Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMAKNAAN IDENTITAS BUDAYA BUGIS-MAKASSAR DALAM FILM TARUNG SARUNG KARYA ARCHIE HEKAGERY: SUATU PENDEKATAN SEMIOTIKA Nabilah Ghina Mawaddah Rifayanti; Arju Susanto; Tadjuddin Nur
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i2.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pemaknaan identitas budaya Bugis-Makassar dalam film Tarung Sarung dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce yang memfokuskan pada ikon, indeks, dan simbol, juga menemukan hubungan antara ikon, indeks, dan simbol. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi. Adapun teknik penelitian yang digunakan adalah teknik simak, catat, dan analisis mendalam. Hasil dari penelitian ini ditemukan 14 data dengan 8 aspek kebudayaan yang menjadi identitas budaya Bugis-Makassar dalam film Tarung Sarung, di antaranya: (1) Pakaian dan penampilan; (2) Makanan; (3) Permainan dan olahraga tradisional; (4) Alat musik tradisional; (5) Senjata tradisional; (6) Rumah adat; (7) Tradisi; dan (8) Kepercayaan.  Ditemukan juga adanya hubungan antara ikon, indeks, dan simbol dalam pemaknaan identitas budaya Bugis-Makassar.
ETNOGRAFI MASYARAKAT DALAM NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI: KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA Winda Farahsati; Kurnia Rachmawati; Arju Susanto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i2.163

Abstract

Hubungan sastra dan kebudayaan mempunyai ketergantungan satu sama lain. Sastra sangat dipengaruhi oleh budaya, sehingga segala hal yang terdapat dalam kebudayaan akan tercermin di dalamnya. Hal ini dipengaruhi oleh kebiasaan dari kelompok masyarakat tertentu mulai dari segi tindak tutur, keyakinan, adat istiadat, interaksi antar sesama serta kebudayaan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sistem bahasa, sistem mata pencaharian, sistem organisasi sosial, sistem kesenian, sistem religi, fenomena alam serta lokasi (latar) masyarakat yang terkandung dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini.  Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Penulis melakukan dengan dua tahapan, yaitu pengumpulan data dan analisis data. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan kajian antropologi sastra yang memfokuskan teori etnografi. Hasil penelitian menunjukkan adanya enam aspek etnografi yakni, sistem bahasa, sistem mata pencaharian, sistem organisasi sosial, sistem kesenian, sistem religi, fenomena alam serta lokasi (latar) masyarakat dalam novel Tarian Bumi. Sehingga, kita menjadi tahu bahwa kehidupan masyarakat Bali kaya akan tradisi dan budaya. Bahkan semua masyarakatnya masih mematuhi aturan adat istiadat yang leluhur turunkan.
ANALISIS RAGAM MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF FILM "AYAT-AYAT CINTA" KARYA HANUNG BRAMANTYO: KAJIAN SEMANTIK Nada Lingga Afrili; Arju Susanto; Tadjuddin Nur
Perspektif Vol 2 No 3 (2023)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v2i3.491

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menelaah ragam makna denotatif dan konotatif yang ada di dalam film “Ayat-Ayat Cinta” karya Hanung Bramantyo. Teori yang digunakan pada penelitian ini ialah teori ragam makna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Data penelitian ini ialah dialog antar tokoh yang mengandung ragam makna denotatif dan konotatif. Hasil penelitian ini menunjukkan ragam makna denotatif dan konotatif yang terkandung dalam dialog pada film Ayat-Ayat Cinta. Ragam denotatif ialah bersifat apa adanya, sedangkan ragam konotatif ialah bersifat kebalikan dari apa adanya. Ragam makna yang paling banyak ditemukan di dalam penelitian ini adalah ragam makna konotatif.   Abstract This study aims to examine the various denotative and connotative meanings in "Ayat-Ayat Cinta" movie by Hanung Bramantyo. The theory used in this study is the theory of multiple meanings. The method used in this study is a descriptive qualitative method. The data of this research are dialogues between characters that contain a variety of denotative and connotative meanings. The results of this study show the variety of denotative and connotative meanings contained in the dialogues in the film "Ayat-Ayat Cinta". The denotative variety is what it is, while the connotative variety is the opposite of what it is. The variety of meaning that is most often found in this study is the variety of connotative meaning.  
Representasi kesenjangan sosial dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S. Khairen Abdul Hafiizh A.; Kurnia Rachmawati; Arju Susanto
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 27, No 2 (2022)
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v27i2.52596

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pandangan bahwa pada dasarnya sastra merupakan proses cerminan dari realitas yang ada dalam tatanan masyarakat. Hubungan antara sastra dengan masyarakat akan selalu berdekatan, dan saling berhubungan satu sama lain. Tujuan penelitian ini dibuat yang pertama adalah untuk memenuhi tugas sebagai mahasiswa dan yang kedua adalah mengetahui kesenjangan sosial apa saja yang terdapat dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S. Khairen. Jenis metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Menurut Koentjaraningrat (1993: 89) penelitian kualitatif adalah desain penelitian yang memiliki tiga format. Ketiga format tersebut adalah penelitian deskriptif, verifikasi, dan format grounded research. Hasil yang penulis dapat adalah ternyata dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas terdapat beberapa kesenjangan sosial yang ada, seperti kesenjangan sosial ekonomi (kemiskinan), pendidikan, lingkungan, lapangan pekerjaan, serta status sosial. Kesenjangan sosial tersebut sangat mencerminkan apa yang ada dalam kenyataan bahwa sebagian besar masyarakat masih mengalami hal-hal seperti di atas. Terdapat banyak perbedaan di antara sekitar yang akhirnya menimbulkan kesenjangan sosial.Kata kunci: kesenjangan sosial, karya sastra, masyarakat
Abreviasi dalam Pesan Grup WhatsApp Siswa Sekolah Dasar Nur Azizah; Arju Susanto; Tadjuddin Nur
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v11i2.121482

Abstract

This study delves into the utilization of diverse types of abbreviations in the context of WhatsApp group messages among sixth-grade students at SDN Karang Tengah 06. The research specifically focuses on identifying and categorizing abbreviations, acronyms, contractions, and fragments that are commonly employed. Employing qualitative research methods, including adept free-viewing and note-taking techniques, the investigation analyzes transcripts of group conversations involving class VI students in September 2022. The results of this analysis shed light on the prevalence of abbreviation usage within written communication among this cohort of 12 to 13-year-olds. Notably, the findings underscore the practicality of abbreviations in efficiently conveying information, especially considering the constraints of the medium. The data further reveals the intricate nature of these abbreviations, with many words exhibiting multiple forms of abbreviation. Through this research, a comprehensive understanding of the role and impact of abbreviation in contemporary written communication, particularly within the dynamics of adolescent peer groups, emerges, contributing to broader insights in the field.
SEMANGAT FEMINIS DALAM NOVEL GENI JORA DAN HATI SUHITA: KAJIAN INTERTEKSTUAL RIFFATERE Kinanti Afflaha Nissa; Kurnia Rachmawati; Arju Susanto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i4.206

Abstract

Tujuan penelitian dilakukan mendeskripsikan faktor apa yang melatarbelakangi semangat feminis dan bentuk semangat feminis dalam novel Geni Jora karya Abidah El Khalieqy dan Hati Suhita karya Khilma Anis, serta hubungan intertekstual antara kedua novel. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dan metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan teknik dokumentasi. Dalam hal ini, setelah peneliti menemukan hasil, hasil tersebut kemudian dicatat sebagai data. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa penjelasan, kata-kata tokoh atau sikap. Apa yang tokoh pikirkan, katakan dan lakukan. Data yang disimpan berisi kode sumber data, yang dapat digunakan untuk membandingkan data dengan sumber data untuk analisis data jika diperlukan. Hasil yang ditemukan adalah faktor yang melatarbelakangi semangat feminis dalam novel Geni Jora karya Abidah El Khalieqy yaitu Stereotipe, Subordinasi dan Kekerasan. Sedangkan dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis, faktor yang melatarbelakangi yaitu Stereotipe, Subordinasi dan Marginalisasi. Bentuk semangat feminis yang terdapat dalam novel Geni Jora yaitu meningkatkan prestasi dan pantang menyerah, sedangkan bentuk semangat feminis yang terdapat dalam novel Hati Suhita adalah meningkatkan prestasi, pantang menyerah, bertanggung jawab dan tegar. Hubungan intertekstual dalam kedua novel ini yaitu adanya persamaan dari segi faktor yaitu Stereotipe dan Subordinasi. Perbedaan dari segi faktor yaitu Kekerasan dan Marginalisasi. Persamaan dalam bentuk semangat feminis, yaitu meningkatkan prestasi, serta pantang menyerah atau tidak pernah menyerah. Perbedaan antara keduanya, yaitu tokoh Alina Suhita dalam novel Hati Suhita digambarkan juga sebagai sosok yang bertanggung jawab dan tegar. Kata-kata kunci: Semangat, Feminis, Intertekstual
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTUR MASYARAKAT JAKARTA SEHARI-HARI DI KELURAHAN JATI PADANG Tessa Amallia; Arju Susanto; Tadjuddin Nur
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i4.245

Abstract

Penelitian ini membahas persoalan alih kode dan campur kode dalam tutur masyarakat Jakarta sehar-hari di Keluruahan Jati Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode yang terjadi di Kelurahan Jati Padang, Mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode serta mendeskrisikan fungsi dari alih kode dan campur kode yang terjadi dalam tutur masyarakat Jakarta sehari-hari di Kelurahan Jati Padang. Subjek penelitian ini merupakan masyarakat RT 014 RW 006 di Kelurahan Jati Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik dalam penelitian ini menggunakan teknik hasil dari observasi dan wawancara dengan mengamati penutur berbicara dengan lingkungannya. Hasil dari penelitian yang didapat melalui pemaparan sesuai dengan data di lapangan. Hasil pemerolahan yang didapat berupa 2 alih kode, yaitu alih kode ke luar dan alih kode dalam, yang mana terdiri dari 8 alih kode, yaitu 2 data alih kode ke luar dan 6 data alih kode dalam. Kemudian didapat juga 15 campur kode, yaitu campur kode ke dalam berjumlah 7 dan campur kode ke luar berjumlah 8. Selain itu, didapat pula faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode serta fungsi dari alih kode dan campur kode.
WOMEN’S RESISTANCE TO GENDER INJUSTICE IN DIAN PURNOMO’S NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM Nurbayti; Kurnia Rachmawati; Arju Susanto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i4.250

Abstract

Gender injustice experienced by women and written by women in the novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam by Dian Purnomo. This study aims to describe the form of gender injustice problems to resistance to patriarchal culture. This research method uses qualitative descriptive methods that produce data in the form of observable words, sentences, and expressions. This research was studied with a literary feminism approach using Mansour Fakih's gender injustice theory and feminism theory. The data collection technique used is a reading and recording technique. The discussion focused on gender injustice caused by a patriarchal culture that has been inherent in people's lives. Sumba culture—about the tradition of “kawin tangkap” (capture and wed) which has been preserved until now has reflected this and how Magi Diela fought against the injustice she experienced. The results of this study show forms of gender injustice in the form of marginalization, subordination, stereotypes, violence, and workload. This injustice encourages women to fight for their independence, existence, and abilities of women.
Analisis Gaya Bahasa Iklan Minuman dan Makanan Edisi Ramadan 2024 Firly Nurdina; Tadjudin Nur; Arju Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4083

Abstract

Penggunaan bahasa yang kreatif dan menarik untuk menunjukkan kekhasan suatu produk dalam iklan dapat disebut sebagai gaya bahasa pada iklan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang digunakan pada slogan iklan minuman dan makanan edisi Ramadan 2024. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Data yang diteliti berupa bahasa tulisan slogan iklan minuman dan makanan edisi Ramadan 2024 yang diambil dari Youtube. Analisis data menggunakan teori gaya bahasa Tarigan yang mengklasifikasi 4 gaya bahasa, yaitu gaya bahasa perbandingan, gaya bahasa pertentangan, gaya bahasa pertautan, dan gaya bahasa repetisi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa slogan iklan minuman dan makanan edisi Ramadan 2024 paling banyak menggunakan gaya bahasa perulangan. Paling banyak kedua yaitu gaya bahasa perbandingan, kemudian diikuti dengan gaya bahasa pertentangan dan gaya bahasa pertautan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa kalimat pada slogan iklan yang menggunakan gaya bahasa terlihat lebih menarik dibandingkan dengan slogan iklan yang tidak menggunakan gaya bahasa. Penelitian ini diharapkan bisa bermanfaat sebagai sumber acuan penelitian selanjutnya dan membantu dalam pelaksanaan penelitian gaya bahasa, terutama gaya bahasa pada iklan.
Strategies and Role of Parents on Language Acquisition of Children with Special Needs Esti Tri Wardani; Iskandarsyah Siregar; Arju Susanto; Nurul Huda Hamzah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4130

Abstract

Parents play a significant role in the language acquisition process of children with special needs. This study aims to reveal the strategies and roles parents play in supporting the language acquisition process of children with special needs, which should be implemented in educating children at home. In this study, subjects were children with special needs diagnosed with autism and intellectual disability, with parents acting as resource persons. This research uses descriptive qualitative techniques with triangulation techniques as data collection methods and analysis using behavioristic theory. As a result, in supporting the language acquisition process of children with disabilities, parents face challenges, provide appropriate treatment, and create effective strategies for dealing with language acquisition challenges. There are six challenges in supporting children with language acquisition: communication, social stigma, learning consistency, limited resources, social interaction, and emotions and psychology. The resulting treatments and strategies provide actions used to deal with these challenges.