Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Bandwidth enhancement and miniaturization of circular-shaped microstrip antenna based on beleved half-cut structure for MIMO 2x2 application Teguh Firmansyah; Supriyanto Praptodiyono; Herudin Herudin; Didik Aribowo; Syah Alam; Dian Widi Astuti; Muchamad Yunus
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 9, No 2: April 2019
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1791.647 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v9i2.pp1110-1121

Abstract

In this paper, circular-shaped microstrip antenna was simulated, fabricated, and measured accordingly. As the novelty, to enhance bandwidth and reduce antenna size, beleved half-cut microstrip structure is proposed. Further, this proposed antenna structure will be applied to multiple input multiple output (MIMO) antenna 2´2. Therefore, this research was investigated conventional circular shape antenna (CCSA), circular shaped beleved antenna (CSBA), and MIMO circular shaped beleved antenna (MIMO-CBSA) as Model 1, Model 2, and Model 3, respectively. An FR4 substrate with er= 4.4, thickness h=1.6 mm, and tan d=0.0265 was used. The simulation has been conducted using Advanced Design System (ADS). The antenna CCSA/CSBA/ MIMO-CBSA achieve 1.831GHz/2.265 GHz/2.256 GHz, -15.13dB/-17.37dB/-17.25 dB, 1.42/1.31/1.33, and 1.474/2.332/2.322 for center frequency, reflection coefficient, VSWR, and bandwidth, respectively. This antenna has a size 63x90 mm and 51.5x90 mm for CCSA (Model 1) and CSBA (Model 2), respectively. After the structure of MIMO 2´2 was applied, the size of antenna MIMO-CBSA (Model 3) became 180 mm x 180 mm with a mutual coupling (S21)=-26.18 dB and mutual coupling (S31)=-26.41 dB. The result showed that proposed antenna CSBA (Model 2) has wider-bandwidth of 58,2% and smaller-size of 18.2%. Furthermore, after CSBA (Model 2) structure was applied to MIMO 2´2 (Model 3) and the MIMO antenna obtain good mutual coupling (<-15dB). Moreover, the measured results are good agreement with the simulated results. In conclusion, all of these advantages make it particularly valuable in multistandard antenna applications design such as GSM950, WCDMA1800, LTE2300, and WLAN2400.
Analisis Kerugian Daya pada Saluran Transmisi Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV Unit Pelayanan Transmisi Cilegon Baru - Cibinong Didik Aribowo; Desmira Desmira
VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.616 KB) | DOI: 10.30870/volt.v1i1.816

Abstract

Kebutuhan tenaga listrik di Indonesia terus meningkat sesuai dengan laju pertumbuhan ekonomi  dan industri serta pertambahan penduduk. Sistem kelistrikan antar pusat-pusat pembangkit dan pusat-pusat beban pada umumnya terpisah dalam ratusan bahkan ribuan kilometer. Saluran-saluran transmisi membawa tenaga listrik dari  pusat-pusat  pembangkitan  ke  pusat-pusat beban melalui saluran tegangan tinggi 150 kV atau melalui saluran transmisi tegangan ekstra tinggi 500 kV. Trafo penurunan akan merendahkan tegangan ini menjadi tegangan subtransmisi 70 kV yang kemudian di gardu induk diturunkan lagi menjadi tegangan distribusi primer 20 kV. Pada gardu induk distribusi yang tersebar di pusat-pusat beban tegangan diubah oleh trafo distribusi menjadi tegangan rendah 220/380 V. Pada saluran transmisi tegangan ekstra tinggi terdapat rugi – rugi tegangan dan rugi – rugi daya yang disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor korona dan faktor kebocoran isolator yang biasanya banyak terjadi pada saluran transmisi tegangan ekstra tinggi, sehingga mengakibatkan tegangan mengalami penurunan atau biasa disebut dengan jatuh tegangan. Berdasarkan dari hal tersebut diatas, maka dilakukan studi tentang kerugian daya yang terjadi pada saluran transmisi tegangan ekstra tinggi single circuit Cilegon Baru - Cibinong, sehingga dapat memberikan suatu gambaran-gambaran tentang kerugian-kerugian yang terjadi pada saluran transmisi tegangan ekstra tinggi dengan cara menghitung berapa besar rugi daya yang terjadi pada saluran tersebut yang nantinya dapat berguna dalam kaitannya dengan sistem transmisi tenaga listrik terutama pada saluran transmisi tegangan ekstra tinggi.
Utilization of Sea Water as Source of Electrical Energy of Coastal People Andri Kapuji Kaharian; Nani Sofroh; Didik Aribowo
VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2017): October 2017
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.893 KB) | DOI: 10.30870/volt.v2i2.2640

Abstract

In this modern era electricity needs have a huge surge. It can even be said that humans are very dependent on electrical energy. Power outages, disturbing public activities, disrupted traffic flows and even wider relationships between countries can also be affected due to power outages. For that need to be developed alternative energy sources. One of the most untapped ones is the energy of seawater. The energy generated from seawater has advantages, such as environmental friendliness, and does not require much funding. one sign that seawater contains electric current is the presence of a high element of Sodium Chloride (NaCl) and by H2O is decomposed into Na+ and Cl-. With the free charge particle, there is an electric current. Has been done research about sea water that is able to generate electrical energy, where seawater is a compound of NaCl, sea water is a solution of electrolyte with biggest solute. From the results of research conducted that the stress contained in 200 ml of sea water obtained 0,5V, and when added 50 grams of salt voltage increased to 0.8V. By researching the conversion of alternative energy, sea water to generate electricity can help supply electricity from the government to meet the electricity needs in coastal areas.
Desain Alat Pendeteksi Kebocoran Gas Elpiji Menggunakan Mikrokontroller AT-Mega16 Desmira Desmira; Didik Aribowo
VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.569 KB) | DOI: 10.30870/volt.v1i1.836

Abstract

Di era globalisasi, banyak orang yang beralih memakai gas elpiji karena mudah digunakan, mudah dicari, lebih cepat dalam proses memasak kebutuhan rumah tangga menjadi efisien. Sebagian orang khususnya di daerah pedesaan masih terdapat yang menggunakan minyak tanah karena mereka khawatir terhadap gas elpiji tersebut meledak, tidak bisa memasang dan melepas selang regulator, dan tidak mengerti kelayakan tabung gas tersebut masih layak pakai atau tidak serta mereka tidak mengetahui saat terjadi kebocoran pada tabung gas. Sebagian wilayah Indonesia masih terjadi kebakaran yang diakibatkan dari meledaknya tabung gas karena kebocoran tabung gas. Masyarakat masih khawatir untuk menggunakan gas elpiji karena takut mengalami hal yang sama. Fenomena tersebut mendasari peneliti mencoba membuat desain alat untuk memudahkan dalam pendeteksian kebocoran tabung gas dengan output alarm sebagai media peringatan dini saat terjadinya kebocoran gas elpiji agar masyarakat lebih waspada dan siap mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Desain alat terdiri dari sebuah input sensor gas TGS 2610 yang mendeteksi konsentrasi suatu gas, kemudian diproses oleh IC Mikrokontroler ATMega16 untuk dikirimkan ke output berupa suara atau alarm (buzzer), lampu indikator (LED), dan tampilan (LCD).
Analisa Perbandingan Model PJBL Dengan Model TCL Menggunakan PLC ZELIO pada Instalasi Motor Listrik Kelas XII di SMK VOCTECH 1 Kota Tangerang Anna Safitri; Didik Aribowo; Mohammad Fatkhurrokhman
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 3 No 2 (2020): March 2020
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v3i2.41

Abstract

The success of learning requires the components that support it, one of which is a learning model. The right learning Model can help students easily understand learning materials. Research focus on learning differences in student outcomes from the use of two learning models, namely Project Based Learning (PJBL) and conventional models (lectures), and calculates the effectiveness of the PJBL model using PLC Learning Media in the electricity engineering program at SMK Voctech 1 Tangerang City. The research Model used in this study is quantitative with a pseudo-experimental research method with the type of Nonequivalent control group design. This research consists of several stages, namely the preparation stage, then the implementation stage of the research, and the completion stage of the research. The data analysis used in this research is Test U and test-T. Based on the research done, the results are: (1) There are different learning outcomes on TCL and PJBL, in the realm of cognitive u = 21,000 and significance 0.000. In the realm of psychomotor t = 11,802 and significance 0.000. (2) The effectiveness of the PJBL model in the cognitive realm with the average value of the student score is 0.6183 which belongs to the category "effective". Project-based learning models can make it easier for students to understand the material that teachers are delivering, whether in the cognitive sphere or in the realm of psychomotor, because students are faced with the problem of producing a project to be completed
PERANCANGAN SMARTHOME DENGAN RASBERRY BERBASIS WIRELESS MENGGUNAKAN MICROKONTOLLER AVR ATMEGA328 DAN FUZZY LOGIC Desmira Desmira; Didik Aribowo
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 7, No 2 (2016): JURNAL SIMETRIS VOLUME 7 NO 2 TAHUN 2016
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.974 KB) | DOI: 10.24176/simet.v7i2.785

Abstract

Kebutuhan Energi listrik yang diperlukan untuk kehidupan manusia sehari-hari sangat meningkat. Penggunaan energi listrik dewasa ini tidak sesuai dengan penggunaan pada umumnya yang membiarkan peralatan elektronik atau penerangan pada sebuah rumah tetap menyala pada saat tidak dipergunakan. Dengan peristiwa tersebut, terpikirlah untuk menghasilkan Smarthome yang dapat mengontrol peralatan elektronik dari jauh menggunakan Mini PC Raspberry pi dan Smartphone android. Pemanfaatan Raspberry pi adalah untuk mengontrol dan memonitoring peralatan elektronik melalui web yang diperintahkan oleh Smartphone Android, kemudian dikomunikasikan kepada mikrokontroller AVR ATMega328 untuk menyalakan relay yang tersambung ke perangkat elektronik. Berdasarkan pembahasan dan pengujian, dapat ditemukan kelebihan dan kelemahan rancangan Smarthome menggunakan Raspberry berkomunikasi Wireless berbasis Microcontroller AVR ATMega328. Dalam sistem ini, user melakukan komunikasi dari aplikasi android menuju Raspberry yang kemudian dikirimkan oleh transiver dan diterima oleh reciver lalu dibaca oleh mikrokontroler yang membuat lampu atau alat elektronik menyala. Dengan demikian dapat memberikan solusi dalam mengontrol perangkat elektronik yang ada di dalam rumah dengan cara pengontrolan terpusat pada sebuah Smartphone android disertai media internet yang meringankan kerja manusia dan mengoptimalisasikan kenyamanan dan keamanaan dari sebuah rumah. Kata kunci: rumah pintar, mini pc, raspberry pi, android smartphone, mikrokontroler AVR ATmega328.
Pemanfaatan Teknologi Sebagai Edukasi Dan Inovasi Pengembangan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Desmira Desmira; Didik Aribowo; Ratna Ekawati
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v1i1.188

Abstract

Diera digitalisasi pemanfaatan teknologi sangat memegang peran penting dalam penyampain informasi kepada masyarakat. Pengabdian pada masyarakat merupakan salah satu kegiatan tridarma perguruan tinggi yang merupakan salah satu bentuk pengabdian dosen dan mahasiswa kepada masyarakat kegiatan ini dilaksanakan didesa padarincang dan pabuaran. Kegiatan pengabdian ini dengan mengkalaborasikan kegiatan yang diadakan oleh dosen dengan kelompok KKM 18 Untirta. Tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana memanfaatkan teknologi sebagai edukasi dan inofasi pengembangan masyarakat di masa pandemi covid 19. Ada 5 kegiatan yang dilaksanakan diantaranya Membagikan masker dan poster tentang protokol kesehatan, Video Tubing, Pembuatan Konten Inovasi Tanaman Hidroponik, Webinar dan Pemasangan Banner ,dari 5 kegiatan tersebut Video Konten Inovasi tanaman hidroponik lebih diminati dimasyarakat sekitarnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian di padarincang dan pabuaran adalah mengetahui minat dari masyarakat sekitar tentang pemanfaatan teknologi dimasa pandemic covid 19. Metode yang diterapkan dalam pemanfaatan teknologi sebagai edukasi dan inovasi pengembangan masyarakat di masa pandemi covid 19, observasi ( dilakukan sebelum kegiatan dilaksanan), wawancara ( dilakukan dengan perangkat desa dan masyarakat sekitarnya), pemanfaatan teknologi dengan melakukan penyuluhan secara daring (YouTube, Twitter, Instagram dan Facebook.). Dari 5 kegiatan tersebut pembuatan Video Konten Inovasi tanaman hidroponik memiliki nilai lebih tinggi yaitu 97% dari kegiatan yang dilaksanakan tingkat keberhasilan lebih tinggi dari kegiatan yang lain
Tutorial Alat Pelindung Diri Dalam Pembuatan Masker Dari Kain Perca Untuk mengurangi Penularan Virus covid-19 Didik Aribowo; Desmira Desmira; Ratna Ekawati
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v1i2.553

Abstract

Munculnya virus covid 19 awal januari 2021 diindonesia membuat Alat Pelindung Diri (ADP) kelangkaan masker kesehatan yang dijual ditoko-toko mengalami harga yang melonjak dan mengalami kelangkaan dimana-mana, dengan latar belakang ini dosen dan mahasiswa mempunyai inisiatif bagaimana memberikan solusi bagi masyarakat yang sangat membutuhkan masker tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dimana penelitian ini menggunakan latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan metode yang ada. Hasil penelitian ini adalah menghasilkan masker dari kain perca sehngga dibagikan kemasyarakat yang membutuhkan diwilayah setempat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penggunaan Alat Pelindung Diri (ADP) masker sangatlah penting untuk membantu memutus penyebaran Covid-19 .
Peningkatan SDM UMKM Melalui Pengayaan Packaging Produk di Kecamatan Jombang Kota Cilegon Arum Wahyuni Purbohastuti; Farah Putri Wenang Lusianingrum; Asmi Ayuning Hidayah; Didik Aribowo; Desmira
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021): April 2021, Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i2.5323

Abstract

The number of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the city of Cilegon has decreased significantly from 2016 to 2019 amounting to 34,870. The micro and small businesses that are assisted by Posyantek Al-Ikhlas still have problems in developing their product management. On average, MSME actors do not yet master the knowledge of packaging. From these problems, it is necessary to enrich skills regarding packaging with methods training accompanied by mentoring. This training and mentoring program is expected to improve the skills of MSME players in packaging so that they can add value to products and can compete in modern markets. This program will be implemented in four stages including (1) socialization, (2) preparation, (3) implementation of activities, and (4) monitoring and evaluation.
PENERAPAN SENSOR pH PADA AREA ELEKTROLIZER DI PT. SULFINDO ADIUSAHA Desmira Desmira; Didik Aribowo; Rian Pratama
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1662.464 KB)

Abstract

Fungsi dari sensor pH adalah untuk menentukan derajat keasaman atau kebasaan dari suatu larutan. Peningkatan pencemaran lingkungan di era globalisasi sekarang ini dapat mengakibatkan makin sulitnya mendapatkan air bersih terutama yang dipakai sebagai bahan baku air minum. Salah satu cara untuk mengetahui air tersebut baik atau tidaknya adalah dengan cara mengukur kadar keasamannya. Untuk kebutuhan industri maka diperlukan suatu rancangan alat sistem pengukuran pH. Salah satu rancangan yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan Sensor pH yang dapat dibaca dengan monitor.  Metodologi yang digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan artikel data, menguji keluaran sensor pH ketika dicelupkan pada beberapa sampel cairan, menguji sampel cairan. Dari hasil penelitian ini didapat: (1) Sensor pH ini dapat mengukur derajat keasaman/kebasaan air antara 1-10 pH. (2) Data pH tersebut dapat di uji di laboratorium untuk dicek keakuratannya.