Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KESADARAN ESENSIAL MOTIVASI BELAJAR AGAMA ISLAM PADA KAUM MUALAF SUKU AKIT DESA PENYENGAT KECAMATAN SUNGAI APIT KABUPATEN SIAK Santoso, Santoso; Safitri, Ajeng
AN-NAFS Vol 13 No 01 (2019)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to reveal the essential awareness of the motivation to learn Islam, the converts of the Akit tribe. The research location was in Penyengat Village, Sungai Apit District, Siak Regency. Research respondents were converts to the Akit tribe, amounting to 30 people. This study used qualitative method with a phenomenological approach. From the results of this study, it was concluded that; (1) the Akit tribe is essentially a 'religious' society. There are various symbolic cultures that are identical to Islamic values. This shows that in essence culture has become a medium of learning Islam for converts for a long time. Spiritual beliefs about the mysteries possessed by traditional communities generally have relevance to official religious principles, especially Islam.; (2) Based on the limitations of the traditional mindset of society, the use of local symbols is an effective medium of communication in building the direction of transformation of beliefs in traditional communities. The style of communication with local symbols psychologically fosters an attitude of acceptance and a higher sense of belonging to the values ​​of new beliefs. Keywords: essential awareness, learning motivation, converts to akit tribes   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kesadaran esensial dari motivasi untuk belajar Islam, mualaf dari suku Akit. Lokasi penelitian di Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Responden penelitian adalah kaum mualaf suku Akit, berjumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa; (1) suku Akit pada dasarnya adalah masyarakat 'religius'. Terdapat berbagai simbol budaya yang identik dengan nilai-nilai religiusitas Islam pada masyarakat suku Akit. Ini menunjukkan bahwa pada dasarnya budaya telah menjadi media pembelajaran Islam bagi kaum mualaf suku Akit sejak lama; (2) keterbatasan pola pikir masyarakat suku Akit, memerlukan media simbol-simbol lokal sebagai alat komunikasi dalam membangun arah transformasi kepercayaan pada masyarakat tradisional suku Akit. Gaya komunikasi dengan simbol-simbol lokal secara psikologis menumbuhkan sikap penerimaan dan rasa memiliki yang lebih tinggi terhadap nilai-nilai keyakinan baru. Kata kunci: kesadaran esensial, motivasi belajar, mualaf suku akit
PSIKOEDUKASI BIMBINGAN KARIER SISWA PADA GURU SMA DATUK BATU HAMPAR PEKANBARU Ajeng Safitri; Puti Febrina Niko; Baidarus .; Abunawas .
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 2 No 1 (2018): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1821.171 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v2i1.470

Abstract

Banyaknya jenis karier dan pendidikan yang tersedia menyebabkan sebagian besar siswa SMA mengalami kembimbangan, ketidaksiapan dan stres dalam pembuatan keputusan karier. Kekurangpedulian terhadap karier dan memilih karier atas dasar mengikuti teman mengakibatkan dampak negatif bagi siswa yaitu pemilihan studi lanjut secara asal, pemilihan kerja tidak sesuai bakat dan kegagalan dalam berkarier karena tidak melihat potensi diri. SMA Datuk Batu Hampar merupakan salah satu sekolah swasta di Pekanbaru yang tidak memiliki guru Bimbingan Konseling (BK) yang berperan membantu dan membimbing siswa menghadapi permasalahannya. Oleh karena itu, psikoedukasi bimbingan karier siswa kepada guru diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam membantu siswa/i menentukan karier di masa depan. Metode yang digunakan dalam psikoedukasi ini adalah metode ceramah dan Tanya jawab berdasarkan kasus siswa. Evaluasi dilakukan saat awal dan akhir pelaksanaan psikoedukasi dengan memberikan angket pengetahuan mengenai bimbingan karier siswa. Berdasarkan analisa SPSS menggunakan uji beda Paired Samples Test diketahui ada perbedaan tingkat pengetahuan guru mengenai bimbingan karier dari sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi dengan nilai t = -6,280 dan nilai signifikan 0,000 (p < 0,05). Diketahui pula adanya peningkatan rerata sebelum dan sesudah dilakukan psikoedukasi bimbingan karier siswa dari 3,12 menjadi 5,53.
Psikoedukasi Seks Mengenai LGBT di SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru Ajeng Safitri; Puti Febrina Niko; Santoso M.Si; Nur Fitriyana; Hans Erawan; DR. Baidarus
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 2 No 2 (2018): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3335.456 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v2i2.861

Abstract

Indonesia menjadi negara ke-5 dengan jumlah populasi LGBT terbanyak di dunia yaitu 3% dari 250 juta penduduk Indonesia, atau 3 orang dari 100 orang yang berkumpul di suatu tempat. Perilaku LGBT mempunyai dampak negatif diantaranya rusaknya saraf otak, melemahkan akal, menghilangkan semangat kerja dan bisa terjangkit penyakit AIDS yang belum ditemukan obatnya. Ajaran Islam melarang tegas perilaku menyimpang ini karena tidak sesuai dengan fitrah manusia. Ironisnya, kaum LGBT enggan menyadari bahwa perilaku tersebut adalah menyimpang, tetapi justru marak mempromosikan identitas dirinya di media sosial. Bahkan mengadakan perekrutan keanggotaan di media sosial dengan remaja sebagai targetnya. Oleh karena itu psikoedukasi seks mengenai LGBT dilakukan kepada siswa SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru dengan tujuan agar menambah pengetahuan siswa tentang LGBT dan mampu melindungan diri serta orang lain di sekitarnya dari pengaruh LGBT. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan di akhir kegiatan untuk melihat pemahaman siswa selama proses kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, secara umum berhasil dengan baik dan memuaskan peserta. Peserta berharap di lain kesempatan dapat mengupas lebih mendalam setiap perilaku dari Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender secara terpisah.
PELATIHAN KETERAMPILAN PENGASUHAN UNTUK MENURUNKAN STRES PENGASUHAN PADA IBU-IBU PENGUNGSI ERUPSI GUNUNG MERAPI Ajeng Safitri
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.467 KB)

Abstract

Perubahan lingkungan tempat tinggal di Shelter Pengungsian Erupsi Gunung Merapi menimbulkan dampak perubahan perilaku anak menjadi lebih agresif dan sulit diatur. Perubahan perilaku anak yang signifikan tersebut sering dikeluhkan ibu yang sebagian besar waktunya bersama anak. Ketidakmampuan ibu menghadapi perubahan perilaku anak dapat memicu stres pengasuhan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelatihan keterampilan pengasuhan dalam menurunkan stres pengasuhan pada ibu-ibu pengungsi erupsi gunung Merapi. Subjek penelitian ini berjumlah tujuh orang ibu-ibu pengungsi yang memiliki anak usia 3-12 tahun dan mengalami stres pengasuhan kategori sedang hingga tinggi. Alat ukur menggunakan Parenting Stress Index (PSI) yang telah dimodifikasi. Rancangan penelitian ini adalah kuasi-eksperimen dengan desain pre-post control group design. Analisis data menggunakan teknik uji beda Nonparametik Mann-Whitney dengan melihat gained score pada pre-test dan post-test, yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan stres pengasuhan pada subjek penelitian, dengan nilai Z = -1.409 p = 0,159 (p > 0,05). Pada post-test dan follow-up menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan stres pengasuhan pada subjek penelitian, dengan nilai Z = -0.450 p = 0,710 (p > 0,05). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan keterampilan pengasuhan tidak mempengaruhi stres pengasuhan pada kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan.
Peran Komunikasi Interpersonal terhadap Kerjasama Team Mahasiswa Kkn Ajeng Safitri; Nur Fitriyana
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v4i2.1528

Abstract

Kesalahpahaman dalam komunikasi sering terjadi antar angggota kelompok KKN UMRI yang berujung pada perselisihan sesama anggota, dan berimbas dalam penyelesaian program kerja KKN. Komunikasi interpersonal menjadi fokus dalam penelitian ini untuk melihat kontribusinya terhadap kerjasama tim pada mahasiswa KKN UMRI yang dilakukan pada saat pandemik covid-19. Sample penelitian menggunakan mahasiswa KKN UMRI tahun 2020 yang jumlah 281 orang, dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kerjasama tim dan skala komunikasi interpersonal yang dianalisa menggunakan Uji Korelasi Parametrik Pearson, untuk melihat hubungan antara komunikasi interpersonal dengan kerjasama tim pada mahasiswa KKN UMRI. Nilai koefisien korelasi dari hasil uji analisa korelasi antara kerjasama tim terhadap komunikasi interpersonal ialah 0,048 dengan tingkat signifikansi (p) 0,418 (p>0,05) yang artinya komunikasi interpersonal tidak berkontribusi terhadap kerjasama tim pada mahasiswa KKN UMRI. Hal ini bisa dikarenakan durasi pelaksanaan KKN yang hanya 14 hari dan komunikasi antar anggota kelompok menggunakan media komunikasi online daripada tatap muka langsung, sehingga keterbukaan dan kepercayaan antar anggota kelompok sukar tercipta untuk menumbuhkan kerjasama tim. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, penelitian selanjutnya perlu memperhatikan aspek dalam komunikasi seperti keterbukaan dan kepercayaan, serta faktor durasi tatap muka antar anggota kelompok untuk melihat kerjasama tim pada kelompok tersebut.
Menemukan makna hidup dengan Forgiveness, Studi Pada Siswa Binaan Remaja Di Lembaga Pemasyarakatan Anak Dwita Razkia; Ajeng Safitri; Santoso Santoso
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v4i2.1530

Abstract

Menjadi narapidana bukanlah sesuatu yang mudah di lingkungan masyarakat, khususnya usia remaja. Munculnya stereotype negatif dari masyarakat dapat mempengaruhi keadaan psikologis remaja ketika melanjutkan hidup setelah keluar dari penjara. Pemaafan yang ada pada diri dibutuhkan agar dapat mengatasi rasa bersalah akibat dari perbuatannya dimasa lalu. Kualitas kebermaknaan hidup yang dimiliki oleh narapidana remaja dapat menjadi motivasi untuk melanjutkan hidupnya di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara forgivenessdengan kebermaknaan hidup pada siswa binaan yang ada di LPKA Tk.II kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan skala meaning in Life queationnaire (20 aitem) dan skala Heartland Forgiveness Scale (HFS) (18 aitem) dengan metode pengumpulan data kuantitatif yang melibatkan seluruh siswa binaan sebanyak 70 orang remaja dengan rentang usia 13 – 18 Tahun yang ada di LPKA Tk.II kota Pekanbaru. Analisis data dari hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang cukup signifikan antara Forgiveness dengan tingkat kebermaknaan hidup remaja (r = 0.662, p = 0.000), yang artinya semakin baik pemaafan dalam diri siswa binaan maka semakin baik juga kebermaknaan hidupnya.
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN GAWAI DENGAN PERILAKU PHUBBING PADA MAHASISWA Widia Septia Anami; Ajeng Safitri; Dwita Razkia; Eva Yuliza
Nathiqiyyah Vol 4 No 2 (2021): Nathiqiyyah - Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v4i2.356

Abstract

“HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN GAWAI DENGAN PERILAKU PHUBBING PADA MAHASISWA
Pengenalan Muhammadiyah Melalui Seni Gambar di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Desa Siabu Wahyi Busyro; Ajeng Safitri; Rika Septianingsih; Nur fitriyana; Santoso Santoso; Firul Indari; Salsa Ramadhani
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v4i2.811

Abstract

Kampar sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang dikenal dengan julukan Serambi Mekkah. Kampar merupakan kabupaten pertama di provinsi Riau yang mendapat pengaruh Muhammadiyah. Hal ini dikarenakan pelajar pelajar yang menimba ilmu di Minangkabau. Namun beberapa daerah masih tergolong minim dari sentuhan Muhammadiyah. Salah satu nya adalah Desa Siabu. Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dilingkungan setempat sangatlah vital. Siswa/siswi ini dibekali dan dibina dasar keagamaannya. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan ceramah, menggambar dan kuis. Hasil dari pengabdian ini siswa/i sangat antusias ini bisa dilihat dari presentasi siswa/i tersebut tentang tokoh yang digambarkan. Pengabdian masyarakat ini berdampak positif bagi siswa/I di MDA Siabu.
HUBUNGAN ANTARA KESABARAN DENGAN STRES MENGHADAPI UJIAN PADA MAHASISWA Safitri, Ajeng
JURNAL ISLAMIKA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesabaran dengan stres menghadapi ujian pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan negatif antara kesabaran dengan stress menghadapi ujian. Penelitian ini dilakukan pada 93 subjek yang merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur tingkat kesabaran dan tingkat stres menghadapi ujian adalah skala kesabaran dan skala stres menghadapi ujian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi product moment dari Pearson. Hasil uji korelasi product moment menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara kesabaran dengan tingkat stres dalam mengahadapi ujian pada mahasiswa (r = -0,519; p<0,01). Tingkat kesabaran berpengaruh terhadap penurunan stres menghadapi ujian sebesar 27 %. Sedangkan 73 % tingkat stres menghadapi ujian dipengaruhi oleh berbagai faktor lain. Rata-rata subjek penelitian ini memiliki tingkat stres dalam menghadapi ujian dalam kategori ringan (52,6 %) dan tingkat kesabaran dalam kategori tinggi (56,99 %).
HARMONISASI AL-RUH, AL-NAFS, DAN AL-HAWA DALAM PSIKLOGI SLAM SANTOSO, SANTOSO; Safitri, Ajeng; Niko, Puti Febrina; Razkia, Dwita; Fitriyana, Nur
JURNAL ISLAMIKA Vol 3 No 1 (2020): Jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v3i1.1899

Abstract

Penelitian ini mendiskusikan tentang proses harmoni internal diantara ‘dimensi sertaan jiwa’, yaitu Al-ruh dan Al-hawa. Jiwa (Al-nafs) adalah diri yang memiliki peran utama dalam proses harmoni tersebut. Dengan pendekatan kepustakaan (library reseach), proses harmoni tersebut dijelaskan pada kerangka konsep Psikologi Islam. Untuk mendinamiskan jiwa, Allah SWT meyertakan hawa nafsu (al-hawa) pada diri manusia. Hawa nafsu pada awal dan dasarnya memilki kecenderungan negatif (al-nafs al-ammarah bi al-su), Energy hawa nafsu yang dapat dikendalikan akan bertransformasi menjadi dorongan positif (al-nafs al-muthmainah). Ketaatan jiwa terhadap anjuran kebaikan dari al-ruh adalah kunci utama pengendalian al-hawa. Al-ruh adalah diemensi sertaan pada jiwa yang memiliki peran startegis dalam membimbing jiwa supaya tetap dijalan kebaikan.