Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN PEMAAFAN UNTUK MENURUNKAN TINGKAT STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT JIWA “X” PEKANBARU Dwita Razkia
JURNAL ISLAMIKA Vol 1 No 2 (2018): Jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji efektivitas pelatihan pemaafan dalam menurunkan stres kerja perawat yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa di kota Pekanbaru. Hipotesis penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat stres kerja perawat Rumah Sakit Jiwa di Pekanbaru antara sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan pemaafan. Rancangan penelitian ini menggunakan pretest-posttest control group design. Responden penelitian sebanyak 30 orang yang terbagi ke dalam 15 orang kelompok eksperimen dan 15 orang kelompok kontrol. Alat ukur dalam penelitian ini mengadaptasi skala stres kerja Perceived Stress Scale (PSS-14) yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. PSS-14 memiliki koefisien reliabilitas α=0,85. Modul pelatihan pemaafan disusun mengacu pada proses pemaafan dari Enright & Coyle yang terdiri dari empat fase yaitu fase membuka kembali, fase memutuskan, fase bekerja dan fase pendalaman. Analisis data menggunakan teknik uji beda Non Parametrik Mann-Whitney yang menunjukkan bahwa pelatihan pemaafan efektif untuk menurunkan stres kerja perawat dimana terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol pada pengukuran prates dengan nilai Z = -3.411, p = 0.001(p>0.05). Pengukuran pascates skor stres kerja ditunjukkan dengan nilai Z = -4.679, p = 0.00 (p<0.05). Sedangkan pengukuran stres kerja tindak lanjut diperoleh nilai Z = -4.508, p = 0.000 (p<0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelatihan pemaafan dapat menurunkan stres kerja perawat yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa di Pekanbaru.
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN GAWAI DENGAN PERILAKU PHUBBING PADA MAHASISWA Widia Septia Anami; Ajeng Safitri; Dwita Razkia; Eva Yuliza
Nathiqiyyah Vol 4 No 2 (2021): Nathiqiyyah - Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v4i2.356

Abstract

“HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN GAWAI DENGAN PERILAKU PHUBBING PADA MAHASISWA
Pengaruh Penggunaan Media Sosial (Tik Tok Shop) Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Wanita Bekerja Martalia Irlianti; Dwita Razkia; Ajeng Safitri
Indonesian Journal of Psychological Studies Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : LPPI, Universitas Muhammadiyah Kalimantan TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/ijps.v1i1.3698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial (TikTok shop) terhadap perilaku konsumtif pada wanita kerja. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan alat ukur skala media sosial dan skala perilaku konsumtif. Populasi pada penelitian ini adalah wanita kerja yang memiliki aplikasi TikTok, sudah pernah berbelanja melalui TikTok shop dan belum menikah yang berjumlah 100 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa besarnya pengaruh media sosial (TikTok shop) terhadap perilaku konsumtif yaitu 63,4% dengan nilai F 169.533 dan nilai signifikan 0,000. Kesimpulan pada penelitian yaitu terdapat pengaruh antara media sosial (TikTok shop) terhadap perilaku konsumtif pada wanita kerja.
Kampung Ramadhan sebagai Upaya Penguatan Kesehatan Mental, Sosial, dan Spiritualitas Masyarakat melalui Talkshow, Zakat, dan Ibadah Raisa Berlian; Santoso Santoso; Wahyi Busyro; Deprizon Deprizon; Dwita Razkia; Rika Septianingsih
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ay3b1909

Abstract

Ramadan is a holy and blessed month for Muslims. During this month, Muslims are obligated to fast from dawn until sunset. In addition, Ramadan provides an opportunity for Muslims to strengthen their faith and piety as well as to enhance social bonds with others. In an effort to enhance faith, piety, and social connectedness, we took the initiative to organize the “Kampung Ramadan” (Ramadan Village) program. Community service activities are an integral part of the Tri Dharma of Higher Education, which demands the active contribution of academic institutions in addressing real-world social issues. Kampung Ramadan, initiated by the Faculty of Islamic Studies at Universitas Muhammadiyah Riau, is a concrete form of spiritually and socially based service during the holy month. Through an interdisciplinary approach presented in a talk show entitled "Mental Health in the Perspective of Psychology, Economics, and Education," this activity aims to provide enlightenment and spiritual-mental reinforcement for the community. In addition, the distribution of zakat and collective worship further strengthens the values of Islamic brotherhood (ukhuwah islamiyah), social solidarity, and the quality of religious observance. This article presents a systematic review of the implementation of the program, the values it embodies, and its overall impact on both the community and the institution.