Articles
ANALISIS HASIL PRAKTIKUM PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA MAHASISWA
Danik Riawati;
Ajeng Novita Sari;
Syarifah Syarifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 11, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.37 KB)
|
DOI: 10.36419/jkebin.v11i1.331
Latar belakang: Pemeriksaan kadar hemoglobin merupakan cara untuk mengetahui apakah seseorang mengalami anemia maupaun tidak. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan dengan cara memahami dan mengimplementasikan pemeriksaan hemoglobin pada saat praktikum penyadapan darah. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara hasil praktikum pemeriksaan kadar hemoglobin dengan Indeks Massa Tubuh pada mahasiswa. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester 3B di AKBARA yang pratikum penyadapan darah. Subyek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 3B yang praktikum penyadapan darah pada bulan Desember 2019 sebanyak 33 responden. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Analisa data menggunakan analisa univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi kendall’s tau-b. Hasil: Karakteristik responden sebagian besar berjenis kelamin perempuan dengan umur >19 tahun 12 responden (36,4%) dan perempuan yang tidak mengalami anemia sebanyak 15 responden (45,5%) serta perempuan sebagian besar memiliki IMT 18,5-25 sebanyak 16 responden (48,5%), responden perempuan yang memiliki IMT 18,5-25 mengalami anemia sebanyak 12 responden (40%). Simpulan: Tidak ada hubungan antara hasil praktikum pemeriksaan kadar hemoglobin dengan Indeks Massa Tubuh pada mahasiswa prodi DIII Teknologi Bank Darah Surakarta.
HUBUNGAN PARITAS TERHADAP RUPTUR PERINIUM PADA IBU BERSALIN DI BPM” ANN-NUR” RINGINLARIK KECAMATAN MUSUK BOYOLALI TAHUN 2017
Sri Suparti;
Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 1 (2018): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.683 KB)
|
DOI: 10.36419/jkebin.v9i1.133
Latar belakang: Banyak wanita mengalami perdarahan yang disebabkan robekan perineum pada saat melahirkan anak pertama. Faktor yang berkaitan terjadinya ruptur perineum pada ibu bersalin adalah pelahiran primipara, proses persalinan serta berat badan bayi yang dilahirkan.Di BPM” Ann-Nur” setiap bulan terdapat kurang lebih 5 - 6 ibu bersalin, dan kejadian rupture perineum sekitar 3 sampai 4 kejadian.Paritas ibu merupakan salah satu faktor terbesar yang menyebabkan ruptur perineum.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan paritas terhadap rupture perineum pada ibu bersalin di BPM “ Ann – Nur” Ringinlarik, Musuk, Boyolali Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan waktu retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di BPM” Ann-Nur “ Ringinlarik, Musuk , kabupaten Boyolali pada bulan Januari – Juni 2017 sebanyak 32 orang. Penelitian ini tidak menggunakan sample, tetapi memggunakan subyek penelitian yaitu seluruh populasi diteliti. Alat pengumpulan data menggunakan master tabel. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan distribusi frekuensi untuk variable bebasparitas dan variable terikat rupture perineum. Analisa bivariat untuk hubungan antar variable denganuji korelasi menggunakan Chi square: Hasil penelitianvariable paritas mayoritas primipara 16 responden ( 50,0% variable rupture perineum mayoritas responden mengalami rupture perinium sebanyak 19 ( 59,37%). Responden primipara mayoritas mengalami rupture sebanyak 14 ( 43,75% ), sedangkan gerande multipara 6 responden tidak mengalami rupture. Hubungan paritas dengan ruptur perinium adalah nilai Asymp. Sig = 0,001( 0,001
EVALUASI PERTUMBUHAN BALITA BERDASARKAN UMUR DAN BERAT BADAN
Danik Riawati;
Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.083 KB)
|
DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.18
Penilaian pertumbuhan balita dapat dilakukan dengan cara melakukan penimbangan Berat Badan/BB setiap bulan dengan tujuan untuk memantau pertumbuhannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk gambaran pertumbuhan balita berdasarkan umur dan berat badan.Metode penelitian adalah deskriftif dengan rancangan crossectional. Populasi penelitian ini adalah semua balita di Posyandu Wilayah Mojosonggo, Jebres, Surakarta pada bulan Desember 2016 - Januari 2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling aksidental. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Alat pengumpulan data menggunakan master tabel. Analisa data menggunakan univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.Hasil penelitian: didapatkan bahwa sebagian besar responden berumur >12-36 bulan sebanyak 23 responden (56.1%) dengan gizi baik sebanyak 19 responden (46,3%) dan gizi kurang 4 responden (9,8%); rata-rata miliki jenis kelamin laki-laki yaitu 24 responden (58,5%) dengan gizi baik sebanyak 19 responden (46,4%) dan gizi kurang sebanyak 4 responden (9,8%); BB balita rata-rata >10-20Kg sebanyak 22 responden (53.7%) dengan status gizi baik sebanyak 15 responden (36,6%) dan 7 responden (17,1%) termasuk gizi kurang; dan rata-rata tinggi badan balita 50-100 cm sebanyak 36 responden yaitu 30 responden (73,2%) termasuk gizi baik dan 6 responden termasuk gizi kurang.Simpulan penelitian ini adalah pertumbuhan balita di Posyandu wilayah Mojosongo didapat bahwa status gizi baik sebanyak 33 responden (80,5%), gizi kurang 7 responden (17,1%) dan gizi lebih 1 responden (2,4%).Kata kunci: Pertumbuhan balita, Umur, Berat Badan
SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN GENETALIA EKSTERNA KELAS XI DI SMK GAJAH MUNGKUR 2 GIRITONTRO WONOGIRI TAHUN 2014
Wiji Utami;
Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2015): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.62 KB)
|
DOI: 10.36419/jkebin.v6i1.106
SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN GENETALIA EKSTERNA KELAS XI DI SMK GAJAH MUNGKUR 2 GIRITONTRO WONOGIRI TAHUN 2014. Menurut World Health Organitation (WHO), perempuan sangat jarang memperhatikan kebersihan pada organ genetalia eksternanya sehingga infeksi pada vagina setiap tahunnya menyerang perempuan di seluruh dunia 10-15% dari 100 juta perempuan. Hal ini dikarenakan remaja tidak mengetahui permasalahan seputar organ reproduksinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap remaja putri dalam menjaga kebersihan organ genetalia eksterna Kelas XI di SMK Gajah Mungkur 2 Giritontro Wonogiri tahun 2014. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri kelas XI di SMK Gajah Mungkur 2 Giritontro Wonogiri berjumlah 57 orang dan tidak menggunakan teknik pengambilan sampel tetapi menggunakan subyek penelitian yaitu 57 remaja putri Kelas XI di SMK Gajah Mungkur 2 Giritontro Wonogiri. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan menggunakan metode pengumpulan data dengan data primer. Analisis data menggunakan univariat yang disajikan dengan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sikap remaja putri sebagian besar memiliki kategori sikap cukup sebanyak 36 responden (63%),sebagian kecil memiliki kategori sikap kurang sebanyak 6 responden (11%), dan kategori baik sebanyak 15 responden (26%), dan, berdasarkan sumber informasi yang didapatkan remaja putri sebagian besar memiliki kategori baik didapat dari tenaga kesehatan sebanyak 11 responden (19%), sebagian besar kategori cukup didapat dari keluarga sebanyak 17 responden (30%) dan sebagian besar memiliki kategori kurang didapat dari keluarga sebanyak 4 responden (7%). Simpulan dari penelitian ini sebagian besar sikap remaja putri dalam menjaga kebersihan organ genetalia eksterna adalah cukup dan sumber informasi yang paling banyak didapat dari keluarga. Kata Kunci : Sikap, Remaja, Kebersihan Organ Genetalia Eksterna
GAMBARAN SIKAP WANITA YANG SUDAH MENIKAH DALAM PERAWAT PAYUDARA SEHARI-HARI
Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 2 (2016): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (464.87 KB)
|
DOI: 10.36419/jkebin.v7i2.32
Payudara merupakan organ yang paling penting bagi kaum perempuan, sehingga perlu dilakukan perawatan sehari-hari tanpa tindakan yang membahayakan dan memiliki tidak efek samping. Kebanyakan kaum wanita yang sudah beberapa kali melahirkan anak merasa kawatir dengan payudaranya, sehingga banyak yang melakukan tindakan untuk memperindah payudara seperti mengkonsumsi obat-obatan hormonal tanpa pengaawasan dokter dapat memicu kanker payudara, penggunaan silicon dapat menimbulkan peradangan pada payudara, apabila tidak dilakukan secara benar maka dapat terjadi gangguan pada payudara sampai menyebabkan kematian. Kanker payudara dapat dipengaruhi oleh faktor perilaku dan pola makan yang tidak sehat. Berdasarkan faktor risiko tersebut maka diperlukan faktor profektif yaitu dengan cara mengurangi makanan berlemak dengan cara mengkonsumsi makanan sehat, menyusui anak apabila setelah melahirkan, memperbanyak aktifitas dengan berolahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sikap wanita yang sudah menikah dalam merawat payudara sehari-hari. Metode penelitian mengunakan metode diskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua wanita yang sudah menikah di Desa Sidodadi RT 37, Masaran, Sragen yaitu sebanyak 30 responden. Penelitian menggunakan subyek penelitian. Alat pengumpulan data adalah kuesioner tertutup dan menggunakan metode pengumpulan data primer. Analisa data menggunakan univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sikap wanita yang sudah menikah dalam merawat payudara sehari-hari di Desa Sidodadi RT 37, Masaran, Sragen sebagian besar termasuk kategori cukup yaitu sebenyak 21 responden (70%) dan 9 responden dalam kategori baik (30%). Simpulan dari penelitian ini adalah sikap wanita yang sudah menikah dalam merawat payudara sehari-hari di Desa Sidodadi RT 37, Masaran, Sragen termasuk kategori cukup. Kata kunci: Sikap, Wanita Yang Sudah Menikah, Perawatan Payudara Sehari-hari
GAMBARAN SIKAP SISWA KELAS V TENTANG CUCI TANGAN YANG BENAR DI SEKOLAH DASAR NEGERI MOJOSONGO 2 JEBRES SURAKARTA TAHUN 2015
Afiatul Mufidah;
Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (467.395 KB)
|
DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.52
Menurut JNPK_KR (2008), Pencegahan Infeksi (PI) adalah suatu cara pencegahan terjadinya infeksi pada orang yang rentan (orang yang kurang mendapatkan perlindungan alamiah atau diperoleh) dengan cara adanya batas pelindung. Salah satu contoh hal yang paling dasar dan perlu diperhatikan yaitu menjaga kebersihan tangan. 1 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sikap siswa kelas V tantang mencuci tangan yang benar di Sekolah Dasar Negeri Mojosongo 2 Jebres Surakarta Tahun 2015 Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini semua siswa di kelas V yang berjumlah 31 responden. Penelitian ini tidak menggunakan sampel, tetapi menggunakan subyek penelitian. Variabel dalam penelitian ini yaitu sikap siswa kelas V tentang cara mencuci tangan yang benar di Sekolah Dasar Negeri Mojosongo 2 Jebres Surakarta Tahun 2015. Alat pengumpulan datanya menggunakan kuisioner dan analisa data menggunakan univariat yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan sikap siswa yang dikategorikan baik sebanyak 17 responden (54,8%). Sikap siswa berdasarkan 10 indikator, masing-masing adalah mayoritas berkategori cukup. sikap siswa berdasarkan karakteristik jenis kelamin adalah mayoritas perempuan, yaitu 10 responden (32,3%) sedangkan yang berdasarkan karakteristik sumber informasi adalah mayoritas guru, yaitu 16 responden (51,6%). Simpulan dari penelitian ini adalah sikap siswa Sekolah Dasar Negeri Mojosongo 2 Jebres Surakarta Tahun 2015 tentang cuci tangan yang benar dikategorikan baik yaitu sebanyak 17 responden (54,8%). Kata kunci : Sikap, Cuci Tangan
HUBUNGAN ANTARA USIA DENGAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS METODE IVA
Sab’ngatun Sab’ngatun;
Danik Riawati
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.74 KB)
|
DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.306
Latar Belakang: Tingginya kasus baru kanker dan sekitar 40% dari kematian akibat kanker berkaitan dengan faktor resiko kanker yang seharusnya dapat dicegah. Upaya pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia khususnya untuk kanker leher rahim anatara lain dengan deteksi dini kanker leher rahim pada perempuan usia 30-50 tahun dengan menggunakan metode Papsemar dan inspeksi Visiaul dengan asam Asetat (IVA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia dengan deteksi dini kanker serviks metode IVA. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan retrospektif. Subjek dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melakukan pemeriksaan di Poliklinik KIA KB Puskesmas Kebakkramat I Karanganyar pada bulan Maret 2019. Data diperoleh dari buku register kunjungan pada bulan Maret 2019. Pengolahan data dengan menggunakan Chi-Square. Hasil : Hasil penelitian: mayoritas responden berusia ≤ 40 tahun sebanyak 25 responden (80,6%) dan mayoritas melakukan IVA tes sebanyak 18 responden (58,1%). Hasil uji chi square dengan taraf signifikan 5% adalah 0,02 (p < 0,05) berarti terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan deteksi dini kanker serviks metode iva. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara usia dengan deteksi dini kanker serviks metode Iva.
PRAKTIKUM REKRUTMEN PENDONOR SECARA TATAP MUKA DAN ONLINE DI PRODI D3 TEKNOLOGI BANK DARAH SURAKARTA
Danik Riawati;
Budi Purwanto;
Riki Mirzam Abdurrozaq
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 2 (2020): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36419/avicenna.v3i2.417
Latar belakang: Pendidikan sangat penting bagi kita terutama bagi generasi penerus bangsa supaya dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas untuk masa depan bangsa dan negara. Tujuan: untuk menganalisis hasil pembelajaran praktikum rekrutmen pendonor secara tatap muka dan online di Prodi D3 Teknologi Bank Darah Surakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi: semua mahasiswa yang mendapatkan mata kuliah Rekrutmen Pendonor pada semester genap TA 2019/2020. Subyek penelitian ini semua mahasiswa tingkat IIB Politeknik Akbara Surakarta yaitu sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder. alat pengumpulan data berupa daftar nilai pada semester genap 2019/2020. Teknik pengolahan data menggunakan editing, koding, tabulating dan entering. Analisa univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji korelasi spearman dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil: Nilai signifikansi sebesar 0,048
HUBUNGAN KEAKTIFAN PRAKTIKUM DENGAN HASIL EVALUASI UJIAN ANTENATAL CARE PADA MAHASISWA PRODI DIII KEBIDANAN STIKES MAMBA’UL ‘ULUM SURAKARTA
Anita Dewi Lieskusumastuti;
Danik Riawati
Avicenna : Journal of Health Research Vol 1, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (683.656 KB)
|
DOI: 10.36419/avicenna.v1i1.198
Latar Belakang: Antenatal Care merupakan pelayanan yang diberikan tenaga profesional yang diberikan pada ibu hamil sesuai dengan standar pelayanan antenatal. Mahasiswa Diploma III Kebidanan juga diharapkan mempunyai kemampuan dalam memberikan pelayanan kehamilan yang berkualitas. Proses belajar akan berlangsung dengan baik, apabila mahasiswa aktif. Bahwa segala pengetahuan dan keterampilan harus diperoleh sendiri melalui pengamatan, pengalaman, penyelidikan, dengan bekerja sendiri dan fasilitas yang diciptakan sendiri dalam hal kegiatan belajar meliputi keaktifan praktikum peserta didik di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan praktikum dengan hasil evaluasi ujian antenatal care pada mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa semester V Prodi DIII Kebidanan STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta Tahun Akademik 2017-2018 sebanyak 34 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Alat pengumpulan data berupa cheklist. Analisa data menggunakan uji Pearson Product Moment. Hasil: Keaktifan praktikum Mahasiswa mayoritas termasuk kategori tinggi sebanyak 32 responden (88,2%). Hasil evaluasi ujian ANC Mahasiswa mayoritas termasuk kategori baik sebanyak 16 responden (47,1%). Ada hubungan signifikan antara keaktifan praktikum dengan hasil evaluasi ujian ANC Pada Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta yaitu dengan nilai p (0,000)
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER TENTANG GIZI KURANG PADA BALITA DI KELURAHAN REJOSO KLATEN
Ajeng Novita Sari;
Danik Riawati
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.43 KB)
|
DOI: 10.36419/avicenna.v2i1.267
Latar Belakang : Upaya penanggulangan gizi kurang sebenarnya sudah dilakukan melalui pembinaan kader-kader posyandu, dan juga melalui penyuluhan gizi. Pentingnya pengetahuan kader tentang gizi kurang adalah agar kader mampu memberikan penyuluhan secara langsung pada ibu balita yang balitanya mengalami gizi kurang. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan kader tentang gizi kurang pada balita di Kelurahan Rejoso Klaten. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader di Kelurahan Rejoso Klaten dengan jumlah 30 kader. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan jenis distribusi frekuensi Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kader mayoritas berpengetahuan cukup sejumlah 24 kader (80%). Berdasarkan karakteristiknya sebagian besar kader berumur 36-45 tahun sejumlah 11 responden (36,7%), berpendidikan SD sejumlah 13 responden (43,3%), lama menjadi kader 6-10 tahun sejumlah 18 responden (60%), dan pekerjaan nya tidak bekerja sebanyak 21 responden (70%). Simpulan : Dalam penelitian ini pengetahuan kader tentang gizi kurang pada balita di Kelurahan Rejoso Klaten termasuk dalam kategori cukup.