Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search
Journal : CJPP

HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN ASERTIVITAS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Anggraheni Puspita Dewi; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41520

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan asertivitas pada siswa sekolah menengah pertama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional. Dari keseluruhan siswa sebanyak 134 orang, penelitian ini melibatkan 59 siswa sebagai subjek penelitian dan 30 lainnya sebagai subjek tryout instrumen. Data didapatkan dengan cara menyebar kuisioner menggunakan google form secara online. Peneliti menganalisis data dengan menggunakan uji korelasi pearson product moment yang dibantu program SPSS 25.0. Hasil analisis data uji korelasi menunjukkan angka 0,298 (r= 0,298) dengan nilai signifikansinya adalah 0,022 (p < 0,05). Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif antara regulasi emosi dengan asertivitas pada siswa sekolah menengah pertama X. Maknanya terdapat hubungan yang searah, yakni semakin tinggi regulasi emosi, maka semakin tinggi asertivitas. Sebaliknya, semakin rendah regulasi emosi, semakin rendah juga asertivitas. Kata Kunci: regulasi emosi, asertivitas, remaja Abstract This study aims to determine the relationship between emotion regulation and assertiveness in junior high school students. The research method used in this research is correlational quantitative method. Of the total 134 students, this study involved 59 students as research subjects and 30 others as instrument tryout subjects. The data was obtained by distributing questionnaires using an online google form. Researchers analyzed the data using the Pearson product moment correlation test assisted by the SPSS 25.0 program. The results of the correlation test data analysis showed the number 0.298 (r = 0.298) with a significance value of 0.022 (p < 0.05). Based on the results of the data analysis, it can be concluded that there is a positive relationship between emotion regulation and assertiveness in X junior high school students. This means that there is a unidirectional relationship, namely the higher the emotional regulation, the higher the assertiveness. On the other hand, the lower the emotion regulation, the lower the assertiveness. Keywords: emotional regulation, assertiveness, adolescent
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS TERHADAP KENAKALAN REMAJA Adhek Kaysa Kurnia Nafisa; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i7.41732

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui bagaimana hubungan antara religiusitas terhadap kenakalan remaja. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa dari salah satu jurusan di Universitas yang ada di Surabaya dengan jumlah subjek sebanyak 417 orang. Teknik pengambilan datapada penelitian ini menggunakan skala religiusitas dan skala kenakalan remaja. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah uji normalitas menggunakan Kolmogrov Smirnov, dan uji linearitas menggunakan Test for Linearity, sedangkan pada uji hipotesis menggunakan Product Moment Pearson dengan bantuan SPSS versi 25. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa Hipotesis Ha diterima yang artinya terdapat hubungan antara variabel religiusitas dengan variabel kenakalan remaja pada mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000, yang berarti 0,000 < 0,05. Nilai korelasi yang didapatkan sebesar -0.681 yang tergolong kategori korelasi yang kuat dan memiliki sifat hubungan negatif antara religiusitas dengan kenakalan remaja. Kata Kunci: Kenakalan remaja, religiusitas, korelasi, mahasiswa. Abstract This research aims to test the relationship between religiosity against juvenile delinquency. The subjects used in this study were students from one of the departments at the University in Surabaya with a total of 417 subjects. The data collection technique in this study used a scale of religiosity and juvenile delinquency scale. The data analysis technique in this study is the normality test using the Kolmogrov Smirnov test, and the linearity test using the Test for Linearity, while the hypothesis testing uses Pearson Product Moment with the help of SPSS version 25. This study shows that Hypothesis Ha is accepted, which means that there is a relationship between the variable religiosity. The juvenile delinquency variable in collage students with a significance value of 0.000, which means 0.000 < 0.05. The correlationvalue obtained is -0.681 which is classified as a strong correlation category and has a negative relationship between religiosity and juvenile delinquency. Keywords: juvenile delinquency, correlation, religiosity, collage students.
SELF-COMPASSION PADA PEREMPUAN YANG PERNAH MENJADI KORBAN BULLYING: STUDI KASUS Samantha Nur Tania Ayatilah; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i8.41768

Abstract

HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN ACADEMIC STRESS SAAT PANDEMI Sandya Ni’matus Sholichah; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i7.42321

Abstract

Abstrak Pada saat ini seluruh dunia sedang mengalami kondisi dimana pandemic virus covid-19, penyebaran virus ini begitu cepat sehingga perlu adanya kebijakan baru untuk berkativitas dari rumah. Proses pembelajaran juga dilakukan dirumah demi menghindari aktivitas yang menimbulkan kerumunan. Perubahan aktivitas belajar yang cepat disaat kondisi yang tidak stabil, bisa menjadi salah satu faktor menimbulkan stress bagi siswa. Bicara mengenai kondisi setiap siswa bisa jadi tidak sama, hal ini bergantung pada keyakinan dalam dirinya untuk menghadapi permasalahan yang ada atau bisa disebut self efficacy. Untuk itu tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara self efficacy dan academic stress pada siswa saat masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana subjek yang digunakan berjumlah 150 siswa kelas 10. Pada proses pengumpulan datanya menggunakan teknik cluster sampling, dengan skala yang digunakan yaitu skala self efficacy dan academic stress. Pada proses analisis datanya mengunakan metode product moment pearson untuk mencari hubungan antara kedua variabel. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self efficacy dengan academic stresss, dengan nilai signifikasi 0,000 (p<0.05) dan nilai koefisien korelasinya 0,531 (r=0,531). Dimana saat academic stress meningkat maka self efficacy juga meningkat, begitu juga sebaliknya saat academic stress menurun maka self efficacy juga ikut menurun. Kata Kunci : self efficacy, academic stress, pandemi Abstract Currently the whole world is experiencing a condition where the COVID-19 virus pandemic is spreading so fast that a new policy is needed to be active from home. The learning process is also carried out at home to avoid activities that cause crowds. Rapid changes in learning activities when conditions are unstable can be one of the factors causing stress for students. Talking about the condition of each student may not be the same, this depends on his confidence to face the existing problems or can be called self-efficacy. Therefore, the purpose of this study was to determine the relationship between self-efficacy and academic stress in college students during the COVID-19 pandemic. This study uses a quantitative method where the subject used is 150 grade 10 students. In the process of collecting data using cluster sampling technique, the scale used is the self-efficacy scale and the academic stress scale. In the process of data analysis using Pearson's product moment method to find the relationship between the two variables. The results of data analysis showed that there was a relationship between self-efficacy and academic stress, with a significance value of 0.000 (p<0.05) and a correlation coefficient of 0.531 (r=0.531). Where when academic stress increases, self-efficacy also increases, and vice versa when academic stress decreases, self-efficacy also decreases. Keywords: self efficacy, academic stress, pandemic
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PENGGUNA E-COMMERCE MARKETPLACE Pega Astria Susanto; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i9.42761

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasi. Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah wanita dewasa awal pengguna e-commerce marketplace. Pengambilan sampel menggunakan teknik incidental sampling. Penelitian menggunakan dua skala,yaitu skala konformitas dan skala perilaku konsumtif. Subjek penelitian ini adalah 100 wanita dewasa awal. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis Ha memiliki hubungan yang signifikan antara konformitas dengan perilaku konsumtif penggunana e-commerce marketplace pada wanita dewasa awal (r = 0,433 ; p < 0,05). Hal tersebut memiliki makna bahwa semakin tinggi konformitas yang dialaminya, maka semakin itinggi pula perilaku konsumtifnnya. Konformitas dalam penelitian ini menyumbangkan sebesar 18,7% terhadap perilaku konsumtif pada wanita dewasa awal. Kata Kunci: konformitas, perilaku konsumtif, wanita dewasa awal, e-commerce, marketplace Abstract This study aims to determine whether there is a relationship between conformity and consumptive behavior. The method used in this research is quantitative method. This study uses a correlation approach. The subjects used in the study were early adult women who were users of the e-commerce marketplace. Sampling using incidental sampling technique. The study used two scales, namely the conformity scale and the consumptive behavior scale. The subjects of this study were 100 early adult women. The data analysis technique used is simple regression analysis. The results of this study indicate that the Ha hypothesis has a significant relationship between conformity and consumptive behavior in using e-commerce marketplaces in early adult women (r = 0.433; p <0.05). This means that the higher the conformity experienced, the higher the consumptive behavior. Conformity in this study contributed 18.7% to consumptive behavior in early adult women. Keywords: conformity, consumptive behavior, early adult women, e-commerce, marketplace
MOTIVASI BERPRESTASI AKADEMIK SISWA SD SELAMA PEMBELAJARAN DARING (STUDI KASUS PADA ANGGOTA AL-AKBAR STUDENT COUNCIL) Safira Salsabila; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.42789

Abstract

An Overview of Self Maturity of Cheating Husbands: A Case Study Nurul Indah Mustiyah; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44717

Abstract

Abstract The self-maturity of the husband is essential to creating a healthy and prosperous family. The absence of the husband's self-maturity can lead to infidelity which can affect the partner, family, and environment both physically and mentally. This study aims to provide an overview of the self-maturity of cheating husbands. The discussion uses a qualitative method with a case study approach. The informants of this study are five male informants who are married and have extramarital affairs. The data collection technique method uses semi-structured interviews, and the data is processed using thematic analysis to explore and find out the meaning that appears in the experience of the informants. The validity test of the data uses time triangulation to see the suitability of the finding of the study. The study finds the overview of self-maturity of cheating husbands generally tend to think irrationally, have difficulty controlling themselves, and lack close relationships with their wives. The internal and external factors contribute to the affairs of the five male informants.
ANALISIS PUSTAKA TERHADAP HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PADA SISWA Irma Nurulita; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45234

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan secara lebih dalam mengenai pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan melalui tujuh langkah-langkah dalam menentukan data literatur, yaitu menentukan variabel, pencarian jurnal literatur melalui berbagai sumber, memasukkan rentang waktu pada jurnal antara 2010 hingga 2021, pengumpulan data literatur, mereview, mengolah jurnal literatur, dan menyusun laporan. Pada penelitian ini menggunakan data primer dari tujuh jurnal yang ditemukan dan berkaitan dengan topik gaya belajar dan hasil belajar siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil penelitian yang diambil sebagai data nilai signifikan dibawah 0,05 (<0,05) yang berarti menunjukkan adanya pengaruh atau hubungan secara signifikan antara variabel (X) yaitu gaya belajar dengan variabel (Y) hasil belajar pada siswa. Kata Kunci: gaya belajar, hasil belajar, siswa. Abstract The aim of the research is to delve more deeply into the effects of learning on learning in the imi research student is a research library (library research) study by going through seven steps in determining literature data, which is to determine variables, to determine literature's search through multiple sources, time spans Jumal between 2010 and 2021, literacy data collection, review, experience jumal literature, and File a report. The study USES primary data by using seven jurmalls that relate to the topic of student style and learning results. This can be proven with research obtained as a significant value data below 0.05 (< 0.05) which suggests significant influence or relationship between variables (x) which is variabe (y) learning styles in students Keywords: learning styles, learning results, students
HUBUNGAN EFIKASI DIRI, KESIAPAN BELAJAR SISWA DENGAN KECURANGAN AKADEMIK PADA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID 19 Virlyana Meika Damayanti; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45754

Abstract

Abstrak Adanya pandemi berdampak pada sebagian aktivitas kehidupan. Salah satu dampak yang dirasakan yaitu pada sistem pendidikan di Indonesia yang berubah menjadi metode belajar daring. Pembelajaran daring menciptakan banyak perubahan dalam proses belajar siswa. Di samping adanya kemudahan teknologi, hal itu juga menjadi kesempatan siswa untuk berbuat curang demi mencari nilai. Salah satu faktor munculnya perilaku kecurangan akademik pada siswa yaitu efikasi diri. Selain itu, adanya perubahan metode belajar daring juga mengharuskan siswa memiliki kesiapan belajar untuk menunjang keberhasilan. Penelitian ini bermaksud untuk mencari tahu hubungan antara efikasi diri dan kesiapan belajar siswa terhadap kecurangan akademik di salah satu SMA di Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah sampel 122 pengambilannya menggunakan teknik cluster random sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian uji F menunjukkan nilai signifikansi 0.00 < 0.05 yang menunjukkan bahwa efikasi diri dan kesiapan belajar berpengaruh terhadap kecurangan akademik. Kata Kunci: Efikasi diri, Kesiapan Belajar, Kecurangan Akademik Abstract The existence of a pandemic has an impact on some life activities. One of the perceived impacts is on the education system in Indonesia which has turned into an online learning method. Online learning creates many changes in the student learning process. In addition to the convenience of technology, it is also an opportunity for students to cheat to find grades. One factor in the emergence of academic cheating behavior in students is self-efficacy. In addition, the change in online learning methods also requires students to have a readiness to learn to support success. The purpose of this study was to determine the relationship between self-efficacy and student learning readiness against academic cheating in SMA in East Java. The research method is quantitative with a sampel used is 122 using cluster random sampling technique. The research data were analyzed using multiple regression test. The results of the F test showed a significance value of 0.00 < 0.05 which indicated that self-efficacy and learning readiness had an effect on academic cheating. Keywords: Self-efficacy, Learning Readiness, Academic Cheating
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH DENGAN SIBLING RIVALRY PADA REMAJA DENGAN JENIS KELAMIN SEBAGAI VARIABEL MODERATOR Alfina Laili Duumirrotin; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45756

Abstract

Abstrak Pola asuh ialah sikap dan perilaku orang tua untuk berinteraksi, membimbing, dan membina anak. Sedangkan sibling rivalry ialah fenomena persaingan yang terjadi pada hubungan saudara. Penelitian ini mengungkap hubungan yang terjadi antara pola asuh dan sibling rivalry pada remaja dengan jenis kelamin sebagai variabel moderator. Pendekatan dengan metode kuantitatif digunakan untuk mengungkap hubungan tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah 103 siswa SMA N 1 Tuban yang mencakup 83 perempuan dan 20 laki-laki. Pengolahan data dengan teknik analisis regresi berganda yang dilakukan mendapatkan hasil nilai korelasi sebesar 0,307 (R=0,307) dan nilai signifikansi yaitu 0,020 (p < 0,05). Sehingga kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara pola asuh dan sibling rivalry pada remaja dengan jenis kelamin sebagai variabel moderator. Terdapat kenaikan nilai adjusted R square sebesar 1 % yang menunjukkan bahwa peran variabel jenis kelamin sebagai moderator yaitu memberikan kekuatan hubungan antara pola asuh dan sibling rivalry pada remaja. Kata Kunci : Pola asuh, Sibling rivalry, Jenis Kelamin Abstract Parenting is the attitude and behavior of parents to interact, guide, and foster children. While sibling rivalry is a phenomenon of competition that occurs in sibling relationships. This study reveals the relationship that occurs between parenting and sibling rivalry in adolescents with gender as a moderating variable. Approach with quantitative method is used to reveal this relationship. The subjects in this study were 103 students of SMA N 1 Tuban which included 83 women and 20 men. Data processing with multiple regression analysis technique was carried out to obtain a correlation value of 0.307 (R = 0.307) and a significance value of 0.020 (p < 0.05). So the conclusion is that there is a relationship between parenting and sibling rivalry in adolescents with gender as a moderating variable. There is an increase in the adjusted R square value of 1% which indicates that the role of the sex variable as a moderator is to provide a strong relationship between parenting and sibling rivalry in adolescents. Keywords : Parenting Style, Sibling rivalry, Type Of Gender