates that has reached level 3 on APIP Capability in 2019 from the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP). The predicate level 3 APIP Capability obtained by the Lubuklinggau City Inspectorate is a prestigious achievement, where there are only 4 (four) Regency/City Inspectorates in South Sumatra Province who get it. APIP Level 3 capability means that APIP is expected to act as a quality guarantor, overseeing regional strategic objectives and as a consultation that can provide added value to Regional Governments To be able to improve the performance that has been achieved by the Lubuklinggau City Inspectorate, the use of information technology is a necessity to add because information technology can provide value to the internal control function, especially in achieving audit effectiveness and efficiency, and will directly increase audit productivity which has a big impact. for the economy Community service this time is a real form of knowledge transfer to implement an information system that we call the Whistle Blowing System into the regional internal control system in order to overcome the problems faced by the Lubuklinggau city inspectorate, namely to provide convenience in carrying out its functions. supervision, especially in evaluation and reporting
Pelatihan Pembuatan Sistem Presensi Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa SMK Dalam Menghadapi UKK Primadasa, Yogi; Saputra, Arie Yandi; Kuswandhie, Rakhmad; Hamidani, Syafi'ul; Juliansa, Hengki
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v2i4.170

Abstract

Pelatihan peningkatan skill siswa pada pembuatan sistem presensi ini dilakukan untuk siswa sekolah kejuruan menghadapi ujian kompentesi keahlian. Kegiatan PKM ini di dukung dengan mengutarakan materi-materi pendukung dan membuat contoh kasus langsung sistem presensi sesuai dengan kebutuhan yang ada. Tujuan dalam kegiatan PKM ini adalah sebagai bentuk untuk menunjang atau mengasah kembali kemampuan ataupun keahlian siswa-siswi SMK Tugumulyo dalam meningkatkan skill mereka dalam mengoperasikan pengkodingan menggunakan bahasa pemograman PHP serta di dukung dengan database MySQL. Dengan berjalannya kegiatan ini, maka dapat di evaluasikan selama pelaksanaan dilakukannya kegiatan ini, bahwasanya mampu memberikan sebuah dorongan moril maupun manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran bagi siswa-siswi SMK Tugumulyo untuk menghadapi Ujian Komptensi Keahlian. Program ini merupakan suatu bentuk yang sangat efektif untuk memberikan wawasan tambahan dibidang teknologi informasi diluat proses pembelajaran yang sudah diterima pada duduk di sekolah.
Transformasi Digital Pengawasan Internal Pemerintah melalui Implementasi SIGAP di Inspektorat Kota Lubuklinggau Primadasa, Yogi; Saputra, Arie Yandi; Ahmadi, Ahmadi; Mawartika, Yayang Eluis Bali; Hamidani, Syafi'ul; Hamidani, Syafiul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 1 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v1i3.55

Abstract

Kegiatan pengawasan internal di Inspektorat Kota Lubuklinggau masih menghadapi kendala dalam hal efisiensi, akurasi data, dan keterlambatan pelaporan akibat proses manual. Pengabdian ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital melalui penerapan Sistem Informasi Gerakan Audit Pemantauan (SIGAP) sebagai solusi pengawasan berbasis teknologi informasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan workshop praktikum yang diikuti oleh 25 aparatur Inspektorat sebagai mitra kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi kinerja, kuesioner kepuasan pengguna, dan analisis efektivitas sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan hardskill penggunaan aplikasi sebesar 85%, peningkatan efisiensi waktu pelaporan audit hingga 40%, serta peningkatan kepuasan pengguna mencapai 87%. Penerapan SIGAP terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan transparansi pengawasan internal serta memperkuat kapasitas aparatur pemerintah dalam menghadapi era digitalisasi tata kelola pemerintahan.