Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

GAMBARAN PENERIMAAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI PUSTAKA DENGAN METODE UTAUT 2 DI PUSKESMAS TERAKREDITASI PARIPURNA KOTA SEMARANG Muhammad Iqbal; Haikal Haikal; Bayu Yoni Setyo Nugroho; Lutfiyah Rizqulloh; Adelia Puspitasari
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 21, No 2 (2022): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v21i2Supp.6314

Abstract

Puskesmas menjadi ujung tombak dalam upaya mengurangi mobilitas penyebaran Covid-19. Permasalahan yang sering terjadi pada pelayanan rawat jalan di Puskesmas terkait dengan waktu tunggu yang lama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Dinas Kesehatan Kota Semarang memanfaatkan teknologi informasi dengan membuat PUSTAKA (Puskesmas Tanpa Tanya Di Kota Semarang). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sebaran penerimaan pengunjung Puskesmas Terakreditasi Paripurna (Gayamsari dan Halmahera) dalam pemanfaatan PUSTAKA di kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan menggunakan pendekatan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2). Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Januari 2022 di Puskesmas Gayamsari dan Puskesmas Halmahera Kota Semarang. Sampel penelitian sebanyak 125 responden. Pengolahan data menggunakan Analisis Univariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pasien memiliki harapan kinerja tinggi sebanyak 70 responden (56%), harapan usaha rendah sebanyak 63 responden (50,4%), pengaruh sosial rendah sebanyak 66 responden ( 52,8%, kondisi fasilitasi tinggi sebanyak 64 responden (51,2%), motivasi hedonis tinggi sebanyak 70 responden (56%), dan kebiasaan tinggi sebanyak 72 responden (57,6%).
Digital Health Literacy Competencies of Students in Faculty of Health Science Haikal Haikal; Enny Rachmani; Bayu Yoni Setyo Nugroho; Muhammad Iqbal; Jaka Prasetya; Syahifful Yudi Nugroho
Disease Prevention and Public Health Journal Vol. 17 No. 1 (2023): Disease Prevention and Public Health Journal
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/dpphj.v17i1.6448

Abstract

Background: Students are the most significant internet users in Indonesia. 49.52% of internet user groups in Indonesia are students. High internet users do not guarantee that digital health literacy is also high. Students at the Universitas Dian Nuswantoro health faculty are responsible for disseminating health information and transmitting digital health literacy interests. Health literacy skills are necessary for health students to sort out doubtful information. Good health literacy skills will impact students' ability to assess incoming data and make appropriate health decisions. This study aims to describe the digital health literacy skills possessed by students of the Faculty of Health. Universitas Dian Nuswantoro. Method: This descriptive study provides an overview/description of the digital health literacy skills possessed by students of the Faculty of Health. Universitas Dian Nuswantoro. The research population of health students is 1.642 people with the sample being 321 students. Data collection using Google Forms and distributed through class groups in WhatsApp (WA) and communicated privately. The statistical test used descriptive statistical analysis. Results: Faculty of Health Science at Universitas Dian Nuswantoro students had an "Advanced" or "Independent-Advanced" level of competence. The advanced level indicates that their digital competencies and health information skills are at their current status and without problems. Indicators that digital health literacy can improve our safety. Thus. students can improve methods for securing personal data. Conclusion: Digital health literacy is an ability needed in today's digital era. What needs to be improved is that students can choose the most appropriate method to protect personal data.
PENINGKATAN LITERASI DAN NUMERASI SDN BULU 01 KABUPATEN SUKOHARJO DALAM PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 4 Bayu Yoni Setyo Nugroho
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas mengenai proses pelaksaanaan kampus mengajar periode 4 di SDN 1 Bulu. Kegiatan berupa peningkatan literasi, numerasi dan teknologi. Masalah dalam pengabdian ini yakni berdasarkan nilai AKM Nasional yang dianggap belum tinggi. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan AKM siswa SDN 1 Bulu serta meningkatkan kemampuan mahasiswa berkaitan dengan kompetisi. Kegiatan ini terdiri dari 5 mahasiswa yang berasal dari dua universitas serta dosen pembimbing lapangan. Metode yang digunakan yakni persiapan, pelaksanaan dan penutupan dilakukan secara langsung di lokasi pengabdian. Analisis data berupa deskriptif observasional. Hasil dari kegiatan ini siswa mengalami peningkatan hasil AKM yang dilakukan secara nasional. Selain berdampak bagi siswa kegiatan kampus mengajar meningkatkan kemandirian dan ketranpilan mahasiswa guna menjadi bekal untuk setelah lulus kuliah. Kegiatan mahasiswa selain membantu proses pembelajaran juga membantu dalam hal administrasi dan kegiatan lainnya yang ada di sekolah. Kesimpulan dari pengabdian ini siswa SDN 1 Bulu mengalami peningkatan AKM serta mahasiswa mengalami peningkatan kompetensi.
Pelatihan Google Form untuk Kader Posyandu Anggrek 5 Firmansyah Kholiq Pradana PH; Bayu Yoni Setyo Nugroho
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 03 (2023): JUNI 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah unit pelayanan kesehatan primer di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada ibu, bayi, dan balita. Tujuan Posyandu adalah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok usia rentan. Pencatatan hasil posyandu mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, imunisasi, pemeriksaan gizi, dan pemeriksaan kesehatan lainnya. Pencatatan ini penting untuk memantau pertumbuhan anak, mendeteksi masalah kesehatan, dan mengukur efektivitas program kesehatan. Pencatatan yang akurat membantu melacak perkembangan kesehatan anak dan merencanakan program kesehatan yang efektif. Pentingnya aksesibilitas data dan pelaporan yang praktis membutuhkan penerapan teknologi informasi, seperti pelatihan penggunaan Google Form, untuk mencatat hasil posyandu secara digital. Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Universitas Dian Nuswantoro akan memberikan pelatihan komunikasi kepada 10 kader Posyandu Anggrek 5. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader tentang penggunaan google Form. Kegiatan pelatihan meliputi pembukaan, pre test, pelatihan Pelatihan dan Praktik Google Form, post test, dan evaluasi. Pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan penggunaan google form Dengan meningkatnya keterampilan Kader Posyandu menggunakan google form, diharapkan memberikan efektivitas pencatatan data dan berdampak positif dari kegiatan Posyandu dapat optimal.