Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Microstrip Antenna Design for a non-Invasive Glucose Sensor Baharuddin, Merna; Dewiani, Dewiani; Rayhana, Mutiah; Syarif, Syafruddin; Palantei, Elyas
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik VOLUME 7 NUMBER 1 MARCH 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Andi Djemma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51557/pt_jiit.v7i1.907

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is one of the diseases with many patients in the world. The current method used by people with diabetes was an invasive approach using blood samples to monitor their blood glucose levels. The non-invasive approach that does not require blood samples would increase ease-of-use for diabetics. This research presents a microstrip antenna to monitor glucose levels in human blood non-invasively. The background concept of this approach was blood glucose variation causes variations of blood permittivity accordingly. This blood permittivity will affect the resonant frequency of the microstrip antenna. Antenna design and simulation were performed using CST Microwave Studio software. The antenna is designed on FR4 (εr = 4.3) dan NPC H220 (εr = 2.17) substrate with h = 1.6mm. A patch of microstrip antenna placed on one side and ground plane on another side, they are connected using SMA connector. The fabrication result of the designed antenna has an operating frequency of 2.17 GHz. In this research, the correlation between blood glucose and changing the microstrip antenna’s resonant frequency was observed. For this non- invasive method, the microstrip antenna is placed facing the forearm. Experimental results of both approaches, antenna placement with and without spacing to the forearm, show the shift of resonant frequency according to blood glucose changes. Based on this research’s linearity, accuracy, and sensitivity result, the microstrip antenna shows potential as a glucose- sensing device for a non-invasive method with further development.
Internet of things and long range-based bridge slope early detection systems Umar, Nuraeni; Syarif, Syafruddin; Dewiani, Dewiani; Baharuddin, Merna
International Journal of Reconfigurable and Embedded Systems (IJRES) Vol 13, No 3: November 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijres.v13.i3.pp674-680

Abstract

This research proposes an internet of things and long range (LoRa)-based bridge slope status monitoring and warning system that is wireless, low-cost, and user-friendly, with continuous data sent. Bridge inspection officers can easily obtain bridge slope data via a web browser on a cell phone. The design uses Arduino integrated development environment software and an ITGMPU accelerometer sensors, TTGO ESP32, cellphones, successfully identified tilt angle variations from 0.11° to 15.2° were the research's outputs, and and they were continuously transmitted to the bridge inspection officer's mobile phone. Measurements of throughput, quality of service (QoS), and latency characteristics have been made to assess the internet network's performance. The network system performance statistics show an average measured network delay of 1.2 seconds, a throughput of 85 bps, and a QoS of 0%. Consequently, the system performs well and the internet network performance falls into the very good range.
RANCANG BANGUN MEDIA INFORMASI LABORATORIUM BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN TEKNOLOGI NEAR FIELD COMMUNICATION (NFC) Halim, Muhammad; Hasanuddin, Zulfajri Basri; Panggalo, Samuel; Syarif, Syafruddin; Baharuddin, Merna
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5648

Abstract

Masih banyak laboratorium yang menggunakan metode konvensional dalam menyediakan informasi, seperti papan pengumuman yang sering kali sulit untuk diperbarui secara cepat dan efisien. Selain itu, kurangnya interaksi dan pengalaman personalisasi dalam penyampaian informasi juga dapat mengurangi efektivitas pemahaman materi dan kesadaran tentang keselamatan serta etika laboratorium. Teknologi Near Field Communication (NFC) adalah salah satu solusi modern yang menarik perhatian untuk mengatasi kendala ini. NFC adalah metode komunikasi nirkabel yang memungkinkan berbagi data antara dua perangkat yang berdekatan. Pengguna hanya perlu mendekatkan perangkat Android mereka ke tag NFC yang telah dipasang untuk mendapatkan informasi tersebut. Selain itu, informasi juga dapat lebih mudah diperbarui melalui perangkat smartphone. Sistem ini dibagi menjadi dua berdasarkan penggunanya, yaitu pengunjung dan admin. Untuk pengunjung, sistem melakukan pengambilan Unique Identifier (UID) melalui identifikasi tag NFC dan menampilkan informasi laboratorium jika UID sesuai dengan yang ada di web service. Pengguna admin memiliki akses untuk pengelolaan data seperti tambah, edit, dan hapus data. Hasil pengujian black box menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan baik dalam berbagai kondisi dan skenario penggunaan. Aplikasi ini mendeteksi tag NFC secara akurat pada jarak maksimal 1,5 cm, dan waktu respon yang cepat, yaitu sekitar 0,256 detik untuk memproses dan menampilkan informasi setelah tag NFC dipindai. Hasil validasi menunjukkan bahwa sistem ini dapat diandalkan serta memenuhi kebutuhan informasi laboratorium dengan efisien, memberikan pengalaman yang lebih personal dan interaktif dalam penyampaian informasi.
RANCANG BANGUN MEDIA INFORMASI LABORATORIUM BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN TEKNOLOGI NEAR FIELD COMMUNICATION (NFC) Halim, Muhammad; Hasanuddin, Zulfajri Basri; Panggalo, Samuel; Syarif, Syafruddin; Baharuddin, Merna
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5648

Abstract

Masih banyak laboratorium yang menggunakan metode konvensional dalam menyediakan informasi, seperti papan pengumuman yang sering kali sulit untuk diperbarui secara cepat dan efisien. Selain itu, kurangnya interaksi dan pengalaman personalisasi dalam penyampaian informasi juga dapat mengurangi efektivitas pemahaman materi dan kesadaran tentang keselamatan serta etika laboratorium. Teknologi Near Field Communication (NFC) adalah salah satu solusi modern yang menarik perhatian untuk mengatasi kendala ini. NFC adalah metode komunikasi nirkabel yang memungkinkan berbagi data antara dua perangkat yang berdekatan. Pengguna hanya perlu mendekatkan perangkat Android mereka ke tag NFC yang telah dipasang untuk mendapatkan informasi tersebut. Selain itu, informasi juga dapat lebih mudah diperbarui melalui perangkat smartphone. Sistem ini dibagi menjadi dua berdasarkan penggunanya, yaitu pengunjung dan admin. Untuk pengunjung, sistem melakukan pengambilan Unique Identifier (UID) melalui identifikasi tag NFC dan menampilkan informasi laboratorium jika UID sesuai dengan yang ada di web service. Pengguna admin memiliki akses untuk pengelolaan data seperti tambah, edit, dan hapus data. Hasil pengujian black box menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan baik dalam berbagai kondisi dan skenario penggunaan. Aplikasi ini mendeteksi tag NFC secara akurat pada jarak maksimal 1,5 cm, dan waktu respon yang cepat, yaitu sekitar 0,256 detik untuk memproses dan menampilkan informasi setelah tag NFC dipindai. Hasil validasi menunjukkan bahwa sistem ini dapat diandalkan serta memenuhi kebutuhan informasi laboratorium dengan efisien, memberikan pengalaman yang lebih personal dan interaktif dalam penyampaian informasi.