Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Semantik

Revitalisasi Unggah-Ungguh untuk Peningkatan Layanan Wisata di Jawa Tengah: Kajian Komunikasi Interpersonal Berbasis Kearifan Lokal Budi Purnomo
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.902 KB)

Abstract

Sebagai masyarakat yang  berbudaya  luhur, secara turun-temurun masyarakat Jawa mewariskan sikap santun dalam berkomunikasi  dengan orang lain  yang dikenal dengan  istilah  unggah-ungguh.  Penelitian  ini  bertujuan untuk mengungkap penerapan  unggah-ungguh  oleh pelaku wisata  di Jawa Tengah  dalam melayani wisatawan. Penelitian difokuskan pada komunikasi interpersonal antara  pelaku  wisata sebagai tuan rumah dan wisatawan sebagai tamu.  Lazimnya pelaku  wisata akan bersikap santun dan menggunakan  unggah-ungguh yang tepat ketika berkomunikasi dengan wisatawan agar tercipta komunikasi yang harmonis.    Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku  wisata di Jawa Tengah menerapkan  berbagaiunggah-ungguh  ketika melayani wisatawan pada kala tertentu, tetapi melanggarnya pada kala lain .  Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada persamaan dan perbedaan sudut pandang  antara wisatawan berbahasa Inggris yang memiliki latar belakang budaya Barat dan wisatawan berbahasa Indonesia yang memiliki latar belakang budaya Indonesia terhadap unggah-ungguh  yang dipakai oleh pelaku  wisata di Jawa Tengah.  Hasil penelitian mengimplikasikan perlunya revitalisasi unggah-ungguh  sebagai  norma kesantunan  yang digali dari nilai-nilai luhur budaya Jawa  yang terkenal adiluhung  untuk dapat dilestarikan dan dikembangkan sebagai  kearifan lokal  dan  intangible tourism asset (aset wisata tak benda)  untuk peningkatan layanan wisata pada industri pariwisata yang merupakan industri kreatif di provinsi ini
Ekspresi Figuratif Bahasa Inggris – Bahasa Indonesia Mahasiswa Asing dalam Interaksi Lintas Budaya di Wilayah Surakarta M. Sri Samiati Tarjana; Ngadiso Ngadiso; Budi Purnomo; Sunardi Sunardi
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.234 KB)

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan untuk mengidentifikasi ekspresi figuratif yang dipakai pada interaksi lintas budaya  oleh  mahasiswa asing di wilayah Surakarta dan mendeskripsikan faktor sosial budaya yang dihadapi mahasiswa ketika me nghadapi realia dwibahasa bahasa Inggris-bahasa Indonesia. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa asing di wilayah Surakarta dan sekitarnya, yang menempuh pendidikan di berbagai PT di wilayah tersebut, seperti di UNS dan Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan tak berperan, dan analisis dokumen. Analisis data  dilakukan dengan  constant comparative method. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Jenis-jenis  ekspresi figuratif yang sering digunakan oleh mahasiswa  asing dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari dalam interaksi di Surakarta dan sekitarnya adalah metafora, personifikasi, simile, hiperbola, dan idiom.  Dalam memahami ekspresi figuratif pada interaksi lintas budaya, mahasiswa asing perlu mempertimbangkan faktor budaya dan faktor sosial yang melatarbelakangi interaksi tersebut