Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

JATIDIRI ARSITEKTUR LOKAL DALAM PRINSIP-PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR Muhammad Zakaria Umar
Jurnal Malige Arsitektur Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Malige Arsitektur
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/malige.v4i1.25744

Abstract

Prinsip-prinsip desain dalam arsitektur menghasilkan elemen-elemen bangunan sehingga susunan komposisi bangunan terarah. Prinsip-prinsip desain arsitektur adalah penataan, pengaturan, dan pengorganisasian dalam rangka menyatukan seluruh komponen ruangan sehingga estetis. Dalam pengkajian prinsip-prinsip desain arsitektur ini penulis menggunakan objek desain bangunan Kantor Camat Tongkuno Selatan di Kabupaten Muna.  Objek bangunan ini digunakan sebagai berikut: (1) bangunan kantor pemerintahan paling kentara bentuk-bentuk arsitekturalnya; (2) pada umumnya analisis bangunan kantor pemerintahan terhadap prinsip-prinsip desain arsitektur lebih efektif karena berkesan formal dan berwibawa. Penelitian ini ditujukan untuk mendesain Gedung Kantor Camat Tongkuno Selatan di Kabupaten Muna terhadap prinsip-prinsip desain dalam arsitektur. Penelitian ini menggunakan metode preseden dengan pendekatan kualitatif. Lingkup penelitian ini adalah prinsip-prinsip desain arsitektur. Batasan penelitian ini antara lain tekstur, fasad bangunan, dan simetri. Penelaahan prinsip-prinsip desain arsitektur terdahulu dianalisis dari berbagai prinsip desain arsitektur. Penelaahan prinsip-prinsip tersebut menghasilkan kosa kata yang dijadikan sebagai acuan dalam proses perancangan. Metode preseden digunakan dalam analisis kajian formatif. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menemukan prinsip-prinsip desain arsitektur baru selain yang sudah ada sebelumnya. Penelitian ini disimpulkan bahwa prinsip-prinsip desain dalam arsitektur perlu ditambahkan prinsip jatidiri arsitektur lokal setempat. Hal ini disebabkan potensi jatidiri arsitektur lokal setiap daerah itu khas. Kekhasan ini menimbulkan keunikan tersendiri dan keunikan ini bisa menjadi potensi penekanan pada prinsip-prinsip desain arsitektur. Gedung Kantor Camat, prinsip desain arsitektur. 
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN PARA PENGUSAHA BAHAN BANGUNAN LOKAL DI KOTA KENDARI Muhammad Zakaria Umar
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 3 (2022): Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Oktober 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v5i3.44505

Abstract

Pendapatan para pengusaha bahan bangunan lokal di Kota Kendari diduga cenderung menurun selama masa pandemi Covid-19 karena menyesuaikan dengan pola hidup baru. Penelitian ini penting untuk dilaksanakan sebagai berikut: (1) data hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pemerintah Kota Kendari terkait implementasi kebijakan perbankan; (2) data hasil penelitian ini bisa digunakan pemerintah pusat terkait kebijakan-kebijakan stimulus pembinaan UMKM dan koperasi. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui dampak pandemi Covid-19 terhadap para pengusaha bahan bangunan lokal di Kota Kendari. Langkah-langkah dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) menentukan populasi para pengusaha bahan bangunan lokal; (2) setiap item pengusaha diambil sebanyak lima sampel; (3) teknik analisis menggunakan uji t sampel berpasangan dengan cara menentukan hipotesis, menganalisis dengan rumus statistik uji, menentukan kriteria penolakan, dan membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil uji t sampel berpasangan diperoleh hasil bahwa pandemi Covid-19 memiliki dampak terhadap pendapatan pengusaha bahan bangunan lokal di Kota Kendari.  
KAWASAN WISATA DANAU BIRU MATANDAHI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK lisdayanti lisdayanti; Ishak kadir Ishak kadir; Muhammad Zakaria Umar
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i2.25210

Abstract

Kawasan wisata Danau Biru di Kabupaten Kolaka Utara dengan pendekatan arsitektur organik penting didesain sebagai berikut: (1) aktifitas pada bangunan-banguann dalam kawasan wisata belum terwadahi; (2) fasilitas penginapan belum tersedia; (3) potensi perbukitan, pantai, dan goa belum terintegrasikan dengan baik; (4) kawasan Danau Biru belum tertata dengan baik. Perencanaan kawasan wisata Danau Biru menggunakan pendekatan arsitektur organik karena paling sesuai dengan karakteristik tapak Danau Biru. Arsitektur organik adalah arsitektur yang selaras antara tempat tinggal manusia dan dunia alam. Penelitian ini menggunakan metode arsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilaksanakan dengan cara pengumpulan data, pereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut: (1) untuk mengolah tapak pada kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur organik di Kabupaten Kolaka Utara; (2) untuk mengolah kebutuhan ruangan pada kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur organik di Kabupaten Kolaka Utara; (3) untuk menerapkan prinsip-prinsip arsitektur organik pada kawasan wisata di Kabupaten Kolaka Utara. Penelitian ini disimpulkan sebagai berikut: pertama, tapak didesain sesuai dengan aspek-aspek demografis setempat; kedua, total luas lantai berdasarkan acuan sebesar 7.276,2 M2 dan berdasarkan laporan sekitar 7.945,08 M2, deviasi perancangan sebesar 9,2%, serta BC:KOS=15,86%:84,14%; ketiga, prinsip-prinsip arsitektur organik diterapkan pada bangunan-bangunan sesuai dengan perancangan tematik growing from nature (tumbuh dari alam). Kata Kunci: Danau Biru Matandahi, Arsitektur Organik.